Muhammad M

14 Juli 2022 06:29

Iklan

Muhammad M

14 Juli 2022 06:29

Pertanyaan

Kebijakan mikroprudensial dan makroprudensial bertujuan untuk mewujudkan stabilitas sistem keuangan. tuliskan peran dari mikroprudensial (OJK) dan makroprudensial (BI)!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

00

:

58

:

46

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

B. Setiawan

Mahasiswa/Alumni UIN Sumatera Utara

15 Juli 2022 12:32

Jawaban terverifikasi

Jawaban: Dalam kebijakan mikroprudensial, OJK berperan dalam memberikan pengawasan dan pengatur terhadap masing-masing lembaga keuangan. Sedangkan dalam kebijakan makroprudensial, Bank Indonesia berperan sebagai pembuat kebijakan utama dalam kebijakan moneter untuk menciptakan kestabilan perekonomian nasional. Penjelasan: Kebijakan mikroprudensial adalah kebijakan yang lebih terfokus pada kinerja individu lembaga jasa keuangan termasuk konglomerasinya, apakah setiap individu lembaga jasa keuangan dan/ atau konglomerasinya sudah sehat, stabil, dan memiliki kinerja yang bagus. Kebijakan mikroprudensial dijalankan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Dalam kebijakan mikroprudensial, OJK berperan dalam memberikan pengawasan dan pengatur terhadap masing-masing lembaga keuangan seperti kelembagaan, proses bisnis, governance, permodalan, likuiditas, maupun sistem pelaporan telah diatur secara lengkap dan menyeluruh. Sementara kebijakan makroprudensial adalah kebijakan yang dilakukan untuk mencegah dan mengurangi risiko sistemik, mendorong fungsi intermediasi yang seimbang dan berkualitas, meningkatkan efisiensi sistem keuangan dan akses keuangan dalam menjaga Stabilitas Sistem Keuangan (SSK), serta mendukung tercapainya stabilitas perekonomian secara menyeluruh. Kebijakan makroprudensial dilakukan terhadap variabel-variabel ekonomi secara menyeluruh. Kebijakan makroprudensial dilakukan oleh Bank Indonesia. Dalam kebijakan makroprudensial, Bank Indonesia berperan sebagai pengatur kegiatan moneter untuk menciptakan kestabilan perekonomian nasional. Dengan demikian, dalam kebijakan mikroprudensial, OJK berperan dalam memberikan pengawasan dan pengatur terhadap masing-masing lembaga keuangan. Sedangkan dalam kebijakan makroprudensial, Bank Indonesia berperan sebagai pembuat kebijakan utama dalam kebijakan moneter untuk menciptakan kestabilan perekonomian nasional.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Salah satu faktor penghambat perdagangan internasional adalah ....

32

5.0

Jawaban terverifikasi