Nanda J

20 Juli 2022 16:24

Iklan

Nanda J

20 Juli 2022 16:24

Pertanyaan

knp Greenland dan Iceland nama dan daerahnya kebalik😅☝️

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

05

:

36

:

14

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Davin A

21 Juli 2022 04:00

Jawaban terverifikasi

- Asal Usul Nama Iceland. Pada tahun 850 Masehi, banga Viking pertama yang berlabuh di Islandia bernama Naddador. Saat Naddador sampai ke Islandia, cuaca sedang bersalju, karenanya ia menamainya "Snow Land" atau daratan salju. Setelahnya, Flóki Vilgerðarson mendatangi wilayah tersebut. Saat menuju ke sana, Flóki kehilangan anaknya. Setelah sampai ke Islandia, semua ternaknya mati. Flóki pun sedih dan kebingungan. Di tengah kebingungannya, ia mendaki gunung untuk berpikir. Saat sampai ke puncak, ia melihat teluk yang tertutup oleh bongkahan es. Flóki Vilgerðarson pun mengganti nama Snow Land menjadi Iceland (daratan es). Sebenarnya, bongkahan es yang dilihat oleh Flóki Vilgerðarson bukan hal yang sering terlihat di Islandia. Saat ini, banyak pendapat yang mengatakan kalau bongkahan tersebut kemungkinan mengapung dari wilayah Greenland. Namun wilayah ini tetap disebut Iceland atau Islandia. - Asal Usul Nama Greenland Bangsa Viking masih terus bertangan ke Islandia, salah satunya adalah Erik the Red. Suatu ketika ada peperangan dan Erik dikucilkan pada tahun 980-an. Erik the Red pun pergi menjelajah dan berlabuh di daratan Greenland. Area tempatnya berlabuh tidak tertutup oleh es. Sampai sekarang wilayah ini juga masih digunakan untuk peternakan. Karena di tempat tersebut banyak tumbuhan, Erik the Red menyebut daratan tersebut Greenland. Setelahnya, ada pemukiman yang mulai berkembang di Greenland, teman-teman. - Letusan Gunung Samalas di Indonesia Bangsa Viking yang menduduki Greenland tidak menyadari periode Medieval Warm yang sedang terjadi. Ini adalah masa dimana iklim di wilayah Atlantik utara menghangat untuk sementara waktu. Di tahun 1257 masehi, terjadi erupsi Gunung Samalas di Indonesia . Letusan ini membuat beberapa wilayah seperti kembali ke zaman es. Wilayah Greenland dan Islandia pun terpengaruh dan suhu di sana menjadi semakin dingin. Namun, perubahan suhu di Greenland lebih ekstrem. Setiap tahunnya wilayah ini semakin dingin. Karena keadaan ini, bangsa Viking di Greenland mulai kesulitan mencari makanan dan mulai meninggalkan Greenland. Sebagian besar daratan Greenland pun dipenuhi dengan lapisan es.


Iklan

Khoironi Y

21 Juli 2022 04:04

Dalam bahasa Indonesia, kita lebih sering menyebut Iceland dengan Islandia. Tapi, kalau diartikan secara harfiah, Greenland artinya adalah "daratan hijau". Sementara Iceland artinya adalah "daratan es". Tapi kenyataannya, keadaan di kedua wilayah ini berkebalikan, lo. Greenland justru merupakan wilayah yang tertutup oleh es. Sedangkan Iceland memiliki daratan yang banyak tumbuhannya. Wah, kenapa namanya terbalik, ya? Kisah ini ada hubungannya dengan bangsa Viking dan letusan gunung berapi di Indonesia, lo. Kisah dari Zaman Viking Greenland merupakan wilayah yang masuk dalam bagian benua Amerika Utara. Namun pemerintahannya ada di bawah kerajaan Denmark. Sementara Iceland atau Islandia masuk dalam wilayah Eropa Utara. Nah, Denmark dan Islandia sama-sama merupakan kelompok negara Nordik, teman-teman. Tempat asal mitologi dewa Thor dan Loki! Nah, kisah di balik nama dua negara ini berhubungan dengan bangsa Viking, teman-teman. Wilayah yang Greenland dan Islandia ini merupakan salah satu wilayah kekuasaan bangsa Viking. Asal Usul Nama Iceland Pada tahun 850 Masehi, banga Viking pertama yang berlabuh di Islandia bernama Naddador. Saat Naddador sampai ke Islandia, cuaca sedang bersalju, karenanya ia menamainya "Snow Land" atau daratan salju. Setelahnya, Flóki Vilgerðarson mendatangi wilayah tersebut. Saat menuju ke sana, Flóki kehilangan anaknya, teman-teman. Setelah sampai ke Islandia, semua ternaknya mati. Flóki pun sedih dan kebingungan. Di tengah kebingungannya, ia mendaki gunung untuk berpikir. Saat sampai ke puncak, ia melihat teluk yang tertutup oleh bongkahan es. Flóki Vilgerðarson pun mengganti nama Snow Land menjadi Iceland (daratan es). Sebenarnya, bongkahan es yang dilihat oleh Flóki Vilgerðarson bukan hal yang sering terlihat di Islandia. Saat ini, banyak pendapat yang mengatakan kalau bongkahan tersebut kemungkinan mengapung dari wilayah Greenland. Namun wilayah ini tetap disebut Iceland atau Islandia. Asal Usul Nama Greenland Bangsa Viking masih terus bertangan ke Islandia, salah satunya adalah Erik the Red. Suatu ketika ada peperangan dan Erik dikucilkan pada tahun 980-an. Erik the Red pun pergi menjelajah dan berlabuh di daratan Greenland. Area tempatnya berlabuh tidak tertutup oleh es, teman-teman. Sampai sekarang wilayah ini juga masih digunakan untuk peternakan. Karena di tempat tersebut banyak tumbuhan, Erik the Red menyebut daratan tersebut Greenland. Setelahnya, ada pemukiman yang mulai berkembang di Greenland, teman-teman. Letusan Gunung Samalas di Indonesia Bangsa Viking yang menduduki Greenland tidak menyadari periode Medieval Warm yang sedang terjadi. Ini adalah masa dimana iklim di wilayah Atlantik utara menghangat untuk sementara waktu. Di tahun 1257 masehi, terjadi erupsi Gunung Samalas di Indonesia . Letusan ini membuat beberapa wilayah seperti kembali ke zaman es. Wilayah Greenland dan Islandia pun terpengaruh dan suhu di sana menjadi semakin dingin. Namun, perubahan suhu di Greenland lebih ekstrem. Setiap tahunnya wilayah ini semakin dingin. Karena keadaan ini, bangsa Viking di Greenland mulai kesulitan mencari makanan dan mulai meninggalkan Greenland. Sebagian besar daratan Greenland pun dipenuhi dengan lapisan es. Es yang Mulai Meleleh Nah, iklim di Bumi sedang berubah lagi, teman-teman. Ini membuat lapisan es Greenland mencair dan dampaknya membuat Islandia jadi lebih dingin. Ini karena lapisan es yang meleleh membuat samudra Atlantik bagian utara semakin dingin. Suhu dingin ini melambatkan arus laut yang membawa suhu hangat dari Teluk Meksiko ke Islandia. Nah, arus yang melambat ini membuat air yang hangat tidak sampai ke Islandia dan daratan Islandia menjadi semakin dingin. Para ahli mengatakan jika ini terus terjadi, di masa depan mungkin Iceland jadi daratan berlapis es dan Greenland jadi daratan yang hijau.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

Roboguru Plus

Dapatkan pembahasan soal ga pake lama, langsung dari Tutor!

Chat Tutor

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

ketika mencuci piring ibu selalu tidak lupa mematikan keran air yang mengalir sikap yang dicontohkan ibu menunjukkan bahwa menjaga ketersediaan energi merupakan suatu

12

5.0

Jawaban terverifikasi