Zidan Z

23 Mei 2023 07:34

Iklan

Zidan Z

23 Mei 2023 07:34

Pertanyaan

komitmen soepomo

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

06

:

26

:

54

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Dwinda R

27 Juni 2023 09:46

Jawaban terverifikasi

Memiliki semangat persatuan dan kesatuan, nasionalisme yang tinggi, selalu bersemangat dalam memperjuangkan dan mempersiapkan kemerdekaan indonesia. Mendukung dan berupaya secara aktif dalam mencapai cita cita bangsa yaitu : memerdekakan Indonesia, bersatu, berdaulat, adil dan Makmur, serta melakukan pengorbanan pribadi dengan cara menempatkan kepentingan negara diatas kepentingan pribadi.


Iklan

Salsabila M

Community

24 Juni 2024 02:26

Jawaban terverifikasi

<p>Soepomo adalah salah satu tokoh penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia dan perumusan Undang-Undang Dasar 1945. Sebagai seorang ahli hukum dan anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), komitmen Soepomo tercermin dalam berbagai pandangan dan kontribusinya terhadap pembentukan dasar-dasar negara Indonesia. Berikut adalah beberapa aspek utama dari komitmen Soepomo:</p><p>1. <strong>Komitmen Terhadap Negara Kesatuan</strong></p><ul><li><strong>Pandangan:</strong> Soepomo sangat mendukung konsep negara kesatuan, di mana seluruh wilayah Indonesia bersatu di bawah satu pemerintahan pusat.</li><li><strong>Kontribusi:</strong> Dalam sidang BPUPKI, Soepomo menekankan pentingnya kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia. Ia menolak federalisme karena dianggap dapat memecah belah bangsa.</li></ul><p>2. <strong>Konsep Negara Integralistik</strong></p><ul><li><strong>Pandangan:</strong> Soepomo mengemukakan konsep negara integralistik, yang melihat negara sebagai satu kesatuan organik yang harmonis, di mana kepentingan individu dan kelompok diintegrasikan ke dalam kepentingan negara secara keseluruhan.</li><li><strong>Kontribusi:</strong> Konsep ini menjadi dasar pemikiran dalam merumuskan UUD 1945, yang mengedepankan kepentingan bersama di atas kepentingan individu atau golongan.</li></ul><p>3. <strong>Perlindungan Hak Asasi Manusia</strong></p><ul><li><strong>Pandangan:</strong> Meskipun Soepomo mendukung negara integralistik, ia tetap memperhatikan perlindungan hak asasi manusia, namun dalam konteks kepentingan bersama.</li><li><strong>Kontribusi:</strong> Dalam perumusan UUD 1945, meskipun hak asasi manusia tidak dirinci secara eksplisit seperti dalam konstitusi modern, semangat untuk melindungi hak-hak dasar warga negara tetap ada.</li></ul><p>4. <strong>Kepemimpinan yang Berkeadilan</strong></p><ul><li><strong>Pandangan:</strong> Soepomo percaya bahwa negara harus dipimpin oleh pemimpin yang adil dan bijaksana, yang mampu mengayomi seluruh rakyat.</li><li><strong>Kontribusi:</strong> Pandangan ini tercermin dalam pembentukan lembaga-lembaga negara dalam UUD 1945, seperti Presiden yang memiliki peran sentral namun tetap dibatasi oleh konstitusi dan mekanisme checks and balances.</li></ul><p>5. <strong>Pentingnya Musyawarah dan Gotong Royong</strong></p><ul><li><strong>Pandangan:</strong> Soepomo sangat menekankan nilai-nilai musyawarah dan gotong royong sebagai cara untuk mencapai kesepakatan dan menyelesaikan masalah dalam masyarakat.</li><li><strong>Kontribusi:</strong> Prinsip musyawarah untuk mencapai mufakat menjadi salah satu dasar demokrasi Indonesia, yang tercermin dalam sistem perwakilan dan partisipasi rakyat dalam pemerintahan.</li></ul><p>6. <strong>Menjaga Keberagaman dalam Kesatuan</strong></p><ul><li><strong>Pandangan:</strong> Soepomo menyadari pentingnya keberagaman budaya, agama, dan suku di Indonesia, namun menekankan bahwa keberagaman ini harus dijaga dalam kerangka kesatuan bangsa.</li><li><strong>Kontribusi:</strong> Pendekatan ini mendorong semangat Bhinneka Tunggal Ika (berbeda-beda tetapi tetap satu) sebagai moto nasional Indonesia, yang mendukung persatuan dalam keberagaman.</li></ul>

Soepomo adalah salah satu tokoh penting dalam sejarah perjuangan kemerdekaan Indonesia dan perumusan Undang-Undang Dasar 1945. Sebagai seorang ahli hukum dan anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), komitmen Soepomo tercermin dalam berbagai pandangan dan kontribusinya terhadap pembentukan dasar-dasar negara Indonesia. Berikut adalah beberapa aspek utama dari komitmen Soepomo:

1. Komitmen Terhadap Negara Kesatuan

  • Pandangan: Soepomo sangat mendukung konsep negara kesatuan, di mana seluruh wilayah Indonesia bersatu di bawah satu pemerintahan pusat.
  • Kontribusi: Dalam sidang BPUPKI, Soepomo menekankan pentingnya kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia. Ia menolak federalisme karena dianggap dapat memecah belah bangsa.

2. Konsep Negara Integralistik

  • Pandangan: Soepomo mengemukakan konsep negara integralistik, yang melihat negara sebagai satu kesatuan organik yang harmonis, di mana kepentingan individu dan kelompok diintegrasikan ke dalam kepentingan negara secara keseluruhan.
  • Kontribusi: Konsep ini menjadi dasar pemikiran dalam merumuskan UUD 1945, yang mengedepankan kepentingan bersama di atas kepentingan individu atau golongan.

3. Perlindungan Hak Asasi Manusia

  • Pandangan: Meskipun Soepomo mendukung negara integralistik, ia tetap memperhatikan perlindungan hak asasi manusia, namun dalam konteks kepentingan bersama.
  • Kontribusi: Dalam perumusan UUD 1945, meskipun hak asasi manusia tidak dirinci secara eksplisit seperti dalam konstitusi modern, semangat untuk melindungi hak-hak dasar warga negara tetap ada.

4. Kepemimpinan yang Berkeadilan

  • Pandangan: Soepomo percaya bahwa negara harus dipimpin oleh pemimpin yang adil dan bijaksana, yang mampu mengayomi seluruh rakyat.
  • Kontribusi: Pandangan ini tercermin dalam pembentukan lembaga-lembaga negara dalam UUD 1945, seperti Presiden yang memiliki peran sentral namun tetap dibatasi oleh konstitusi dan mekanisme checks and balances.

5. Pentingnya Musyawarah dan Gotong Royong

  • Pandangan: Soepomo sangat menekankan nilai-nilai musyawarah dan gotong royong sebagai cara untuk mencapai kesepakatan dan menyelesaikan masalah dalam masyarakat.
  • Kontribusi: Prinsip musyawarah untuk mencapai mufakat menjadi salah satu dasar demokrasi Indonesia, yang tercermin dalam sistem perwakilan dan partisipasi rakyat dalam pemerintahan.

6. Menjaga Keberagaman dalam Kesatuan

  • Pandangan: Soepomo menyadari pentingnya keberagaman budaya, agama, dan suku di Indonesia, namun menekankan bahwa keberagaman ini harus dijaga dalam kerangka kesatuan bangsa.
  • Kontribusi: Pendekatan ini mendorong semangat Bhinneka Tunggal Ika (berbeda-beda tetapi tetap satu) sebagai moto nasional Indonesia, yang mendukung persatuan dalam keberagaman.

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Segala sumber kekayaan yang terdapat di Indonesia berada di bawah kekuasaan ... A. negara bekas penjajah B. pejabat negara yang berpengaruh C. pemerintah untuk kepentingan seluruh rakyat D. pihak swasta E. warga negara Indonesia

17

3.5

Jawaban terverifikasi