Ivana Z

15 Januari 2020 08:38

Pertanyaan

kak bagaimana sih pelaksanaan cultuur stelsell di Indonesia?


12

3

Jawaban terverifikasi

G. Fitri

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

27 Desember 2021 06:28

Jawaban terverifikasi

Hai Ilham S, Kakak bantu jawab ya. Pelaksanaannya sangat berbeda dengan kebijakan-kebijakan dasar Cultuurstelsel, karena dalam praktiknya kebijakan ini sangat membuat rakyat sangat menderita dengan pengerahan tenaga kerja untuk menanam tanaman ekspor, rakyat juga harus membayar pajak atas tanah yang digarap, lalu mereka bekerja selama setahun penuh, kemudian diperlakukan tidak manusiawi. Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut. Cultuurstelsel atau Tanam Paksa diterapkan di Indonesia dimulai sejak masa Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch. Saat itu kondisi perekonomian bangsa Belanda sedang merosot tajam akibat biaya-biaya perang yang dilakukan baik dari perlawanan di Nusantara, dan bahkan perlawan Belgia di Belandanya itu sendiri. Cultuurstelsel berarti sistem budi daya, yaitu dengan memusatkan kebijakan terhadap peningkatan produksi tanaman-tanaman ekspor. Dalam praktiknya rakyat dipaksa menanam tanaman-tanaman ekspor tersebut dan hasilnya dijual kepada Belanda tentunya dengan harga yang tidak sesuai. Praktik dari pelaksanaan cultuurstelsel di lapangan sangat membuat rakyat menderita. Diantaranya adalah: 1. Tanah pertanian milik rakyat digunakan seluruhya untuk ditanami tanaman ekspor dab hasilnya tentu harus diserahkan kepada pemerintah kolonial. 2. Tanah yang digarap tentu harus dibayar dengan berupa pajak. 3. Rakyat yang tidak memiliki tanah harus berkerja selam setahun penuh di lahan pertanian. 4. Rakyat bukan hanya diperintahkan untuk menuai namun mereka diharuskan untuk mengangkut hasil-hasil tanamannya ke pabrik dengan cara dipanggul diatas Pundak. Tentunya pelaksanaan dari kebijakan ini sangat menyita perhatian para petani, sehingga terjadi kelaparan karena petani hanya berfokus kepada produksi tanaman ekspor saja bukan padi yang dijadikan sebagai bahan pangan mereka. Semoga membantu ya 😊


Iklan

JANGAN D

22 Januari 2020 01:26

Sistem Tanam Paksa adalah peraturan yang dikeluarkan oleh Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch. Masyarakat diminta untuk menanam tanaman komoditas ekspor yaitu tebu, kopi, teh dan tarum. Pada awalnya, masyarakat hanya diminta untuk meyisahkan sedikit tanah milik mereka untuk ditanami. Namun, yang terjadi di kemudian hari adalah semua tanah digunakan untuk menanam tanaman komoditas ekspor tersebut.


Rahma K

31 Maret 2020 13:41

pelaksanaannya tidak sesuai dengan aturannya


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Tanya ke Forum

Roboguru Plus

Chat Tutor

Pertanyaan serupa

Daendels mempengaruhi Mangkunegara II untuk membuat pasukan bernama "Legiun Mangkunegara" (SEBAB) Salah satu tujuan utama Daendels ke Nusantara adalah mempertahankan Jawa dari serangan Inggris

235

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan