Catherine C

23 Februari 2023 14:15

Iklan

Catherine C

23 Februari 2023 14:15

Pertanyaan

jelaskan perubahan tekanan yang menyebabkan udara masuk dan keluar paru-paru. apa yang menyebabkan perubahan tekanan tersebut

jelaskan perubahan tekanan yang menyebabkan udara masuk dan keluar paru-paru. apa yang menyebabkan perubahan tekanan tersebut

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

10

:

38

:

21

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Fajar A

26 Februari 2023 10:44

Jawaban terverifikasi

<p>Perubahan tekanan yang menyebabkan udara masuk dan keluar dari paru-paru terjadi karena perbedaan tekanan antara udara di luar tubuh dan udara di dalam tubuh. Ketika kita menghirup udara, otot-otot diafragma dan antar-ruas tulang rusuk akan berkontraksi dan memperluas rongga dada, sehingga volume paru-paru bertambah dan tekanan udara di dalam paru-paru menjadi lebih rendah daripada tekanan udara di luar tubuh. Udara kemudian masuk ke paru-paru melalui saluran pernapasan.</p><p>&nbsp;</p><p>Ketika kita menghembuskan udara, otot-otot diafragma dan antar-ruas tulang rusuk akan rileks dan rongga dada akan mengecil, sehingga volume paru-paru berkurang dan tekanan udara di dalam paru-paru menjadi lebih tinggi daripada tekanan udara di luar tubuh. Udara kemudian ditekan keluar dari paru-paru melalui saluran pernapasan.</p><p>&nbsp;</p><p>Perubahan tekanan tersebut disebabkan oleh gerakan otot-otot dan tulang rusuk yang mengubah volume rongga dada dan volume paru-paru. Ketika volume paru-paru bertambah, tekanan udara di dalam paru-paru menjadi lebih rendah dan udara masuk. Ketika volume paru-paru berkurang, tekanan udara di dalam paru-paru menjadi lebih tinggi dan udara ditekan keluar.</p><p>&nbsp;</p><p>Proses pernapasan ini diatur oleh sistem saraf dan sistem hormonal di dalam tubuh. Respirasi diatur oleh pusat pernapasan di otak yang mengontrol gerakan otot-otot diafragma dan tulang rusuk. Hormon seperti adrenalin juga dapat mempengaruhi proses pernapasan dengan memperluas saluran pernapasan dan meningkatkan aliran udara ke paru-paru.</p>

Perubahan tekanan yang menyebabkan udara masuk dan keluar dari paru-paru terjadi karena perbedaan tekanan antara udara di luar tubuh dan udara di dalam tubuh. Ketika kita menghirup udara, otot-otot diafragma dan antar-ruas tulang rusuk akan berkontraksi dan memperluas rongga dada, sehingga volume paru-paru bertambah dan tekanan udara di dalam paru-paru menjadi lebih rendah daripada tekanan udara di luar tubuh. Udara kemudian masuk ke paru-paru melalui saluran pernapasan.

 

Ketika kita menghembuskan udara, otot-otot diafragma dan antar-ruas tulang rusuk akan rileks dan rongga dada akan mengecil, sehingga volume paru-paru berkurang dan tekanan udara di dalam paru-paru menjadi lebih tinggi daripada tekanan udara di luar tubuh. Udara kemudian ditekan keluar dari paru-paru melalui saluran pernapasan.

 

Perubahan tekanan tersebut disebabkan oleh gerakan otot-otot dan tulang rusuk yang mengubah volume rongga dada dan volume paru-paru. Ketika volume paru-paru bertambah, tekanan udara di dalam paru-paru menjadi lebih rendah dan udara masuk. Ketika volume paru-paru berkurang, tekanan udara di dalam paru-paru menjadi lebih tinggi dan udara ditekan keluar.

 

Proses pernapasan ini diatur oleh sistem saraf dan sistem hormonal di dalam tubuh. Respirasi diatur oleh pusat pernapasan di otak yang mengontrol gerakan otot-otot diafragma dan tulang rusuk. Hormon seperti adrenalin juga dapat mempengaruhi proses pernapasan dengan memperluas saluran pernapasan dan meningkatkan aliran udara ke paru-paru.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Jodohkan gambar dengan pola interaksi yang sesuai! 10. Beruang dengan ikan Pola interaksi a. Netralisme b. Predasi c. Simbiosis mutualisme d. Simbiosis komensalisme e. Simbiosis parasitisme f. Antibiosis

16

3.5

Jawaban terverifikasi