Corylus S

29 September 2022 09:02

Iklan

Corylus S

29 September 2022 09:02

Pertanyaan

kebakaran lahan hutan di sumatera selatan dan kalimantan berkontribusi terhadap perubahan iklim dengan meningkatkan emisi karbon di udara sehingga meingkatkan efek rumah kaca.gas efek rumah kaca yang dihasilkan dari bencana asap kebakaran lahan hutan mengandung senyawa...

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

14

:

19

:

44

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

D. Anggita

11 Desember 2022 15:44

Jawaban terverifikasi

<p><strong>Gas efek rumah kaca yang dihasilkan dari bencana asap kebakaran lahan hutan mengandung senyawa CO<sub>2</sub> dan CO.</strong></p><p>&nbsp;</p><p>Efek rumah kaca adalah kemampuan atmosfer dalam mempertahankan suhu udara panas karena adanya gas-gas tertentu yang mampu menyerap dan memantulkan panas ke bumi. Gas yang dapat menyerap dan memantulkan panas ini disebut sebagai gas rumah kaca. Semakin banyak gas rumah kaca yang terakumulasi di atmosfer, maka semakin besar panas yang dapat diserap dan dipantulkan.</p><p>&nbsp;</p><p>Akumulasi gas rumah kaca berlebihan disebabkan oleh berbagai faktor, baik faktor alam maupun manusia. Salah satu faktor tersebut adalah kebakaran hutan. Kebakaran hutan menyebabkan terakumulasinya karbon dioksida dan karbon monoksida secara berlebih. Jika konsentrasi gas rumah kaca tersebut semakin banyak di udara, maka semakin banyak panas yang terperangkap di Bumi. Hal inilah yang&nbsp;menyebabkan suhu Bumi semakin meningkat setiap tahunnya.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>Dengan demikian, gas efek rumah kaca yang dihasilkan dari bencana asap kebakaran lahan hutan mengandung senyawa CO<sub>2 </sub>(Karbon dioksida) dan CO (Karbon monoksida).</strong></p>

Gas efek rumah kaca yang dihasilkan dari bencana asap kebakaran lahan hutan mengandung senyawa CO2 dan CO.

 

Efek rumah kaca adalah kemampuan atmosfer dalam mempertahankan suhu udara panas karena adanya gas-gas tertentu yang mampu menyerap dan memantulkan panas ke bumi. Gas yang dapat menyerap dan memantulkan panas ini disebut sebagai gas rumah kaca. Semakin banyak gas rumah kaca yang terakumulasi di atmosfer, maka semakin besar panas yang dapat diserap dan dipantulkan.

 

Akumulasi gas rumah kaca berlebihan disebabkan oleh berbagai faktor, baik faktor alam maupun manusia. Salah satu faktor tersebut adalah kebakaran hutan. Kebakaran hutan menyebabkan terakumulasinya karbon dioksida dan karbon monoksida secara berlebih. Jika konsentrasi gas rumah kaca tersebut semakin banyak di udara, maka semakin banyak panas yang terperangkap di Bumi. Hal inilah yang menyebabkan suhu Bumi semakin meningkat setiap tahunnya.

 

Dengan demikian, gas efek rumah kaca yang dihasilkan dari bencana asap kebakaran lahan hutan mengandung senyawa CO2 (Karbon dioksida) dan CO (Karbon monoksida).


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Jodohkan gambar dengan pola interaksi yang sesuai! 10. Beruang dengan ikan Pola interaksi a. Netralisme b. Predasi c. Simbiosis mutualisme d. Simbiosis komensalisme e. Simbiosis parasitisme f. Antibiosis

22

3.5

Jawaban terverifikasi