Siska_ I

20 Februari 2023 12:20

Iklan

Siska_ I

20 Februari 2023 12:20

Pertanyaan

konflik apabila tidak dikendalikan dapat mengancam stabilitas nasional namun di sisi lain konflik juga dapat membentuk stabilitas sosial. konflik yang ditimbulkan oleh mobilitas sosial mendorong mereka untuk mengadakan penyesuaian terhadap perubahan-perubahan yang ada, sehingga stabilitas sosial dapat ditegakkan menurut pandangan pendapat anda upaya penyesuaian apa saja yang perlu dilakukan terhadap perubahan agar konflik tidak berkepanjangan?

 konflik apabila tidak dikendalikan dapat mengancam stabilitas nasional namun di sisi lain konflik juga dapat membentuk stabilitas sosial. konflik yang ditimbulkan oleh mobilitas sosial mendorong mereka untuk mengadakan penyesuaian terhadap perubahan-perubahan yang ada, sehingga stabilitas sosial dapat ditegakkan menurut pandangan pendapat anda upaya penyesuaian apa saja yang perlu dilakukan terhadap perubahan agar konflik tidak berkepanjangan?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

17

:

04

:

26

Klaim

3

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Kevin L

Gold

19 Januari 2024 14:53

Jawaban terverifikasi

Dari pertanyaan yang diajukan, tampaknya kita sedang membahas topik sosiologi, khususnya tentang konflik sosial dan stabilitas nasional. Konflik sosial seringkali muncul sebagai hasil dari perubahan sosial. Perubahan sosial dapat memicu konflik jika masyarakat tidak siap menerima perubahan tersebut. Namun, konflik juga dapat membentuk stabilitas sosial jika ditangani dengan baik. Penjelasan: 1. Konflik dapat dihindari atau diminimalkan melalui upaya penyesuaian. Upaya penyesuaian ini dapat berupa pendidikan dan sosialisasi tentang perubahan yang akan terjadi. Dengan demikian, masyarakat dapat memahami dan menerima perubahan tersebut, sehingga konflik dapat diminimalkan. 2. Selain itu, upaya penyesuaian juga dapat berupa dialog dan mediasi. Dialog dan mediasi dapat membantu masyarakat untuk memahami sudut pandang orang lain dan mencari solusi yang dapat diterima oleh semua pihak. 3. Upaya penyesuaian lainnya adalah melalui pemberdayaan masyarakat. Pemberdayaan masyarakat dapat membantu mereka untuk beradaptasi dengan perubahan dan menjadi bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah. Kesimpulan: Upaya penyesuaian yang perlu dilakukan terhadap perubahan agar konflik tidak berkepanjangan meliputi pendidikan dan sosialisasi, dialog dan mediasi, serta pemberdayaan masyarakat. Semoga penjelasan ini membantu Anda memahami topik ini lebih baik. 🙂


Iklan

Nanda R

Community

21 Januari 2024 13:28

Jawaban terverifikasi

<p>Untuk mencegah konflik yang berkepanjangan akibat perubahan, terutama yang disebabkan oleh mobilitas sosial, diperlukan upaya penyesuaian yang bijaksana dan inklusif. Berikut adalah beberapa upaya penyesuaian yang dapat dilakukan untuk mencegah konflik yang berkepanjangan:</p><p><strong>Pendidikan dan Kesadaran:</strong></p><ul><li>Meningkatkan pendidikan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mobilitas sosial, kesetaraan, dan hak asasi manusia. Ini dapat membantu mengurangi ketidakpastian dan ketegangan yang mungkin timbul akibat perubahan.</li></ul><p><strong>Partisipasi Masyarakat:</strong></p><ul><li>Melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan yang berhubungan dengan perubahan. Partisipasi masyarakat dapat menciptakan rasa kepemilikan dan pemahaman yang lebih baik terhadap perubahan tersebut.</li></ul><p><strong>Program Pelatihan dan Pemberdayaan:</strong></p><ul><li>Menyediakan program pelatihan dan pemberdayaan untuk membantu individu dan kelompok yang terdampak dalam mengembangkan keterampilan baru dan beradaptasi dengan perubahan tersebut.</li></ul><p><strong>Konsultasi dan Dialog:</strong></p><ul><li>Mendorong dialog terbuka antara pemerintah, masyarakat, dan kelompok terkait untuk mendiskusikan dampak perubahan, mendengarkan keprihatinan, dan mencari solusi bersama.</li></ul><p><strong>Kebijakan Perlindungan Sosial:</strong></p><ul><li>Mengimplementasikan kebijakan perlindungan sosial yang efektif untuk melindungi mereka yang rentan terhadap dampak perubahan, seperti kehilangan pekerjaan atau penurunan pendapatan.</li></ul><p><strong>Keadilan dan Kesetaraan:</strong></p><ul><li>Meningkatkan keadilan dan kesetaraan dalam distribusi sumber daya, peluang, dan manfaat dari perubahan tersebut. Ini dapat mengurangi ketidakpuasan dan potensi konflik.</li></ul><p><strong>Kerja Sama Antar-Kelompok:</strong></p><ul><li>Membangun kerja sama dan pemahaman antara kelompok-kelompok yang berbeda untuk mengurangi ketegangan antar-kelompok yang dapat timbul akibat perubahan.</li></ul><p><strong>Pengelolaan Konflik:</strong></p><ul><li>Membangun mekanisme dan lembaga pengelolaan konflik yang efektif untuk menangani ketidaksepakatan dan perselisihan secara damai dan adil.</li></ul><p><strong>Pemberdayaan Ekonomi:</strong></p><ul><li>Mendorong pemberdayaan ekonomi melalui program-program yang mendukung kewirausahaan, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan ekonomi lokal.</li></ul><p><strong>Keterbukaan Komunikasi:</strong></p><ul><li>Membangun keterbukaan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, sehingga informasi yang akurat dan transparan dapat mengurangi ketidakpastian dan mencegah konflik yang tidak perlu.</li></ul>

Untuk mencegah konflik yang berkepanjangan akibat perubahan, terutama yang disebabkan oleh mobilitas sosial, diperlukan upaya penyesuaian yang bijaksana dan inklusif. Berikut adalah beberapa upaya penyesuaian yang dapat dilakukan untuk mencegah konflik yang berkepanjangan:

Pendidikan dan Kesadaran:

  • Meningkatkan pendidikan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya mobilitas sosial, kesetaraan, dan hak asasi manusia. Ini dapat membantu mengurangi ketidakpastian dan ketegangan yang mungkin timbul akibat perubahan.

Partisipasi Masyarakat:

  • Melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan yang berhubungan dengan perubahan. Partisipasi masyarakat dapat menciptakan rasa kepemilikan dan pemahaman yang lebih baik terhadap perubahan tersebut.

Program Pelatihan dan Pemberdayaan:

  • Menyediakan program pelatihan dan pemberdayaan untuk membantu individu dan kelompok yang terdampak dalam mengembangkan keterampilan baru dan beradaptasi dengan perubahan tersebut.

Konsultasi dan Dialog:

  • Mendorong dialog terbuka antara pemerintah, masyarakat, dan kelompok terkait untuk mendiskusikan dampak perubahan, mendengarkan keprihatinan, dan mencari solusi bersama.

Kebijakan Perlindungan Sosial:

  • Mengimplementasikan kebijakan perlindungan sosial yang efektif untuk melindungi mereka yang rentan terhadap dampak perubahan, seperti kehilangan pekerjaan atau penurunan pendapatan.

Keadilan dan Kesetaraan:

  • Meningkatkan keadilan dan kesetaraan dalam distribusi sumber daya, peluang, dan manfaat dari perubahan tersebut. Ini dapat mengurangi ketidakpuasan dan potensi konflik.

Kerja Sama Antar-Kelompok:

  • Membangun kerja sama dan pemahaman antara kelompok-kelompok yang berbeda untuk mengurangi ketegangan antar-kelompok yang dapat timbul akibat perubahan.

Pengelolaan Konflik:

  • Membangun mekanisme dan lembaga pengelolaan konflik yang efektif untuk menangani ketidaksepakatan dan perselisihan secara damai dan adil.

Pemberdayaan Ekonomi:

  • Mendorong pemberdayaan ekonomi melalui program-program yang mendukung kewirausahaan, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan ekonomi lokal.

Keterbukaan Komunikasi:

  • Membangun keterbukaan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat, sehingga informasi yang akurat dan transparan dapat mengurangi ketidakpastian dan mencegah konflik yang tidak perlu.

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Identifikasikan lima dampak positif konflik sosial!

11

0.0

Jawaban terverifikasi