Emran E

15 Juni 2022 02:02

Iklan

Emran E

15 Juni 2022 02:02

Pertanyaan

Jelaskan proses pemberontakan PETA!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

10

:

08

:

15

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Halimah

Mahasiswa/Alumni Universitas Indraprasta PGRI

15 Juni 2022 11:33

Jawaban terverifikasi

Pemberontakan PETA berawal dari keprihatinan Shodancho Soeprijadi pada nasib rakyat Indonesia, khususnya di Blitar, Jawa Timur yang hidup sengsara dibawah kekuasaan Kekaisaran Jepang selama Perang Dunia II. akhir dari pemberontakan ini adalah gagal, karena pemimpinnya Soeprijadi melarikan diri dan pasukan PETA di Blitar kekurangan persenjataan dan perbekalan yang diperlukan melawan Jepang. Untuk lebih jelasnya, yuk pahami penjelasan berikut. Pemberontakan PETA (Pembela Tanah Air) di Blitar terjadi pada tanggal 14 Februari 1945. Pemberontakan ini dilakukan oleh batalion PETA (Pembela tanah Air) di Blitar, Jawa Timur yang dipimpin oleh Shodancho Soeprijadi terhadap pasukan Jepang. Latar beakang utama pemberontakan ini ialah adanya keprihatinan Shodancho Soeprijadi pada nasib rakyat Indonesia, khususnya di Blitar, Jawa Timur yang hidup sengsara dibawah kekuasaan Kekaisaran Jepang selama Perang Dunia II. Penderitaan yang dialami oleh rakyat pribumi dikarenakan Kekaisaran Jepang menerapkan kebijakan yang sangat brutal, seperti kerja paksa (romusha), perampasan hasil pertanian, hukuman dan siksaan yang berat bagi pelanggar peraturan, otoriter dll, dimana hal itu juga dialami oleh tentara PETA. Pemberontakan itu sendiri berhasil membunuh sejumlah tentara Jepang dan pasukan PETA pimpinan Soeprijadi berhasil melarikan diri dengan membawa banyak perlengkapan dan logistik Jepang, seperti senjata Arisaka dan senapan mesin Type 99. Namun, struktur komando Jepang yang tidak mebuatkan PETA memiliki komando terpusat sendiri, melainkan tetap terpusat pada komando Tentara Jepang berhasil mencegah pemberontakan itu menyebar ke ''daidan'' lainnya. Kemudian Jepang akhirnya memutuskan untuk mengirim tentara PETA yang masih setia pada Jepang untuk memburu Soeprijadi dan pengikutnya. Tentara PETA yang tertangkap kemudian diadili di Jakarta, pusat komando pemerintahan pendudukan Kekaisaran Jepang di Indonesia. Sebanyak 68 orang anggota PETA yang memberontak berhasil ditangkap - 8 orang dihukum mati, 2 orang dibebaskan - sementara Soeprijadi sendiri tidak ditemukan sampai hari ini. Sehingga dapat dikatakan pemberontakan ini gagal, karena pasukan PETA di Blitar kekurangan persenjataan dan perbekalan yang diperlukan. Dengan demikian, pemberontakan PETA berawal dari keprihatinan Shodancho Soeprijadi pada nasib rakyat Indonesia, khususnya di Blitar, Jawa Timur yang hidup sengsara dibawah kekuasaan Kekaisaran Jepang selama Perang Dunia II. akhir dari pemberontakan ini adalah gagal, karena pemimpinnya Soeprijadi melarikan diri dan pasukan PETA di Blitar kekurangan persenjataan dan perbekalan yang diperlukan melawan Jepang. Semoga membantu yaa :))


Far F

12 Desember 2022 22:39

kak jika dapat di simpulkan makna dari pemberontakan PETA itu apa ya?

Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

15

5.0

Jawaban terverifikasi