Sakhi S

06 Juni 2024 08:18

Iklan

Iklan

Sakhi S

06 Juni 2024 08:18

Pertanyaan

lembaga pendidikan mempunyai sifat ... dari lembaga pendidikan informal (keluarga)


5

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Nanda R

Gold

09 Juni 2024 00:42

Jawaban terverifikasi

<p>Lembaga pendidikan formal memiliki sifat yang berbeda dari lembaga pendidikan informal (keluarga) dalam beberapa aspek, yaitu:</p><p><strong>Struktur dan Kurikulum Terorganisir</strong>:</p><ul><li><strong>Pendidikan Formal</strong>: Memiliki struktur yang jelas dan terorganisir, dengan kurikulum yang ditetapkan oleh pemerintah atau lembaga pendidikan terkait. Ada jadwal yang teratur, mata pelajaran yang dibagi sesuai jenjang pendidikan, dan evaluasi melalui ujian dan tes.</li><li><strong>Pendidikan Informal</strong>: Lebih fleksibel dan tidak terikat pada kurikulum tertentu. Pembelajaran terjadi secara spontan dan tidak terstruktur, sering kali melalui kegiatan sehari-hari, interaksi sosial, dan pengalaman hidup.</li></ul><p><strong>Tujuan Pendidikan yang Spesifik</strong>:</p><ul><li><strong>Pendidikan Formal</strong>: Bertujuan memberikan pengetahuan akademis dan keterampilan khusus sesuai standar nasional atau internasional, serta mempersiapkan siswa untuk jenjang pendidikan berikutnya atau dunia kerja.</li><li><strong>Pendidikan Informal</strong>: Berfokus pada pembentukan karakter, nilai-nilai moral, etika, serta keterampilan sosial dan emosional. Tujuannya lebih bersifat umum dan holistic.</li></ul><p><strong>Lingkungan Pembelajaran</strong>:</p><ul><li><strong>Pendidikan Formal</strong>: Dilakukan di lingkungan yang terstruktur seperti sekolah, universitas, atau institusi pendidikan lainnya. Ada aturan dan tata tertib yang harus diikuti.</li><li><strong>Pendidikan Informal</strong>: Terjadi di lingkungan keluarga atau komunitas, seperti rumah, taman, atau tempat bermain. Lingkungannya lebih santai dan tidak banyak aturan formal.</li></ul><p><strong>Peran Pengajar dan Pendekatan Pembelajaran</strong>:</p><ul><li><strong>Pendidikan Formal</strong>: Guru atau dosen berperan sebagai pengajar utama yang memiliki kualifikasi profesional. Metode pembelajaran cenderung didaktis dengan pendekatan pedagogis yang terencana.</li><li><strong>Pendidikan Informal</strong>: Orang tua atau anggota keluarga lain berperan sebagai pendidik utama. Pembelajaran lebih bersifat interaktif dan kontekstual, sering kali melalui contoh dan peniruan.</li></ul><p><strong>Pengakuan dan Sertifikasi</strong>:</p><ul><li><strong>Pendidikan Formal</strong>: Hasil pembelajaran diakui secara resmi dan dapat dibuktikan melalui sertifikat, ijazah, atau gelar akademis yang diakui oleh negara atau lembaga tertentu.</li><li><strong>Pendidikan Informal</strong>: Tidak menghasilkan sertifikat atau ijazah formal, namun diakui dalam bentuk keterampilan hidup dan pengetahuan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.</li></ul><p><strong>Kontinuitas dan Durasi</strong>:</p><ul><li><strong>Pendidikan Formal</strong>: Memiliki jenjang yang jelas dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, dengan durasi tertentu untuk setiap jenjang pendidikan.</li><li><strong>Pendidikan Informal</strong>: Berlangsung seumur hidup tanpa batasan waktu tertentu, dan sering kali berlangsung secara simultan dengan pendidikan formal.</li></ul>

Lembaga pendidikan formal memiliki sifat yang berbeda dari lembaga pendidikan informal (keluarga) dalam beberapa aspek, yaitu:

Struktur dan Kurikulum Terorganisir:

  • Pendidikan Formal: Memiliki struktur yang jelas dan terorganisir, dengan kurikulum yang ditetapkan oleh pemerintah atau lembaga pendidikan terkait. Ada jadwal yang teratur, mata pelajaran yang dibagi sesuai jenjang pendidikan, dan evaluasi melalui ujian dan tes.
  • Pendidikan Informal: Lebih fleksibel dan tidak terikat pada kurikulum tertentu. Pembelajaran terjadi secara spontan dan tidak terstruktur, sering kali melalui kegiatan sehari-hari, interaksi sosial, dan pengalaman hidup.

Tujuan Pendidikan yang Spesifik:

  • Pendidikan Formal: Bertujuan memberikan pengetahuan akademis dan keterampilan khusus sesuai standar nasional atau internasional, serta mempersiapkan siswa untuk jenjang pendidikan berikutnya atau dunia kerja.
  • Pendidikan Informal: Berfokus pada pembentukan karakter, nilai-nilai moral, etika, serta keterampilan sosial dan emosional. Tujuannya lebih bersifat umum dan holistic.

Lingkungan Pembelajaran:

  • Pendidikan Formal: Dilakukan di lingkungan yang terstruktur seperti sekolah, universitas, atau institusi pendidikan lainnya. Ada aturan dan tata tertib yang harus diikuti.
  • Pendidikan Informal: Terjadi di lingkungan keluarga atau komunitas, seperti rumah, taman, atau tempat bermain. Lingkungannya lebih santai dan tidak banyak aturan formal.

Peran Pengajar dan Pendekatan Pembelajaran:

  • Pendidikan Formal: Guru atau dosen berperan sebagai pengajar utama yang memiliki kualifikasi profesional. Metode pembelajaran cenderung didaktis dengan pendekatan pedagogis yang terencana.
  • Pendidikan Informal: Orang tua atau anggota keluarga lain berperan sebagai pendidik utama. Pembelajaran lebih bersifat interaktif dan kontekstual, sering kali melalui contoh dan peniruan.

Pengakuan dan Sertifikasi:

  • Pendidikan Formal: Hasil pembelajaran diakui secara resmi dan dapat dibuktikan melalui sertifikat, ijazah, atau gelar akademis yang diakui oleh negara atau lembaga tertentu.
  • Pendidikan Informal: Tidak menghasilkan sertifikat atau ijazah formal, namun diakui dalam bentuk keterampilan hidup dan pengetahuan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

Kontinuitas dan Durasi:

  • Pendidikan Formal: Memiliki jenjang yang jelas dari tingkat dasar hingga perguruan tinggi, dengan durasi tertentu untuk setiap jenjang pendidikan.
  • Pendidikan Informal: Berlangsung seumur hidup tanpa batasan waktu tertentu, dan sering kali berlangsung secara simultan dengan pendidikan formal.

Iklan

Iklan

Navniaaa N

10 Juni 2024 02:37

Jawaban terverifikasi

<p><i><strong>lembaga pendidikan memiliki sifat formal...</strong></i></p><p>&nbsp;</p><p>_Jalur pendidikan formal merupakan jalur pendidikan yang terstruktur dan jenjang pendidikan termasuk tingkatan SD, SMP, dan SMA.&nbsp;</p><p>_Jalur pendidikan informal merupakan jenjang pendidikan diluar dari pendidikan formal yang diadakan secara rapi dan memiliki tingkatan.</p><p>Rumah tangga disebut lembaga pendidikan informal <strong>karena ayah dan ibu dalam keluarga menjadi pendidik pertama dalam proses perkembangan kehidupan anak</strong>. Orang tua tidak sekedar membangun silaturahmi dan melakukan berbagai tujuan berkeluarga untuk reproduksi, meneruskan keturunan, dan menjalin kasih sayang.</p><p>Pendidikan formal dilaksanakan di sekolah, pendidikan nonformal dilaksanakan di masyarakat, dan pendidikan informal dilaksanakan terutama dalam keluarga.</p><p>&nbsp;</p>

lembaga pendidikan memiliki sifat formal...

 

_Jalur pendidikan formal merupakan jalur pendidikan yang terstruktur dan jenjang pendidikan termasuk tingkatan SD, SMP, dan SMA. 

_Jalur pendidikan informal merupakan jenjang pendidikan diluar dari pendidikan formal yang diadakan secara rapi dan memiliki tingkatan.

Rumah tangga disebut lembaga pendidikan informal karena ayah dan ibu dalam keluarga menjadi pendidik pertama dalam proses perkembangan kehidupan anak. Orang tua tidak sekedar membangun silaturahmi dan melakukan berbagai tujuan berkeluarga untuk reproduksi, meneruskan keturunan, dan menjalin kasih sayang.

Pendidikan formal dilaksanakan di sekolah, pendidikan nonformal dilaksanakan di masyarakat, dan pendidikan informal dilaksanakan terutama dalam keluarga.

 


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Ketersediaan data yang objektif di lapangan sangat penting ketika melakukan penelitian. Hal tersebut karena data memiliki kegunaan untuk …

2

0.0

Jawaban terverifikasi