Aisyah S

17 Maret 2020 06:08

Pertanyaan

kebijakan pemerintah belanda pada saat melakukan penjajahan di indonesia?


15

1

Jawaban terverifikasi

I. Samsiah

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

30 Desember 2021 13:39

Jawaban terverifikasi

Hai Aisyah S, Kakak bantu jawab ya. Sejumlah kebijakan pernah diberlakukan oleh pemerintah kolonial Belanda selama menduduki Indonesia, baik kebijakan ekonomi, sosial, budaya, maupun politik. Untuk lebih jelasnya, yuk pahami prnhelsan berikut inu: Selama pemerintah kolonial Belanda menguasai Indonesia, terdapat beberapa kebijakan yang diterapkan, diantaranya adalah: Politik Devide et Impera, yaitu politik memecah belah dan menaklukkan yang diterapkan penjajah Belanda.  Politik ini dilakukan VOC dengan mendukung salah satu dari pihak yang bertikai diantara kerajaan di Indonesia, dan sebagai gantinya VOC akan mendapatkan wilayah kekuasaan dan monopoli perdagangan.   Politik Liberal, dimulai dengan diberlakukannya Undang-undang Agraria 1870 (Agrarische Wet 1870), sebuah peraturan perundang-undangan yang dikeluarkan pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1870, di masa Menteri Kolonial Belanda, Engelbertus de Waal. Dalam UU Agraria ini, pengusaha swasta dapat menyewa tanah milik pemerintah selama 75 tahun, yang dimanfaatkan seperti untuk perkebunan. Politik Etis (Balas Budi), yaitu kebijakan Belanda yang dilakukan sebagai dampak dari Sistem Tanam Paksa. Penduduk asli Indonesia harus menderita karena harus bekerja dengan gaji kecil dan kondisi berat dalam Sistem Tanam Paksa, sementara Belanda memperoleh keuntungan. Politik Etis juga didorong desakan kelompok Liberal di Belanda pada akhir abad ke 19 M, seperti Conrad Theodore van Deventer. Pemerintah Belanda menjalankan Politik Etis atau Politik Balas Budi ini dalam tiga kebijakan yang disebut dengan “Trias van Deventer”, yaitu Irigasi, Edukasi dan Imigrasi. Adapun Kebijakan ekonomi yang diterapkan pada masa pemerintahan kolonial Belanda dapat dikatakan membawa pengaruh positif. Sejak dibangunnya jalan pos dari Anyer sampai Panarukan, jalur tersebut juga memudahkan perdagangan. Jalan pos ini membawa keuntungan penduduk setempat karena semakin ramainya perdagangan. Setelah dibangunnya jalan pos, dibangun pula jaringan kereta api yang terhubung langsung ke pelabuhan-pelabuhan. Munculnya jalur transportasi kereta api ini mempercepat pengangkutan hasil perkebunan menuju pelabuhan. Semoga membantu :)


ask to forum

Belum menemukan jawaban?

Tanya soalmu ke Forum atau langsung diskusikan dengan tutor roboguru plus, yuk

Tanya ke Forum

Pertanyaan serupa

kapan pertama kali Belanda masuk ke indonesia

5

5.0

Jawaban terverifikasi