MIFTA A

03 Maret 2024 12:40

Iklan

Iklan

MIFTA A

03 Maret 2024 12:40

Pertanyaan

kenapa saat bioteknologi susu terjadinya perbedaan produk yang dihasilkan walaupun bahan dasar yang digunakanan sama.

kenapa saat bioteknologi susu terjadinya perbedaan produk yang 
dihasilkan walaupun bahan dasar yang digunakanan sama.


3

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Caca C

07 Maret 2024 12:01

Jawaban terverifikasi

Perbedaan dalam produk yang dihasilkan melalui bioteknologi susu dapat terjadi karena: 1. Metode produksi yang berbeda, seperti fermentasi, penggunaan enzim, atau manipulasi genetik. 2. Varietas mikroorganisme yang digunakan. 3. Pengaruh lingkungan selama proses produksi. 4. Variabilitas genetik pada organisme yang dimanipulasi. 5. Pemrosesan dan formulasi yang berbeda. Faktor-faktor ini dapat menyebabkan perbedaan dalam karakteristik dan sifat produk akhir, meskipun bahan dasar yang digunakan sama.


Iklan

Iklan

Salsabila M

Community

07 Maret 2024 12:30

Jawaban terverifikasi

<p><br>Perbedaan dalam produk yang dihasilkan melalui bioteknologi susu dapat terjadi karena beberapa faktor yang mempengaruhi proses produksi atau rekayasa genetik yang digunakan. Berikut beberapa alasan yang mungkin menyebabkan perbedaan produk:</p><p><strong>Strain Mikroba yang Digunakan:</strong> Dalam produksi bioteknologi susu, seringkali mikroorganisme seperti bakteri asam laktat digunakan untuk fermentasi. Perbedaan dalam strain mikroba yang digunakan dapat menghasilkan perbedaan dalam profil enzim, metabolisme, dan produk sampingan, yang pada gilirannya mempengaruhi karakteristik produk akhir.</p><p><strong>Rekayasa Genetik yang Berbeda:</strong> Jika menggunakan rekayasa genetik untuk meningkatkan sifat-sifat tertentu dalam susu, seperti produksi protein tertentu atau mengurangi kadar lemak, perbedaan dalam metode atau elemen genetik yang dimasukkan ke dalam mikroorganisme dapat menghasilkan hasil yang berbeda.</p><p><strong>Kondisi Fermentasi yang Berbeda:</strong> Proses fermentasi susu melibatkan banyak parameter seperti suhu, waktu, dan kondisi lingkungan lainnya. Perbedaan dalam kondisi fermentasi dapat mempengaruhi aktivitas mikroba, pembentukan senyawa, dan karakteristik organoleptik produk akhir.</p><p><strong>Pemrosesan Pasca-Fermentasi:</strong> Setelah proses fermentasi, produk susu dapat mengalami langkah-langkah pemrosesan lanjutan seperti penyaringan, pemanasan, atau penambahan bahan tambahan. Perbedaan dalam langkah-langkah pemrosesan ini dapat memberikan hasil yang berbeda.</p><p><strong>Kondisi Pertumbuhan dan Pemeliharaan Mikroba:</strong> Kondisi di laboratorium atau pabrik yang berbeda untuk pertumbuhan dan pemeliharaan mikroba dapat memengaruhi aktivitas dan kesehatan mikroba, yang pada gilirannya mempengaruhi hasil akhir.</p>


Perbedaan dalam produk yang dihasilkan melalui bioteknologi susu dapat terjadi karena beberapa faktor yang mempengaruhi proses produksi atau rekayasa genetik yang digunakan. Berikut beberapa alasan yang mungkin menyebabkan perbedaan produk:

Strain Mikroba yang Digunakan: Dalam produksi bioteknologi susu, seringkali mikroorganisme seperti bakteri asam laktat digunakan untuk fermentasi. Perbedaan dalam strain mikroba yang digunakan dapat menghasilkan perbedaan dalam profil enzim, metabolisme, dan produk sampingan, yang pada gilirannya mempengaruhi karakteristik produk akhir.

Rekayasa Genetik yang Berbeda: Jika menggunakan rekayasa genetik untuk meningkatkan sifat-sifat tertentu dalam susu, seperti produksi protein tertentu atau mengurangi kadar lemak, perbedaan dalam metode atau elemen genetik yang dimasukkan ke dalam mikroorganisme dapat menghasilkan hasil yang berbeda.

Kondisi Fermentasi yang Berbeda: Proses fermentasi susu melibatkan banyak parameter seperti suhu, waktu, dan kondisi lingkungan lainnya. Perbedaan dalam kondisi fermentasi dapat mempengaruhi aktivitas mikroba, pembentukan senyawa, dan karakteristik organoleptik produk akhir.

Pemrosesan Pasca-Fermentasi: Setelah proses fermentasi, produk susu dapat mengalami langkah-langkah pemrosesan lanjutan seperti penyaringan, pemanasan, atau penambahan bahan tambahan. Perbedaan dalam langkah-langkah pemrosesan ini dapat memberikan hasil yang berbeda.

Kondisi Pertumbuhan dan Pemeliharaan Mikroba: Kondisi di laboratorium atau pabrik yang berbeda untuk pertumbuhan dan pemeliharaan mikroba dapat memengaruhi aktivitas dan kesehatan mikroba, yang pada gilirannya mempengaruhi hasil akhir.


lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

undefined Interferon merupakan senyawa yang saat ini dianggap mampu mengobati beberapa penyakit kanker, dapat diproduksi secara rekayasa genetika melalui teknik.... Tanda satu obal saja. 00000 Transplantasi nukleus transplantasi gen plasmid L. voli transfer enzim hibridoma I

5

0.0

Jawaban terverifikasi