Stepen W

27 Februari 2022 07:21

Iklan

Stepen W

27 Februari 2022 07:21

Pertanyaan

Masyarakat kota bersifat heterogen yang terdiri atas berbagai suku, budaya, ras, golongan, dan profesi. Mereka terbiasa bekerja sama tanpa melihat perbedaan latar belakang. Hal tersebut menguntungkan dalam proses akulturasi, yaitu .... A menyatukan masyarakat dalam homogenitas B menghilangkan identitas kelompok C. meningkatkan solidaritas kelompok D. mengurangi sikap primordialisme E. mempercepat proses globalisasi

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

08

:

52

:

41

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

V. Aditya

03 Maret 2022 06:01

Jawaban terverifikasi

Halo Stepen, kakak bantu jawab ya! Jawaban yang tepat adalah: D. Mengurangi sikap primordialisme Yuk, simak penjelasan berikut! Akulturasi adalah pertemuan dua budaya yang berbeda, saling bertukar dan memengaruhi namun tetap mempertahankan identitas budaya masing-masing. Akulturasi budaya tidak terjadi secara tiba-tiba, melainkan ada beberapa faktor yang mendukung dan menghambat proses akulturasi budaya dalam masyarakat yaitu: Faktor pendorong akulturasi budaya: a. Sistem pendidikan formal yang sudah maju. b. Adanya sikap menghargai dan toleransi terhadap kebudayaan lain. c. Sistem yang berlaku di masyarakat, baik politik, ekonomi, atau sosial sangat terbuka. d. Masyarakat berorientasi ke depan sehingga mau mengikuti perubahan budaya. e. Penduduknya sudah bersifat heterogen, sehingga mudah menerima kebudayaan pendatang. Faktor penghambat akulturasi budaya: a. Perkembangan ilmu pengetahuan yang lambat. b. Masyarakatnya masih bersifat tradisional dan memegang teguh budayanya. c. Masyarakatnya kurang melakukan proses interaksi sosial dengan kelompok lain. d. Adat atau kebiasaan yang masih tertanam kuat. Berdasarkan penjelasan di atas, dapat diketahui bahwa adanya penduduk atau masyarakat yang bersifat heterogen merupakan faktor pendorong proses akulturasi budaya dalam masyarakat. Masyarakat heterogen sebagian besar sudah tidak membawa sikap primordialisme dan etnosentrisme yang kuat sehingga memudahkan dalam proses integrasi budaya di dalam masyarakat. Primordialisme adalah suatu pandangan yang menjunjung tinggi ikatan sosial berupa nilai-nilai, norma, dan kebiasaan-kebiasaan yang bersumber dari etnik, ras, tradisi, dan kebudayaan yang dibawa sejak seorang individu dilahirkan. Masyarakat yang heterogen sebagian besar sudah memiliki sikap yang terbuka, menghargai, dan toleransi terhadap kebudayaan lain, sehingga hal ini dapat mempercepat proses akulturasi budaya. Masyarakat yang masih terpengaruh oleh sikap atau budaya primordialisme dan etnosentrisme yang kuat, cenderung untuk terjadi konflik sosial di dalam masyarakat dan menghambat proses akulturasi budaya di dalam masyarakat tersebut. Terima kasih sudah bertanya dan menggunakan Roboguru, semoga membantu ya. :)


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Identifikasikan lima dampak positif konflik sosial!

18

5.0

Jawaban terverifikasi