Tania M

05 Juni 2024 14:55

Iklan

Iklan

Tania M

05 Juni 2024 14:55

Pertanyaan

Jendral Soedirman lahir di Purbalingga 24 Januari 1916. Berlatar belakang guru HIS Muhammadiyah. Ia berpangkat jendral saat berumur 31 tahun. Meskipun menderita sakit parah, tetapi semangat juangnya terus membara hingga bergerilya melawan Belanda. Keistimewaan tokoh tersebut adalah ... * 0/1 Meskipun sakit parah tapi tetap berperang Jendral yang berlatar belakang guru Menjadi jendral di usia ke-31 tahun Memimpin perang sambil bergerilya Semangat juangnya terus membara

Jendral Soedirman lahir di Purbalingga 24 Januari 1916. Berlatar belakang guru HIS Muhammadiyah. Ia berpangkat jendral saat berumur 31 tahun. Meskipun menderita sakit parah, tetapi semangat juangnya terus membara hingga bergerilya melawan Belanda.

Keistimewaan tokoh tersebut adalah ...

*

0/1

 

Meskipun sakit parah tapi tetap berperang

 

Jendral yang berlatar belakang guru

 

Menjadi jendral di usia ke-31 tahun

 

Memimpin perang sambil bergerilya

 

Semangat juangnya terus membara


12

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Nanda R

Gold

09 Juni 2024 01:48

Jawaban terverifikasi

<p>keistimewaan dari Jenderal Soedirman adalah kemampuannya untuk tetap berperang meskipun menderita sakit parah. Meskipun mengalami kondisi kesehatan yang buruk, semangat dan komitmennya dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia tetap membara, sehingga ia terus aktif dalam gerilya melawan penjajah Belanda. Keberaniannya dan semangat juangnya yang tidak pernah padam menjadi salah satu ciri khas dan keistimewaan dari tokoh ini.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p>

keistimewaan dari Jenderal Soedirman adalah kemampuannya untuk tetap berperang meskipun menderita sakit parah. Meskipun mengalami kondisi kesehatan yang buruk, semangat dan komitmennya dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia tetap membara, sehingga ia terus aktif dalam gerilya melawan penjajah Belanda. Keberaniannya dan semangat juangnya yang tidak pernah padam menjadi salah satu ciri khas dan keistimewaan dari tokoh ini.

 

 


Iklan

Iklan

lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Jenderal Soedirman lahir di Purbalingga, 24 Januari 1916. Berlatar belakang sebagai guru HIS Muhammadiyah. Ia berpangkat jenderal saat berumur 31 tahun. Meskipun menderita sakit parah, tetapi semangat juangnya terus membara hingga bergerilya melawan Belanda. Keistimewaan tokoh tersebut... a. meskipun sakit parah tetapi tetap berperang. b. jenderal yang berlatar belakang guru C. semangat juangnya terus membara. d. memimpin perang sambil bergerilya e. ia menjabat sebagai guru sekaligus jendral

12

0.0

Jawaban terverifikasi

Malala Yousafzai Malala Yousafzai, lahir 12 Juli 1997; umur 18 tahun, adalah seorang murid sekolah dan aktivis pendidikan dari kota Mingora di Distrik Swat dari provinsi Pakistan Khyber Pakhtunkhwa. Dia diketahui untuk pendidikan dan aktivisme hak-hak perempuan di Lembah Swat, di mana Taliban telah dilarang pada waktu gadis bersekolah. Pada awal tahun 2009, saat berumur sekitar 11 dan 12, Yousafzai menulis di blognya di bawah nama samaran untuk BBC secara mendetail tentang betapa mengerikannya hidup di bawah pemerintahan Taliban, upaya mereka untuk menguasai lembah, dan pandangannya tentang mempromosikan pendidikan untuk anak perempuan. Pada tahun 2014 dia bersama Kailash Satyarthi mendapatkan hadiah Nobel untuk bidang perdamaian 2014 untuk perjuangan mereka melawan penindasan anak-anak dan pemuda serta untuk mendapatkan hak pendidikan bagi mereka. Malala lahir dari keluarga bersuku Pusthun dan menganut Islam Sunni. Namanya diambil dari penyair dan pejuang wanita suku Pasthun, Malalai dari Maiwand. Ia dibesarkan di Mingora, bersama dua adik laki-laki dan dua ayam peliharaan. Keberaniannya dalam menulis berkat bimbingan ayahnya yang juga penyair, pemilik sekolah, sekaligus aktivis pendidikan. Ayahnya menjalankan beberapa sekolah yang dinamai Khushal Public School. Meskipun Malala mengaku ingin jadi dokter, Ayahnya mendorongnya untuk menjadi politisi. Ia mulai berbicara di depan publik untuk memperjuangkan hak atas pendidikan pada tahun 2008. Dengan gagah dan penuh semangat, ia menyampaikan seruan pertamanya untuk melawan Taliban. “Berani-beraninya Taliban merampas hak saya atas pendidikan!” begitu kata gadis pemberani itu di depan televisi dan radio. Bahasa Indonesia 303 Pada tanggal 9 Oktober 2012, Yousafzai ditembak di kepala dan leher dalam upaya pembunuhan oleh kelompok bersenjata Taliban ketika kembali pulang di bus sekolah. Ia sempat dirawat di Pakistan sebelum kemudian diterbangkan ke Inggris untuk dirawat di rumah sakit di Birmingham. Pimpinan Taliban, Adnan Rasheed, mengiriminya surat yang menjelaskan bahwa alasan penembakan adalah sikap kritisnya terhadap kelompok militan, bukan karena ia seorang penggiat pendidikan perempuan. Lebih lanjut Rasheed mengungkapkan penyesalannya atas kejadian ini namun tidak meminta maaf atas penembakan yang dialami Malala Yousafzai. Ia juga menyarankan Malala kembali ke Pakistan dan meneruskan pendidikan di Madrasah bagi perempuan. Kelompok yang terdiri atas 50 ulama di Pakistan mengeluarkan fatwa menentang penembakan ini. Pada tanggal 12 Juli 2013, bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke- 16, Malala berpidato di depan Forum Majelis Kaum Muda di Markas Besar PBB di New York, Amerika Serikat. Pidatonya memuat tiga isu penting, yaitu hak perempuan, perlawanan terhadap terorisme dan kebodohan. PBB juga mendeklarasikan hari tersebut sebagai hari Malala. Pada bulan Oktober 2014, dirinya bersama Kailash Satyarthi mendapatkan hadiah Nobel untuk bidang perdamaian 2014 untuk perjuangan mereka melawan penindasan anak-anak dan pemuda serta untuk mendapatkan hak pendidikan bagi mereka. Malala menjadi penerima hadiah Nobel termuda, karena dia mendapatkan hadiah ini pada usia 17 tahun. Berdasarkan teks biografi di atas, kerjakan tugas-tugas berikut! 3. Karakter unggul apa yang dapat diteladani dari tokoh dalam teks biografi tersebut? Jelaskan alasanmu!

197

5.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan