Rahmat S

25 Mei 2022 15:22

Iklan

Rahmat S

25 Mei 2022 15:22

Pertanyaan

KH. Abdurahman Wachid yang akrab dipanggil gus dur adalah pimpinan sebuah pondok pesantren ternama di jawa timur, pernah menjadi pengurus besar nahdatul ulama (pbnu). anggota mpr, dan presiden ke-4 nkri merupakan putra terbaik bangsa dan tokoh nasional yang memiliki gagasan humanis, universal, demokratis tanpa deskriminasi sehingga dapat diterima semua golongan masyarakat. pernyataan dan sikapnya disampaikan terbuka dengan bahasa dan guyonan sederhana. pada masa reformasi beliau mengeluarkan peraturan pemerintah (pp) tentang pengakuan dan kebebasan agama konghucu di indonesia. dasar pemikiran seperti ini perlu untuk bangsa dan negara karena .... a. menghormati keragaman tanpa membedakan suku, agama, ras, dan antara golongan b. memberi kebebasan berkembang sebebas-bebasnya tanpa pengawasan pemerintah c. memberi dampak dukungan ekonomi karena sebagian besar konghucu adalah pekerja d. menjamin stabilitas politik karena hak kebebasan beragama terjamin dan dilindungi

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

08

:

26

:

45

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Halimah

Mahasiswa/Alumni Universitas Indraprasta PGRI

26 Mei 2022 10:34

Jawaban terverifikasi

Jawaban yang tepat adalah yang a. Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut. KH. Abdurahman Wachid yang akrab dipanggil Gus Dur adalah pimpinan sebuah pondok pesantren ternama di Jawa Timur, dan pernah menjadi Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU). anggota MPR, dan Presiden RI ke-4, serta merupakan putra terbaik bangsa dan tokoh nasional yang memiliki gagasan humanis, universal, demokratis tanpa deskriminasi sehingga dapat diterima semua golongan masyarakat. pernyataan dan sikapnya disampaikan terbuka dengan bahasa dan guyonan sederhana. Pada masa Reformasi beliau mengeluarkan peraturan pemerintah (pp) tentang pengakuan dan kebebasan agama Konghucu di Indonesia. Agama Konghucu adalah kepercayaan yang dianut sebagian masyarakat Cina/Tionghoa Indonesia. Dasar pemikiran seperti ini perlu untuk bangsa dan negara karenamenghormati keragaman tanpa membedakan suku, agama, ras, dan antara golongan. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah a. menghormati keragaman tanpa membedakan suku, agama, ras, dan antara golongan. Semoga membantu yaa : ))


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

23

5.0

Jawaban terverifikasi