Atirah A

27 Februari 2023 13:10

Iklan

Atirah A

27 Februari 2023 13:10

Pertanyaan

Konflik dapat terjadi di masyarakat meski demikian cara penyelesaian konflik tidak boleh dengan cara kekerasan yang bukan merupakan cara penyelesaian konflik di dalam masyarakat adalah

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

15

:

10

:

15

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Nanda R

Community

20 Januari 2024 02:04

Jawaban terverifikasi

<p>Cara penyelesaian konflik di dalam masyarakat tidak boleh dengan cara kekerasan. Hal ini karena kekerasan hanya akan memperburuk situasi dan menimbulkan dampak negatif yang lebih besar. Selain itu, kekerasan juga tidak sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan dan hak asasi manusia yang harus dijunjung tinggi dalam masyarakat yang demokratis dan beradab.Sebagai gantinya, cara penyelesaian konflik yang dapat dilakukan adalah dengan cara-cara yang lebih damai dan konstruktif, seperti dialog, mediasi, negosiasi, dan konsiliasi. Dalam dialog, pihak-pihak yang terlibat dalam konflik saling berbicara dan mendengarkan satu sama lain untuk mencari solusi yang terbaik. Mediasi melibatkan pihak ketiga yang netral untuk membantu pihak-pihak yang terlibat dalam konflik mencapai kesepakatan. Negosiasi melibatkan pihak-pihak yang terlibat dalam konflik untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan. Konsiliasi melibatkan pihak-pihak yang terlibat dalam konflik untuk mencari solusi yang adil dan menghargai kepentingan semua pihak.Dengan demikian, cara penyelesaian konflik yang tidak boleh dilakukan adalah dengan cara kekerasan, dan sebaiknya menggunakan cara-cara yang lebih damai dan konstruktif untuk mencapai solusi yang terbaik bagi semua pihak yang terlibat.</p>

Cara penyelesaian konflik di dalam masyarakat tidak boleh dengan cara kekerasan. Hal ini karena kekerasan hanya akan memperburuk situasi dan menimbulkan dampak negatif yang lebih besar. Selain itu, kekerasan juga tidak sesuai dengan nilai-nilai kemanusiaan dan hak asasi manusia yang harus dijunjung tinggi dalam masyarakat yang demokratis dan beradab.Sebagai gantinya, cara penyelesaian konflik yang dapat dilakukan adalah dengan cara-cara yang lebih damai dan konstruktif, seperti dialog, mediasi, negosiasi, dan konsiliasi. Dalam dialog, pihak-pihak yang terlibat dalam konflik saling berbicara dan mendengarkan satu sama lain untuk mencari solusi yang terbaik. Mediasi melibatkan pihak ketiga yang netral untuk membantu pihak-pihak yang terlibat dalam konflik mencapai kesepakatan. Negosiasi melibatkan pihak-pihak yang terlibat dalam konflik untuk mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan. Konsiliasi melibatkan pihak-pihak yang terlibat dalam konflik untuk mencari solusi yang adil dan menghargai kepentingan semua pihak.Dengan demikian, cara penyelesaian konflik yang tidak boleh dilakukan adalah dengan cara kekerasan, dan sebaiknya menggunakan cara-cara yang lebih damai dan konstruktif untuk mencapai solusi yang terbaik bagi semua pihak yang terlibat.


Iklan

Kevin L

Gold

20 Januari 2024 13:35

Jawaban terverifikasi

Dari pertanyaan yang diajukan, tampaknya kita sedang membahas topik penyelesaian konflik dalam masyarakat. Konflik adalah bagian tak terpisahkan dari masyarakat, namun penyelesaiannya tidak harus melalui kekerasan. Ada berbagai metode penyelesaian konflik yang lebih damai dan konstruktif. Penjelasan: Berikut adalah beberapa metode penyelesaian konflik yang umum digunakan dalam masyarakat: 1. Akomodasi: Upaya yang dilakukan untuk menyelesaikan suatu pertikaian atau konflik oleh pihak-pihak yang bertikai. Bentuk-bentuk akomodasi bisa berupa koersi, kompromi, arbitrasi, mediasi, konsiliasi, toleransi, stalemate, dan ajudikasi. 2. Koersi (coercion): Bentuk akomodasi dimana pihak yang kuat mendominasi pihak yang lemah. Contohnya adalah perbudakan. 3. Kompromi (compromise): Bentuk akomodasi dimana pihak yang saling bertentangan mengurangi tuntutan untuk meredakan ketegangan. 4. Arbitrasi (arbitration): Bentuk kompromi dengan bantuan pihak ketiga. Misalnya, keputusan wasit dalam pertandingan olahraga. 5. Mediasi (mediation): Bentuk penyelesaian dengan adanya pihak ketiga namun pihak ketiga bersikap netral dan hanya memberi nasihat. 6. Konsiliasi (conciliation): Bentuk akomodasi dengan mempertemukan ekspektasi pihak-pihak yang berkonflik agar tercapai kesepakatan bersama. 7. Toleransi (tolerance): Suatu usaha menghindari perselisihan dengan cara menghormati pihak lain yang mempunyai pandangan berbeda. 8. Stalemate: Bentuk akomodasi dimana pihak-pihak yang bertikai memiliki kekuatan yang relatif seimbang sehingga pertikaian mereda dengan sendirinya. 9. Ajudikasi (ajudication): Bentuk akomodasi dimana penyelesaian sengketa dilaksanakan di pengadilan. Namun, ada satu metode yang tidak termasuk dalam penyelesaian konflik, yaitu lobby. Lobby adalah upaya untuk mempengaruhi atau membujuk pihak lain untuk mendukung suatu kepentingan tertentu, dan bukan merupakan cara penyelesaian konflik. Kesimpulan: Jadi, metode yang bukan merupakan cara penyelesaian konflik di dalam masyarakat adalah lobby. Semoga penjelasan ini membantu Anda memahami topik ini lebih baik 🙂


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Identifikasikan lima dampak positif konflik sosial!

13

5.0

Jawaban terverifikasi