Sri F

23 Maret 2022 02:35

Iklan

Sri F

23 Maret 2022 02:35

Pertanyaan

kelebihan dan kekurangan sistem pemerintahan parlementer dan presidensial

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

12

:

47

:

47

Klaim

6

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

R. Aditya

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Malang

24 Maret 2022 01:21

Jawaban terverifikasi

Hallo, Sri. Kakak bantu jawab ya :). Jawaban yang benar adalah: Kelebihan sistem pemerintahan parlementer: 1. Menteri dalam kabinet dipilih berdasarkan suara terbanyak di parlemen. 2. Eksekutif dan legislatif yang berasal dari satu partai atau koalisi membuat proses pembuatan kebijakan menjadi lebih cepat. 3. Proses pertanggungjawaban dalam pembuatan dan pelaksanaan kebijakan lebih jelas. 4. Kabinet sangat berhati-hati dalam menjalankan pemerintahan karena diawasi parlemen. Kekurangan sistem parlementer: 1. Parlemen memiliki kewenangan yang sangat besar terhadap pemerintahan. 2. Parlemen dapat mengangkat perdana menteri atau menjatuhkan pemerintahannya dengan mengeluarkan semacam mosi tidak percaya. 3. Kabinet sangat bergantung pada dukungan parlemen sehingga dapat dijatuhkan sewaktu-waktu. 4. Kebijakan politik negara menjadi tidak stabil karena sering berganti kabinet. 5. Parlemen dapat dikendalikan oleh kabinet. 6. Parlemen menjadi tempat kaderisasi bagi jabatan-jabatan eksekutif. Kelebihan sistem pemerintahan presidensial: 1. Kejelasan masa jabatan eksekutif dengan jangka waktu tertentu. 2. Program kerja kabinet mudah disesuaikan dengan jangka waktu. 3. Legislatif bisa diisi oleh orang luar, termasuk anggota parlemen. 4. Kepala pemerintahan dipilih langsung oleh rakyat sehingga lebih demokratis daripada pemilihan tidak langsung. 5. Adanya pemisahan kekuasaan berarti pemerintahan dibatasi. Kekurangan sistem presidensial: 1. Adanya konflik eksekutif dan legislatif bisa merugikan kedua belah pihak. 2. Masa jabatan presiden yang dibatasi tidak memberi kesempatan untuk melakukan penyesuaian. 3. Sistem ini berjalan atas aturan 'pemenang menguasai semua' sehingga sering menimbulkan potensi konflik. 4. Kekuasaan eksekutif ada di luar pengawasan langsung legislatif, dan akhirnya menimbulkan kekuasaan mutlak. 5. Pembuatan keputusan atau kebijakan publik antara legislatif dan eksekutif sering menghasilkan keputusan tidak tegas serta memakan waktu lama. Yuk simak pembahasan berikut. Sistem pemerintahan adalah suatu tatanan utuh yang terdiri atas berbagai komponen pemerintahan yang bekerja saling bergantungan dan memengaruhi dalam mencapaian tujuan dan fungsi pemerintahan. Sistem pemerintahan parlementer adalah sebuah sistem pemerintahan yang parlemennya memiliki peranan penting dalam pemerintahan. Kelebihan sistem pemerintahan parlementer: 1. Menteri dalam kabinet dipilih berdasarkan suara terbanyak di parlemen. 2. Eksekutif dan legislatif yang berasal dari satu partai atau koalisi membuat proses pembuatan kebijakan menjadi lebih cepat. 3. Proses pertanggungjawaban dalam pembuatan dan pelaksanaan kebijakan lebih jelas. 4. Kabinet sangat berhati-hati dalam menjalankan pemerintahan karena diawasi parlemen. Kekurangan sistem parlementer: 1. Parlemen memiliki kewenangan yang sangat besar terhadap pemerintahan. 2. Parlemen dapat mengangkat perdana menteri atau menjatuhkan pemerintahannya dengan mengeluarkan semacam mosi tidak percaya. 3. Kabinet sangat bergantung pada dukungan parlemen sehingga dapat dijatuhkan sewaktu-waktu. 4. Kebijakan politik negara menjadi tidak stabil karena sering berganti kabinet. 5. Parlemen dapat dikendalikan oleh kabinet. 6. Parlemen menjadi tempat kaderisasi bagi jabatan-jabatan eksekutif. Sistem pemerintahan presidensial adalah salah satu sistem dari sistem pemerintahan yang kekuasaan utamanya berada di tangan seorang presiden dari lembaga eksekutif yang dipilih oleh rakyat. Kelebihan sistem pemerintahan presidensial: 1. Kejelasan masa jabatan eksekutif dengan jangka waktu tertentu. 2. Program kerja kabinet mudah disesuaikan dengan jangka waktu. 3. Legislatif bisa diisi oleh orang luar, termasuk anggota parlemen. 4. Kepala pemerintahan dipilih langsung oleh rakyat sehingga lebih demokratis daripada pemilihan tidak langsung. 5. Adanya pemisahan kekuasaan berarti pemerintahan dibatasi. Kekurangan sistem presidensial: 1. Adanya konflik eksekutif dan legislatif bisa merugikan kedua belah pihak. 2. Masa jabatan presiden yang dibatasi tidak memberi kesempatan untuk melakukan penyesuaian. 3. Sistem ini berjalan atas aturan 'pemenang menguasai semua' sehingga sering menimbulkan potensi konflik. 4. Kekuasaan eksekutif ada di luar pengawasan langsung legislatif, dan akhirnya menimbulkan kekuasaan mutlak. 5. Pembuatan keputusan atau kebijakan publik antara legislatif dan eksekutif sering menghasilkan keputusan tidak tegas serta memakan waktu lama. Jadi, Kelebihan sistem pemerintahan parlementer: 1. Menteri dalam kabinet dipilih berdasarkan suara terbanyak di parlemen. 2. Eksekutif dan legislatif yang berasal dari satu partai atau koalisi membuat proses pembuatan kebijakan menjadi lebih cepat. 3. Proses pertanggungjawaban dalam pembuatan dan pelaksanaan kebijakan lebih jelas. 4. Kabinet sangat berhati-hati dalam menjalankan pemerintahan karena diawasi parlemen. Kekurangan sistem parlementer: 1. Parlemen memiliki kewenangan yang sangat besar terhadap pemerintahan. 2. Parlemen dapat mengangkat perdana menteri atau menjatuhkan pemerintahannya dengan mengeluarkan semacam mosi tidak percaya. 3. Kabinet sangat bergantung pada dukungan parlemen sehingga dapat dijatuhkan sewaktu-waktu. 4. Kebijakan politik negara menjadi tidak stabil karena sering berganti kabinet. 5. Parlemen dapat dikendalikan oleh kabinet. 6. Parlemen menjadi tempat kaderisasi bagi jabatan-jabatan eksekutif. Kelebihan sistem pemerintahan presidensial: 1. Kejelasan masa jabatan eksekutif dengan jangka waktu tertentu. 2. Program kerja kabinet mudah disesuaikan dengan jangka waktu. 3. Legislatif bisa diisi oleh orang luar, termasuk anggota parlemen. 4. Kepala pemerintahan dipilih langsung oleh rakyat sehingga lebih demokratis daripada pemilihan tidak langsung. 5. Adanya pemisahan kekuasaan berarti pemerintahan dibatasi. Kekurangan sistem presidensial: 1. Adanya konflik eksekutif dan legislatif bisa merugikan kedua belah pihak. 2. Masa jabatan presiden yang dibatasi tidak memberi kesempatan untuk melakukan penyesuaian. 3. Sistem ini berjalan atas aturan 'pemenang menguasai semua' sehingga sering menimbulkan potensi konflik. 4. Kekuasaan eksekutif ada di luar pengawasan langsung legislatif, dan akhirnya menimbulkan kekuasaan mutlak. 5. Pembuatan keputusan atau kebijakan publik antara legislatif dan eksekutif sering menghasilkan keputusan tidak tegas serta memakan waktu lama. Semoga membantu ya :).


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Upaya yang dapat dilakukan pelajar dalam rangka mendukung upaya bela negara adalah…

20

3.7

Jawaban terverifikasi

1.Bagaimana hubungan antar Perundang - undangan sesuai dg herarkis tata urutan ? 2. Simaklah beberapa peraturan perundangan apakah peraturan tersebut SBG terjemahan atas peraturan perundangan atau tumpang tindih ? ( UU no 12 Tahun 2011, UU no 23Tahun 2014, UU No 25 Tahun 2004 ) 3 . Tuliskan peraturan perundangan yg di undangkan atas perintah TAP MPR NO I / MPR/ 2003 4.sebutkan produk UU atas perintah UUD NRI Tahun 1945 ( pasal18, pasal 22, pasal 23, Pasal 26 , Pasal 27,pasal ,pasal 28, pasal 29, pasal 30 ,pasal 31 dan pasal 33 )

19

2.2

Lihat jawaban (3)