Aveline H

12 September 2022 12:01

Iklan

Aveline H

12 September 2022 12:01

Pertanyaan

Jelaskan proses pencernaan pada hewan pemamah biak di bagian mulut, lambung, usus halus!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

15

:

50

:

49

Klaim

10

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Zafina A

12 September 2022 12:37

Jawaban terverifikasi

<p><i><strong>Pertama - tama</strong></i></p><p>&nbsp;</p><p><strong>1. Rongga mulut (</strong><i><strong>Cavum Oris</strong></i><strong>)</strong></p><p>Makanan akan masuk melalui rongga mulut terlebih dulu yang diikuti dengan&nbsp;proses pencernaan pertama. Rahang hewan ruminansia dapat bergerak menyamping untuk menggiling makanan.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>2. Esofagus (Kerongkongan)</strong></p><p>Esofagus berfungsi sebagai&nbsp;jalur penghubung antara rongga mulut dengan lambung.</p><p>Makanan hanya melewati esofagus tanpa melalui proses apapun, sebab kerongkongan ruminansia umumnya sangat pendek sekitar 5 cm,.</p><p>Kerongkongan ruminansia mampu melebar untuk menyesuaikan ukuran dan tekstur makanan.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>3. Lambung</strong></p><p>Makanan yang telah melewati esofagus (kerongkongan)&nbsp;kemudian akan menuju lambung.</p><p>Makanan yang masih bertekstur kasar akan ditampung dulu pada lambung pertama&nbsp;untuk sementara sebelum dikeluarkan dan dikunyah kembali.</p><p>Selain itu, lambung berfungsi dalam&nbsp;proses pembusukan makanan dengan menghasilkan enzim selulase yang dapat mengurai selulosa.</p><p>Hal ini disebabkan, dalam rerumputan dan tumbuhan yang dimakan hewan ruminansia banyak mengandung zat selulosa.</p><p>Zat ini akan bisa dipecah atau dicerna dengan enzim selulase menjadi energi.</p><p>Berikut ini adalah&nbsp;bagian-bagian lambung hewan ruminansia:</p><p>a. Rumen</p><p>Rumen adalah organ lambung pertama dan terbesar yang memenuhi rongga perut ruminansia sebelah kiri. Rumen dan bagian&nbsp;lambung kedua memiliki struktur yang terhubung. Pada sapi dewasa volume keduanya bisa mencapai 200 liter dan dilengkapi kemampuan untuk mencampur dan memutar makanan setiap menit.</p><p>b. Retikulum&nbsp;</p><p>Retikulum adalah&nbsp;bagian lambung kedua&nbsp;sebagai penghubung antara rumen dan bagian lambung ketiga. Retikulum memiliki dinding yang dilapisi oleh sel epitel (sel di permukaan organ) yang berlapis lapis.</p><p>Bersama sama dengan rumen, retikulum membentuk gerakan&nbsp;otot lambung memutar untuk mengaduk dan mencerna makanan.</p><p>c. Omasum</p><p>Lambung ketiga atau&nbsp;omasum&nbsp;memiliki struktur epitel yang berlapis lapis juga yang berbentuk seperti lembaran.</p><p>Fungsi omasum adalah menyerap kelebihan air, asam lemak tertentu dan natrium dalam makanan.</p><p>Makanan akan memasuki omasum dengan bertahap sehingga penyerapan sari makanan juga bertahap.</p><p>d. Abomasum&nbsp;</p><p>Abomasum adalah lambung keempat yang memiliki struktur dan fungsi yang mirip dengan lambung hewan non-ruminan.</p><p>Organ ini dilengkapi dengan sel epitel berkelenjar yang menghasilkan lendir atau mukus, asam hidrolik, serta enzim proteolitik (enzim yang berguna&nbsp;untuk memecah&nbsp;protein).</p><p>Pada abomasum&nbsp;terjadi proses pencernaan kimiawi dengan zat-zat yang dihasilkan kelenjar sel epitel sehingga sari makanan dicerna dan dapat diserap dengan lebih baik.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>4. Usus Halus</strong></p><p>Setelah dari lambung, makanan akan memasuki usus halus. Usus halus berfungsi&nbsp;menyerap sari-sari makanan&nbsp;yang telah diproses di dalam lambung.</p><p>Sari-sari makanan yang diserap kemudian diedarkan ke seluruh tubuh dan diubah menjadi energi.</p><p>&nbsp;</p><p><strong>5. Anus</strong></p><p>Setelah sari-sari makanan diserap oleh usus halus, maka energi akan diedarkan ke seluruh tubuh hewan ruminansia.</p><p>Pencernaan akan menghasilkan zat sisa yang akan dibawa menuju anus. Zat sisa akan dikeluarkan dari tubuh hewan ruminansia berupa kotoran.</p><p>Itulah proses pencernaan hewan ruminansia beserta organ yang berperan pada masing-masing tahapan.</p>

Pertama - tama

 

1. Rongga mulut (Cavum Oris)

Makanan akan masuk melalui rongga mulut terlebih dulu yang diikuti dengan proses pencernaan pertama. Rahang hewan ruminansia dapat bergerak menyamping untuk menggiling makanan.

 

2. Esofagus (Kerongkongan)

Esofagus berfungsi sebagai jalur penghubung antara rongga mulut dengan lambung.

Makanan hanya melewati esofagus tanpa melalui proses apapun, sebab kerongkongan ruminansia umumnya sangat pendek sekitar 5 cm,.

Kerongkongan ruminansia mampu melebar untuk menyesuaikan ukuran dan tekstur makanan.

 

3. Lambung

Makanan yang telah melewati esofagus (kerongkongan) kemudian akan menuju lambung.

Makanan yang masih bertekstur kasar akan ditampung dulu pada lambung pertama untuk sementara sebelum dikeluarkan dan dikunyah kembali.

Selain itu, lambung berfungsi dalam proses pembusukan makanan dengan menghasilkan enzim selulase yang dapat mengurai selulosa.

Hal ini disebabkan, dalam rerumputan dan tumbuhan yang dimakan hewan ruminansia banyak mengandung zat selulosa.

Zat ini akan bisa dipecah atau dicerna dengan enzim selulase menjadi energi.

Berikut ini adalah bagian-bagian lambung hewan ruminansia:

a. Rumen

Rumen adalah organ lambung pertama dan terbesar yang memenuhi rongga perut ruminansia sebelah kiri. Rumen dan bagian lambung kedua memiliki struktur yang terhubung. Pada sapi dewasa volume keduanya bisa mencapai 200 liter dan dilengkapi kemampuan untuk mencampur dan memutar makanan setiap menit.

b. Retikulum 

Retikulum adalah bagian lambung kedua sebagai penghubung antara rumen dan bagian lambung ketiga. Retikulum memiliki dinding yang dilapisi oleh sel epitel (sel di permukaan organ) yang berlapis lapis.

Bersama sama dengan rumen, retikulum membentuk gerakan otot lambung memutar untuk mengaduk dan mencerna makanan.

c. Omasum

Lambung ketiga atau omasum memiliki struktur epitel yang berlapis lapis juga yang berbentuk seperti lembaran.

Fungsi omasum adalah menyerap kelebihan air, asam lemak tertentu dan natrium dalam makanan.

Makanan akan memasuki omasum dengan bertahap sehingga penyerapan sari makanan juga bertahap.

d. Abomasum 

Abomasum adalah lambung keempat yang memiliki struktur dan fungsi yang mirip dengan lambung hewan non-ruminan.

Organ ini dilengkapi dengan sel epitel berkelenjar yang menghasilkan lendir atau mukus, asam hidrolik, serta enzim proteolitik (enzim yang berguna untuk memecah protein).

Pada abomasum terjadi proses pencernaan kimiawi dengan zat-zat yang dihasilkan kelenjar sel epitel sehingga sari makanan dicerna dan dapat diserap dengan lebih baik.

 

4. Usus Halus

Setelah dari lambung, makanan akan memasuki usus halus. Usus halus berfungsi menyerap sari-sari makanan yang telah diproses di dalam lambung.

Sari-sari makanan yang diserap kemudian diedarkan ke seluruh tubuh dan diubah menjadi energi.

 

5. Anus

Setelah sari-sari makanan diserap oleh usus halus, maka energi akan diedarkan ke seluruh tubuh hewan ruminansia.

Pencernaan akan menghasilkan zat sisa yang akan dibawa menuju anus. Zat sisa akan dikeluarkan dari tubuh hewan ruminansia berupa kotoran.

Itulah proses pencernaan hewan ruminansia beserta organ yang berperan pada masing-masing tahapan.


Iklan

Safa A

21 September 2022 14:10

mulut:Pencernaan secara mekanik dengan gigi dan kimiawi dengan air ludah lambung:pencernaan secara kimiawi dengan asam lambung,Hcl,satunya apa aqu gk tau usus halus:terjadi peremas remasan sisa makanan


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

Roboguru Plus

Dapatkan pembahasan soal ga pake lama, langsung dari Tutor!

Chat Tutor

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

ketika mencuci piring ibu selalu tidak lupa mematikan keran air yang mengalir sikap yang dicontohkan ibu menunjukkan bahwa menjaga ketersediaan energi merupakan suatu

10

5.0

Jawaban terverifikasi