Aswan A

09 April 2022 00:52

Iklan

Aswan A

09 April 2022 00:52

Pertanyaan

Ketentuan kebijakan tanam paksa yang diberlakukan pemerintah Hindia Belanda sangat memberatkan masyarakat Indonesia. Apalagi pelaksanaannya penuh penyelewengan . Pasangan yang tepat antara ketentuan tanam paksa dan bentuk penyelewengannya ditunjukkan oleh pilihan

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

02

:

54

:

24

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Halimah

Mahasiswa/Alumni Universitas Indraprasta PGRI

16 Mei 2022 14:21

Jawaban terverifikasi

Bentuk penyelewengan dalam praktik tanam paksa adalah : 1. Tanah petani yang diserahkan untuk tanam paksa melebihi seperlima, bahkan ada yang separuh atau seluruhnya. 2. Tanah yang dipilih hanya tanah-tanah yang subur, sedangkan rakyat hanya mendapatkan tanah- tanah yang tidak subur. 3. Tanah yang diserahkan tetap dikenai pajak. 4. Kelebihan hasil tidak dikembalikan kepada para petani. 5. Waktu yang dipergunakan untuk menggarap tanah melebihi waktu untuk menanam padi. 6. Penduduk yang tidak memiliki tanah dipekerjakan di perkebunan Belanda, dengan waktu 3 sampai dengan 6 bulan,bahkan lebih. 7. Kerusakan tanaman tetap ditanggung oleh para petani. Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut. Pada tahun 1830, Gubernur Jenderal Belanda Johannes van den Bosch mencetuskan kebijakan tanam paksa pada rakyat Indonesia. Kebijakan ini dilatar belakangi oleh hutang luar negeri pemerintah Belanda dan akibat beban biaya perang dalam perlawanan bersenjata kepada rakyat Indonesia pada tahun-tahun sebelumnya. Pada masa ini rakyat dipaksa untuk menanami tanaman ekspor yang laku dipasaran Eropa pada lahan mereka (kopi, nila, kina, tebu dan teh) atau bekerja di perkebunan pemerintah sebagai gantinya. Dalam pelaksanaannya praktik tanam paksa banyak terjadi penyelewengan yang menimbulkan adanya penyiksaaan dan penderitaan bagi rakyat pribumi. Bentuk penyelewengan dalam praktik tanam paksa adalah : 1. Tanah petani yang diserahkan untuk tanam paksa melebihi seperlima, bahkan ada yang separuh atau seluruhnya. 2. Tanah yang dipilih hanya tanah-tanah yang subur, sedangkan rakyat hanya mendapatkan tanah- tanah yang tidak subur. 3. Tanah yang diserahkan tetap dikenai pajak. 4. Kelebihan hasil tidak dikembalikan kepada para petani. 5. Waktu yang dipergunakan untuk menggarap tanah melebihi waktu untuk menanam padi. 6. Penduduk yang tidak memiliki tanah dipekerjakan di perkebunan Belanda, dengan waktu 3 sampai dengan 6 bulan,bahkan lebih. 7. Kerusakan tanaman tetap ditanggung oleh para petani. Dengan demikian, bentuk penyelewengan dalam praktik tanam paksa adalah : 1. Tanah petani yang diserahkan untuk tanam paksa melebihi seperlima, bahkan ada yang separuh atau seluruhnya. 2. Tanah yang dipilih hanya tanah-tanah yang subur, sedangkan rakyat hanya mendapatkan tanah- tanah yang tidak subur. 3. Tanah yang diserahkan tetap dikenai pajak. 4. Kelebihan hasil tidak dikembalikan kepada para petani. 5. Waktu yang dipergunakan untuk menggarap tanah melebihi waktu untuk menanam padi. 6. Penduduk yang tidak memiliki tanah dipekerjakan di perkebunan Belanda, dengan waktu 3 sampai dengan 6 bulan,bahkan lebih. 7. Kerusakan tanaman tetap ditanggung oleh para petani. Semoga membantu yaa :))


Iklan

Sonadia N

18 September 2023 14:17

<p>Kelebihan hasil panen tanaman wajib tidak<br>pernah dibayarkan.</p>

Kelebihan hasil panen tanaman wajib tidak
pernah dibayarkan.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

19

5.0

Jawaban terverifikasi