Kalila K

12 November 2022 06:32

Iklan

Kalila K

12 November 2022 06:32

Pertanyaan

kenapa kalau kulit kita kena minyak panas lalu dikasih garam, terus bisa sembuh? padahal cuma dikasih garam, tapi kok bisa sembuh?

kenapa kalau kulit kita kena minyak panas lalu dikasih garam, terus bisa sembuh? padahal cuma dikasih garam, tapi kok bisa sembuh?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

07

:

15

:

24

Klaim

1

2


Iklan

Minni M

28 November 2022 14:48

Karna air garam berguna untuk membersihkan luka, mencegah infeksi, sekaligus meredakan peradangannya


Iklan

Dea K

Community

03 Mei 2024 03:15

<p>Ketika kulit terkena minyak panas, hal itu dapat menyebabkan luka bakar. Memberikan garam pada luka bakar tersebut dapat memberikan beberapa manfaat yang membantu proses penyembuhan.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Berikut adalah beberapa alasannya:</p><p>&nbsp;</p><p><strong>Absorpsi Kelembaban</strong>: Garam memiliki sifat higroskopis, yang berarti dapat menarik kelembaban dari sekitarnya. Dengan menempelkan garam pada luka bakar, garam akan menyerap kelembaban yang berlebihan dari kulit yang terbakar, membantu mengurangi pembengkakan dan mempercepat proses penyembuhan.</p><p><strong>Efek Antiseptik</strong>: Garam memiliki sifat antiseptik yang ringan, yang dapat membantu mencegah infeksi pada luka bakar. Hal ini akan lebih bermanfaat ketika luka bakar telah dibersihkan secara menyeluruh dan garam diterapkan untuk membantu mencegah pertumbuhan bakteri atau infeksi lainnya.</p><p><strong>Mengurangi Rasa Sakit</strong>: Garam juga dapat membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan pada luka bakar. Ini mungkin karena sifat antiseptiknya yang membantu mencegah infeksi karena garam dapat menyerap kelembaban berlebihan dari kulit, yang dapat mengurangi iritasi dan ketidaknyamanan.</p><p>&nbsp;</p><p>Meskipun memberikan garam pada luka bakar dapat memberikan beberapa manfaat, tetapi penting untuk diingat bahwa penggunaan garam harus dilakukan dengan hati-hati dan tidak boleh digunakan sebagai pengganti perawatan medis yang sesuai. Jika luka bakar parah atau terasa sangat sakit, penting untuk segera mencari perawatan medis profesional.</p>

Ketika kulit terkena minyak panas, hal itu dapat menyebabkan luka bakar. Memberikan garam pada luka bakar tersebut dapat memberikan beberapa manfaat yang membantu proses penyembuhan. 

 

Berikut adalah beberapa alasannya:

 

Absorpsi Kelembaban: Garam memiliki sifat higroskopis, yang berarti dapat menarik kelembaban dari sekitarnya. Dengan menempelkan garam pada luka bakar, garam akan menyerap kelembaban yang berlebihan dari kulit yang terbakar, membantu mengurangi pembengkakan dan mempercepat proses penyembuhan.

Efek Antiseptik: Garam memiliki sifat antiseptik yang ringan, yang dapat membantu mencegah infeksi pada luka bakar. Hal ini akan lebih bermanfaat ketika luka bakar telah dibersihkan secara menyeluruh dan garam diterapkan untuk membantu mencegah pertumbuhan bakteri atau infeksi lainnya.

Mengurangi Rasa Sakit: Garam juga dapat membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan pada luka bakar. Ini mungkin karena sifat antiseptiknya yang membantu mencegah infeksi karena garam dapat menyerap kelembaban berlebihan dari kulit, yang dapat mengurangi iritasi dan ketidaknyamanan.

 

Meskipun memberikan garam pada luka bakar dapat memberikan beberapa manfaat, tetapi penting untuk diingat bahwa penggunaan garam harus dilakukan dengan hati-hati dan tidak boleh digunakan sebagai pengganti perawatan medis yang sesuai. Jika luka bakar parah atau terasa sangat sakit, penting untuk segera mencari perawatan medis profesional.


Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Jodohkan gambar dengan pola interaksi yang sesuai! 10. Beruang dengan ikan Pola interaksi a. Netralisme b. Predasi c. Simbiosis mutualisme d. Simbiosis komensalisme e. Simbiosis parasitisme f. Antibiosis

9

3.5

Jawaban terverifikasi