Naila H

13 Desember 2022 22:24

Iklan

Naila H

13 Desember 2022 22:24

Pertanyaan

jelaskan perkembangan teori sosiologi plato

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

22

:

33

:

59

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

F. Riskiyah

Mahasiswa/Alumni Universitas Brawijaya

04 Januari 2023 03:20

Jawaban terverifikasi

<p>Jawabannya adalah Plato melihat masyarakat sebagai bentuk refleksi diri perorangan.</p><p>&nbsp;</p><p>Yuk, simak penjelasannya!</p><p>&nbsp;</p><p>Sosiologi berasal dari bahasa latin yaitu “socio” yang berarti kawan/masyarakat, dan “logos” yang berarti “ilmu”. Secara umum, dapat dijelaskan bahwa sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang masyarakat, seperti gejala sosial, konflik sosial, sampai lembaga-lembaga sosial. Artinya, sosiologi berhubungan dengan segala bentuk interaksi sosial yang ada di dalam masyarakat, entah itu membentuk pola, perilaku, tindakan, dan gejala sosial lainnya yang berkaitan dengan hubungan antara individu dengan individu, kelompok dengan kelompok atau individu dengan kelompok.</p><p>&nbsp;</p><p>Berdasarkan perkembangannya, ilmu sosial ini diawali dengan teori sosiologi Plato yang melihat masyarakat sebagai bentuk refleksi diri perorangan. Awalnya ia berusaha untuk membuat teori tentang bentuk negara, namun mengarahkannya untuk melihat sistem sosial yang lebih mikro, yaitu individu yang membentuk masyarakat. Plato mengatakan bahwa keseimbangan masyarakat itu sama dengan keseimbangan individu. Artinya, jika hubungan antarindividu selaras, maka masyarakat akan terbentuk karena terciptanya interaksi sosial dan kesadaran kolektif yang sama. Hal inilah yang juga mendorong terbentuknya suatu negara atau organisasi.&nbsp;</p>

Jawabannya adalah Plato melihat masyarakat sebagai bentuk refleksi diri perorangan.

 

Yuk, simak penjelasannya!

 

Sosiologi berasal dari bahasa latin yaitu “socio” yang berarti kawan/masyarakat, dan “logos” yang berarti “ilmu”. Secara umum, dapat dijelaskan bahwa sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang masyarakat, seperti gejala sosial, konflik sosial, sampai lembaga-lembaga sosial. Artinya, sosiologi berhubungan dengan segala bentuk interaksi sosial yang ada di dalam masyarakat, entah itu membentuk pola, perilaku, tindakan, dan gejala sosial lainnya yang berkaitan dengan hubungan antara individu dengan individu, kelompok dengan kelompok atau individu dengan kelompok.

 

Berdasarkan perkembangannya, ilmu sosial ini diawali dengan teori sosiologi Plato yang melihat masyarakat sebagai bentuk refleksi diri perorangan. Awalnya ia berusaha untuk membuat teori tentang bentuk negara, namun mengarahkannya untuk melihat sistem sosial yang lebih mikro, yaitu individu yang membentuk masyarakat. Plato mengatakan bahwa keseimbangan masyarakat itu sama dengan keseimbangan individu. Artinya, jika hubungan antarindividu selaras, maka masyarakat akan terbentuk karena terciptanya interaksi sosial dan kesadaran kolektif yang sama. Hal inilah yang juga mendorong terbentuknya suatu negara atau organisasi. 


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Identifikasikan lima dampak positif konflik sosial!

15

5.0

Jawaban terverifikasi