Caroline C

04 Juni 2022 14:27

Iklan

Caroline C

04 Juni 2022 14:27

Pertanyaan

Latar belakang terbentuknya pergerakan nasional karena adanya kesadaran penderitaan dan kesengsaraan bersama yang menimpa masyarakat Indonesia selama penjajahan.Pergerakan nasional merupakan sebuah bentuk perlawanan terhadap penjajah. Ada banyak tokoh pergerakan nasional yang turut berjasa dalam memperjuangkan bangsa Indonesia, antara lain dr. Soetomo, Ki Hajar Dewantara, dan R.A. Kartini. Jelaskan apa saja peran ketiga tokoh tersebut dalam memperjuangkan kemerdekaan rakyat Indonsia?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

04

:

27

:

12

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

S. SheilaTeacherAssisstant

Mahasiswa/Alumni Universitas Pancasila

04 Juni 2022 17:26

Jawaban terverifikasi

Jawaban yang benar adalah dr. Soetomo, pendiri Budi Oetomo – organisasi pergerakan kebangsaan pertama di Indonesia, Ki Hajar Dewantara, bapak Pendidikan Indonesia, R.A. Kartini, tokoh emansipasi wanita di Indonesia. Pembahasan: Pergerakan Kebangsaan Indonesia diawali dari kesadaran yang tinggi pemuda-pemuda Indonesia akan pentingnya perjuangan kemerdekaan melalui jalur diplomasi. Perjuangan kemerdekaan yang bersifat sporadis dengan persenjataan yang masih sederhana, membuat bangsa Indonesia dilanda kekalahan melawan penjajah. dr. Soetomo Awal kebangkitan nasional ditandai dengan berdirinya organisasi kebangsaan pertama di Indonesia yaitu Budi Oetomo. Karena itulah berdirinya Budi Oetomo diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional. Organisasi Budi Utomo didirikan pada 20 Mei 1908 oleh Soetomo, Douwes Dekker, dan Dr. Tjipto Mangunkusumo, adalah organisasi yang bergerak di bidang pendidikan. Budi Utomo artinya usaha mulia, misinya yaitu untuk meningkatkan taraf pendidikan masyarakat dengan memajukan pengajaran dan kebudayaan. Ki Hadjar Dewantara Ki Hadjar Dewantara lahir di Yogyakarta pada tanggal 2 Mei 1889 dengan nama Raden Mas Soewardi Soeryaningrat adalah tokoh pendiri Perguruan Taman Siswa, suatu lembaga pendidikan yang memberikan kesempatan bagi para pribumi jelata untuk bisa memperoleh hak pendidikan seperti halnya para priyayi maupun orang-orang Belanda. Pada masanya, Ki Hadjar Dewantara dikenal penulis handal. Tulisan-tulisannya sangat komunikatif, tajam dan patriotik sehingga mampu membangkitkan semangat antikolonial bagi pembacanya. Ki Hadjar Dewantara sangat peduli terhadap Pendidikan Indonesia pada masa itu. Beliau menggunakan Pendidikan dan memotivasi pemuda Indonesia pada masa itu untuk berjuang melawan penjajah melalui kepintaran. Ajarannya yakni tut wuri handayani (di belakang memberi dorongan), ing madya mangun karsa (di tengah menciptakan peluang untuk berprakarsa), ing ngarsa sungtulada (di depan memberi teladan) akan selalu menjadi dasar pendidikan di Indonesia. Oleh karena itu untuk mengenang jasa-jasa beliau, tanggal 2 Mei diperingati sebagai Hari Pendidikan. R.A. Kartini R.A. Kartini lahir di Mayong, Jepara pada 21 April 1879. Ayah Kartini, R.M. Ario Sosroningrat, yang merupakan bupati Jepara pada saat itu menyekolahkan Kartini ke Europese Lagere School (ELS) hingga usia 12 tahun. Kartini terpaksa tidak melanjutkan sekolah dan menjalani pingitan, karena budaya dan tradisi Jawa pada saat itu. Dia mulai aktif menyurati teman-temannya yang berada di Belanda yaitu Estelle “Stella” Zeehandellar, Nyonya Hilda, dan Rosa Abendanon. Melalui suratnya, Kartini menceritakan bagaimana perempuan Jawa tidak bisa bersekolah karena tuntutan tradisi. Kartini bermimpi agar perempuan pribumi dapat memperoleh pendidikan setinggi mungkin tanpa terbatas dengan tradisi. Buku Habis Gelap Terbitlah Terang atau "Door Duisternis tot Licht” merupakan cita-cita luhur R.A. Kartini yang dibukukan oleh Mr. J.H. Abendanon, Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan Hindia Belanda. Karena jasanya, Presiden Soekarno menetapkan R.A. Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional. Selain gelar pahlawan, Presiden Soekarno juga menetapkan hari lahir R.A. Kartini, 21 April, sebagai Hari Kartini. Jadi, peran ketiga tokoh tersebut dalam memperjuangkan kemerdekaan rakyat Indonesia adalah dr. Soetomo, pendiri Budi Oetomo – organisasi pergerakan kebangsaan pertama di Indonesia, Ki Hajar Dewantara, bapak Pendidikan Indonesia, R.A. Kartini, tokoh emansipasi wanita di Indonesia.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Segala sumber kekayaan yang terdapat di Indonesia berada di bawah kekuasaan ... A. negara bekas penjajah B. pejabat negara yang berpengaruh C. pemerintah untuk kepentingan seluruh rakyat D. pihak swasta E. warga negara Indonesia

14

3.5

Jawaban terverifikasi