Nata D

19 Februari 2024 03:34

Iklan

Iklan

Nata D

19 Februari 2024 03:34

Pertanyaan

Memberikan pedoman pada masyarakat tentang bagaimana setiap individu harus bersikap setiap menghadapi masalah yang akan muncul hingga berkembang di lingkungan masyarakat, merupakan salah satu ... Lembaga sosial A. Tipe-tipe B. Contoh C. Pengertian D. Fungsi E. Ciri-ciri


8

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Erwin A

Community

20 Februari 2024 04:27

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang tepat adalah <strong>D. Fungsi</strong>.</p><p><strong>Alasan:</strong></p><ul><li><strong>Tipe-tipe:</strong> Lembaga sosial dikategorikan berdasarkan jenisnya, seperti lembaga pendidikan, keluarga, dan agama.</li><li><strong>Contoh:</strong> Lembaga sosial diwujudkan dalam bentuk organisasi atau institusi, seperti sekolah, rumah tangga, dan masjid.</li><li><strong>Pengertian:</strong> Lembaga sosial didefinisikan sebagai sekelompok norma dan nilai yang mengatur perilaku masyarakat.</li><li><strong>Ciri-ciri:</strong> Lembaga sosial memiliki ciri-ciri seperti memiliki tujuan, struktur, aturan, dan simbol.</li><li><strong>Fungsi:</strong> Lembaga sosial memiliki fungsi untuk memberikan pedoman pada masyarakat tentang bagaimana setiap individu harus bersikap setiap menghadapi masalah yang akan muncul hingga berkembang di lingkungan masyarakat.</li></ul><p><strong>Penjelasan:</strong></p><p>Salah satu fungsi utama lembaga sosial adalah untuk memberikan pedoman pada masyarakat tentang bagaimana setiap individu harus bersikap dalam berbagai situasi, termasuk saat menghadapi masalah. Lembaga sosial seperti keluarga, sekolah, dan agama memberikan nilai-nilai dan norma yang membantu individu untuk berperilaku dengan cara yang terstruktur dan terarah.</p><p><strong>Contoh:</strong></p><ul><li><strong>Lembaga keluarga:</strong> Mengajarkan nilai-nilai moral dan etika kepada anggota keluarga, seperti bagaimana menyelesaikan masalah dengan damai dan hormat.</li><li><strong>Lembaga pendidikan:</strong> Memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada siswa untuk menyelesaikan masalah dengan cara yang logis dan rasional.</li><li><strong>Lembaga keagamaan:</strong> Memberikan ajaran moral dan spiritual kepada umat beragama tentang cara menghadapi permasalahan dengan sabar dan ikhlas.</li></ul><p><strong>Kesimpulan:</strong></p><p>Memberikan pedoman pada masyarakat tentang bagaimana setiap individu harus bersikap setiap menghadapi masalah yang akan muncul hingga berkembang di lingkungan masyarakat, merupakan salah satu fungsi utama lembaga sosial.</p>

Jawaban yang tepat adalah D. Fungsi.

Alasan:

  • Tipe-tipe: Lembaga sosial dikategorikan berdasarkan jenisnya, seperti lembaga pendidikan, keluarga, dan agama.
  • Contoh: Lembaga sosial diwujudkan dalam bentuk organisasi atau institusi, seperti sekolah, rumah tangga, dan masjid.
  • Pengertian: Lembaga sosial didefinisikan sebagai sekelompok norma dan nilai yang mengatur perilaku masyarakat.
  • Ciri-ciri: Lembaga sosial memiliki ciri-ciri seperti memiliki tujuan, struktur, aturan, dan simbol.
  • Fungsi: Lembaga sosial memiliki fungsi untuk memberikan pedoman pada masyarakat tentang bagaimana setiap individu harus bersikap setiap menghadapi masalah yang akan muncul hingga berkembang di lingkungan masyarakat.

Penjelasan:

Salah satu fungsi utama lembaga sosial adalah untuk memberikan pedoman pada masyarakat tentang bagaimana setiap individu harus bersikap dalam berbagai situasi, termasuk saat menghadapi masalah. Lembaga sosial seperti keluarga, sekolah, dan agama memberikan nilai-nilai dan norma yang membantu individu untuk berperilaku dengan cara yang terstruktur dan terarah.

Contoh:

  • Lembaga keluarga: Mengajarkan nilai-nilai moral dan etika kepada anggota keluarga, seperti bagaimana menyelesaikan masalah dengan damai dan hormat.
  • Lembaga pendidikan: Memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada siswa untuk menyelesaikan masalah dengan cara yang logis dan rasional.
  • Lembaga keagamaan: Memberikan ajaran moral dan spiritual kepada umat beragama tentang cara menghadapi permasalahan dengan sabar dan ikhlas.

Kesimpulan:

Memberikan pedoman pada masyarakat tentang bagaimana setiap individu harus bersikap setiap menghadapi masalah yang akan muncul hingga berkembang di lingkungan masyarakat, merupakan salah satu fungsi utama lembaga sosial.


Iklan

Iklan

Aisyah N

21 Februari 2024 03:41

<p>Jawaban d</p>

Jawaban d


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Bacalah cerita berikut! Mengapa Harus Adil? Aku masih mengingat dengan baik masa kecilku di kampung halaman. Meskipun terlahir dari keluarga yang kurang mampu secara ekonomi, aku memiliki begitu banyak kenangan masa kecil yang menggembirakan. Dibesarkan dalam lingkungan Islam tradisional, aku menghabiskan sebagian besar masa kecilku bermain bersama-sama dengan teman-teman sebaya. Aku memiliki 2 orang saudara, seorang adik laki-laki dan seorang lagi adik perempuan. Adik laki-laki meninggal tahun 2000 dalam usia 10 tahun karena bencana banjir. Kami terlahir dari keluarga dengan ekonomi pas-pasan. Namun, aku cukup bersyukur, karena meskipun bekerja sebagai pegawai biasa dan ibu berdagang, kami bertiga di sekolahkan hingga tingkat atas. Aku bersyukur karena bisa menyelesaikan kuliah sarjana, meskipun ayahku tidak sempat menyaksikan aku berhasil lulus sarjana, karena harus menghadap sang pencipta dalam usia yang masih cukup muda. Semasa hidup, ayahku selalu berpesan untuk selalu berlaku adil, sebagaimana dia memperlakukan dengan adil kami bertiga sejak kecil. Pesannya sederhana yaitu berbuat adil kepada orang lain, maka kamu akan diperlakukan dengan adil oleh orang lain. Ayahku selalu mengajarkan berbuat adil kepada siapa saja, tanpa melihat siapa orang itu. Karena berbuat adil itu kewajiban kita, seperti yang agama kita ajarkan. Berbuat adil, adalah salah satu bentuk kebajikan. Apa sebenarnya adil itu? Lantas, mengapa orang harus berbuat adil? Baik adil kepada diri sendiri, maupun adil kepada orang lain. Ada yang mengatakan bahwa adil berarti sama atau seimbang. Adil berarti memberikan 2 orang jumlah yang sama. Jika misalnya ada 2 orang bersaudara, yang satunya berusia 10 tahun masih duduk di bangku sekolah dasar, sementara yang satunya berusia 20 tahun dan duduk di bangku kuliah, apakah adil jika orang tuanya memberikan uang saku dalam jumlah yang sama? Tentu tidak adil. Mengapa? Setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda, keperluan yang berbeda, sehingga tidak mungkin menyamakan pemberian kepada setiap orang dikarenakan perbedaan kebutuhan tersebut. Jika ingin berbuat adil, maka sepatutnya kita memberikan sesuatu kepada orang lain sesuai dengan kadar kebutuhannya. Mengapa kita harus adil? Karena adil itu lebih dekat dengan kebajikan, dan ketidakadilan dekat dengan kebatilan. Kita pernah menyaksikan beberapa kasus hukum di negeri ini, di mana hukum bekerja dengan tidak adil. Keadilan menjadi semacam paradoks. Banyak kasus hukum di negeri ini yang justru menjatuhkan hukum kepada orang yang tidak sepatutnya menerima hukuman tersebut. Hukum kemudian menjadi kebatilan bagi orang lain. Jawablah pertanyaan berikut berdasarkan teks diatas!! 1. Apa pesan yang disampaikan oleh ayah pada cerita di atas? 2. Bagaimana sikap tokoh pada cerita di atas? 3. Bagaimana berlaku adil pada cerita di atas? 4. Mengapa kita harus selalu bersikap adil di mana saja berada dan pada siapa saja? 5. Apa pesan yang terkandung dalam cerita di atas? 6. Apakah hasil dari bersikap adil?

10

5.0

Jawaban terverifikasi

Pro dan Kontra Puisi Esai Selama ini, kita mengenal beberapa jenis puisi seperti puisi deskriptif, puisi lirik, puisi naratif, dan lain sebagainya. Namun, bagaimana jika kemudian muncul puisi esai sebagai jenis puisi baru. Hal inilah yang menjadi polemik atau kontroversi di kalangan penyair dan pemerhati sastra pada beberapa tahun lalu. Perdebatan pun terjadi cukup ramai di media masa cetak maupun elektronik hingga menimbulkan berbagai pro dan kontra. Kalangan penyair dan sastrawan pun beberapa ada yang bersikap mendukung/pro tetapi tidak sedikit pula yang menentang/kontra. Pihak yang mendukung beranggapan bahwa perpuisian Indonesia saat ini mirip dengan kondisi Amerika Serikat sekitar tahun 2006. Pada saat itu, puisi makin sulit dipahami dan seakan berada di wilayah yang lain. Penulisannya mengalami kebuntuan dan tidak mengalami perubahan berarti selama puluhan tahun. Munculnya puisi esai dianggap sebagai upaya menjadikan puisi dekat dan dapat mudah dipahami masyarakat umum. Hal ini terutama ditunjukan dengan kehadiran catatan kaki yang merupakan upaya menjelaskan dan mengaitkan isi puisi dengan konteks sosial di luar puisi. Beberapa pihak yang mendukung bahkan tergerak untuk memunculkan angkatan baru puisi esai selain angkatan yang sudah ada sebelumnya. Hal ini ditunjukan dengan penerbitan 34 buku puisi esai di 34 provinsi di seluruh Indonesia yang melibatkan 170 orang dari kalangan penyair, aktivis, penulis, jurnalis, hingga peneliti. Dalam penyebarannya, puisi esai saat ini bahkan sudah mencapai beberapa negara tetangga seperti Malaysia, Brunei, dan Thailand. Adapun, pihak yang menentang berargumen bahwa puisi pada dasarnya identik dengan tulisan fiksi dan bersifat imajinatif. Hal ini berbeda dengan esai yang merupakan teks yang bersifat faktual dan realistis sehingga keduanya tidak bisa gabungkan. Selain itu, terkait klaim beberapa pihak sebagai pencipta pertama jenis puisi esai yang beredar dianggap menyesatkan. Hal ini karena puisi semacam itu bukanlah hal yang baru sebab sebenarnya telah ada sejak masa Alexander Pope, penyair Inggris abad ke 18. Beberapa penyair Indonesia juga pernah menulis puisi dengan tema sosial berbentuk transparan dan memiliki catatan kaki sejenis puisi esai. Beberapa pihak juga menyoroti masifnya gerakan puisi esai karena adanya pihak tertentu yang menjadi sponsor dan mendanai dengan maksud dan tujuan tertentu seperti popularitas dan elektabilitas. Apapun itu, pro kontra kemunculan puisi esai saat ini memang tak terhindarkan. Perdebatan pun tetap berlanjut hingga kini. Sekali pun demikian, diakui atau tidak, aksistensi puisi esai akhirnya menjadi fenomena tersendiri dalam dunia sastra. Dalam sudut pandang positif, hal ini menunjukan kreativitas sastrawan Indonesia dan dapat mengaktifkan kembali diskusi intelektual sesama penyair, sastrawan, maupun masyarakat luas tentang perpuisian Indonesia. Mungkin suatu nanti ada penjelasan dan tempat tersendiri puisi esai. Bahkan hal ini mungkin menjadi pembuka kemunculan jenis puisi- puisi baru lainnya yang menambah dinamika perpuisian dan sastra Indonesia. Semoga. Setelah itu analisislah 1.bagian isu 2.bagian isi/argumen 3.kesimpulan 4.saran

3

0.0

Jawaban terverifikasi

Kak minta bantuannya yaa butuh bgt soalnya terimakasi 44. Salah satu penyebab masalah sosial adalah ... A. Peningkatan pendapatan per kapita B. Peningkatan kesadaran politik C. Ketimpangan distribusi pendapatan D. Peningkatan akses terhadap pendidikan 45. Bagaimana cara terbaik menyikapi seseorang yang bersikap primordialisme? A. Menghindari diskusi tentang perbedaan B. Memperkuat identitas kelompok sendiri C. Dialog terbuka untuk memahami perbedaan D. Mengkritik pandangan mereka secara terbuka 46. Apa yang harus dihindari saat berinteraksi dengan seseorang yang memiliki sikap primordialisme? A. Membahas topik umum B. Menyatakan pendapat secara langsung C. Menghindari perdebatan tentang identitas D. Menunjukkan sikap superioritas 47. Dalam menyikapi primordialisme, penting untuk ... A. Menegaskan kembali identitas kelompok B. Membuka diri terhadap perspektif baru C. Mengisolasi diri dari kelompok lain D. Memperkuat stereotip 48. Apa langkah awal dalam menyelesaikan permasalahan gender? A. Menerapkan kebijakan kuota gender B. Meningkatkan kesadaran tentang kesetaraan gender C. Mengabaikan perbedaan gender D. Menekankan peran tradisional gender 49. Strategi apa yang efektif dalam mengatasi diskriminasi gender di tempat kerja? A. Penyediaan fasilitas khusus perempuan B. Pelatihan kesetaraan gender untuk semua karyawan C. Promosi berdasarkan senioritas D. Pembatasan rekrutmen berdasarkan gender 50. Salah satu upaya untuk mengurangi kesenjangan gender adalah ... A. Mendorong partisipasi perempuan dalam politik B. Menyediakan lapangan pekerjaan khusus laki-laki C. Mengurangi akses pendidikan untuk perempuan D. Menekankan perbedaan peran gender dalam keluarga

1

0.0

Jawaban terverifikasi