ALVIRA A

24 Agustus 2022 13:42

Iklan

ALVIRA A

24 Agustus 2022 13:42

Pertanyaan

Manakah di antara kedua cara penanaman tersebut akan menghasilkan sifat yang sama dengan Induknya? Manakah yang akan cepat berbuah ? Kaitkan dengan perbedaan sifat keturunan hasil perkembangbiakan vegetatif dan generatif!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

05

:

03

:

41

Klaim

1

1


Iklan

Nanda R

Community

24 Juni 2024 14:22

<p>Untuk menjawab pertanyaan ini, perlu dipahami bahwa perkembangbiakan vegetatif dan generatif memiliki perbedaan dalam hal sifat keturunan dan waktu berbuah:</p><p><strong>Perkembangbiakan Vegetatif</strong>:</p><ul><li><strong>Sifat Keturunan</strong>: Perkembangbiakan vegetatif menghasilkan keturunan yang genetik identik dengan induknya. Ini berarti tanaman anak (klon) akan memiliki sifat yang sama persis dengan tanaman induknya, termasuk sifat-sifat yang diinginkan seperti produktivitas, resistensi terhadap penyakit, dan kualitas buah.</li><li><strong>Waktu Berbuah</strong>: Tanaman hasil perkembangbiakan vegetatif sering kali lebih cepat berbuah daripada tanaman hasil bi-ji (generatif). Ini karena tanaman vegetatif sudah "dewasa" secara genetik saat ditanam, tidak perlu menunggu proses pembibitan dan pertumbuhan dari bi-ji.</li></ul><p><strong>Perkembangbiakan Generatif (Bi-ji)</strong>:</p><ul><li><strong>Sifat Keturunan</strong>: Perkembangbiakan generatif, yaitu melalui biji, menghasilkan keturunan yang memiliki variasi genetik dari kedua induknya (disebut rekombinasi genetik). Ini menghasilkan keragaman genetik di antara keturunan, sehingga tidak semua keturunan memiliki sifat yang sama dengan induknya.</li><li><strong>Waktu Berbuah</strong>: Tanaman dari bi-ji umumnya membutuhkan waktu lebih lama untuk berbuah dibandingkan dengan tanaman hasil perkembangbiakan vegetatif. Ini karena mereka harus melewati fase pembibitan dan pertumbuhan yang lebih lambat.</li></ul><p><strong>Kaitkan dengan Pertanyaan:</strong></p><ul><li><strong>Sifat yang Sama dengan Induk</strong>: Jika tujuan adalah menghasilkan tanaman dengan sifat yang sama persis dengan induknya, maka metode perkembangbiakan vegetatif lebih tepat dipilih. Tanaman hasil kloning (vegetatif) akan memiliki sifat yang identik dengan induknya, tanpa adanya variasi genetik.</li><li><strong>Cepat Berbuah</strong>: Tanaman hasil perkembangbiakan vegetatif cenderung lebih cepat berbuah karena tidak perlu menunggu fase pembibitan dan pertumbuhan awal seperti pada tanaman dari bi-ji.</li></ul>

Untuk menjawab pertanyaan ini, perlu dipahami bahwa perkembangbiakan vegetatif dan generatif memiliki perbedaan dalam hal sifat keturunan dan waktu berbuah:

Perkembangbiakan Vegetatif:

  • Sifat Keturunan: Perkembangbiakan vegetatif menghasilkan keturunan yang genetik identik dengan induknya. Ini berarti tanaman anak (klon) akan memiliki sifat yang sama persis dengan tanaman induknya, termasuk sifat-sifat yang diinginkan seperti produktivitas, resistensi terhadap penyakit, dan kualitas buah.
  • Waktu Berbuah: Tanaman hasil perkembangbiakan vegetatif sering kali lebih cepat berbuah daripada tanaman hasil bi-ji (generatif). Ini karena tanaman vegetatif sudah "dewasa" secara genetik saat ditanam, tidak perlu menunggu proses pembibitan dan pertumbuhan dari bi-ji.

Perkembangbiakan Generatif (Bi-ji):

  • Sifat Keturunan: Perkembangbiakan generatif, yaitu melalui biji, menghasilkan keturunan yang memiliki variasi genetik dari kedua induknya (disebut rekombinasi genetik). Ini menghasilkan keragaman genetik di antara keturunan, sehingga tidak semua keturunan memiliki sifat yang sama dengan induknya.
  • Waktu Berbuah: Tanaman dari bi-ji umumnya membutuhkan waktu lebih lama untuk berbuah dibandingkan dengan tanaman hasil perkembangbiakan vegetatif. Ini karena mereka harus melewati fase pembibitan dan pertumbuhan yang lebih lambat.

Kaitkan dengan Pertanyaan:

  • Sifat yang Sama dengan Induk: Jika tujuan adalah menghasilkan tanaman dengan sifat yang sama persis dengan induknya, maka metode perkembangbiakan vegetatif lebih tepat dipilih. Tanaman hasil kloning (vegetatif) akan memiliki sifat yang identik dengan induknya, tanpa adanya variasi genetik.
  • Cepat Berbuah: Tanaman hasil perkembangbiakan vegetatif cenderung lebih cepat berbuah karena tidak perlu menunggu fase pembibitan dan pertumbuhan awal seperti pada tanaman dari bi-ji.

Iklan

Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

jenis tanah humus adalah jenis tanah organosol. tanah ini cocok untuk budidaya tanaman padi, nanas dan kelapa. hal ini disebabkan tingginya kandungan a. silikat b. hara c. mineral d. air

14

5.0

Jawaban terverifikasi