Danisya R

01 Agustus 2023 06:45

Iklan

Danisya R

01 Agustus 2023 06:45

Pertanyaan

jelaskan perkembangan manusia dari bayi sampai dewasa

jelaskan perkembangan manusia dari bayi sampai dewasa

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

21

:

59

:

57

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Vincent M

Community

01 Agustus 2023 08:42

Jawaban terverifikasi

<p>Perkembangan manusia dari bayi sampai dewasa merupakan proses yang kompleks dan melibatkan banyak tahap penting dalam kehidupan individu. Berikut adalah tahapan perkembangan manusia yang umum terjadi:</p><p>1. Bayi (0-2 tahun):</p><ul><li>Bayi baru lahir mengalami periode neonatal. Mereka sangat bergantung pada orang dewasa untuk perawatan dan pemenuhan kebutuhan dasar seperti makan, tidur, dan perawatan fisik.</li><li>Pada usia ini, bayi mulai mengembangkan kemampuan motorik seperti meraih benda dan belajar mengendalikan gerakan tubuhnya.</li><li>Perkembangan bahasa dimulai dengan meniru suara dan kemudian berkembang menjadi bicara sederhana seperti "mama" atau "papa".</li><li>Interaksi sosial juga dimulai, terutama dengan orang tua dan anggota keluarga lainnya.</li></ul><p>2. Balita (2-5 tahun):</p><ul><li>Pada tahap ini, perkembangan motorik semakin meningkat, balita dapat berjalan, berlari, dan menggunakan tangannya dengan lebih terampil.</li><li>Kemampuan bahasa berkembang pesat, mereka mulai mengungkapkan perasaan dan keinginan mereka secara verbal.</li><li>Proses sosialisasi intensif berlangsung saat mereka berinteraksi dengan teman sebaya dan mulai bermain bersama.</li><li>Kreativitas dan imajinasi berkembang, dan mereka mulai mengenal dunia sekitarnya melalui permainan dan imitasi.</li></ul><p>3. Anak-anak (6-11 tahun):</p><ul><li>Periode ini sering disebut masa sekolah dasar. Anak-anak mengalami pertumbuhan fisik yang cepat dan perkembangan kognitif yang signifikan.</li><li>Kemampuan berbicara dan berbahasa semakin kompleks, mereka mulai belajar membaca dan menulis dengan baik.</li><li>Anak-anak mulai mengembangkan minat dan bakat khusus dalam berbagai bidang seperti olahraga, seni, atau ilmu pengetahuan.</li><li>Interaksi sosial semakin kompleks, mereka belajar berkolaborasi dan berkomunikasi dengan orang lain dalam kelompok.</li></ul><p>4. Remaja (12-18 tahun):</p><ul><li>Remaja mengalami pertumbuhan pubertas yang signifikan, termasuk perkembangan fisik dan hormonal yang menyebabkan perubahan pada tubuh dan emosi.</li><li>Identitas pribadi dan keinginan untuk mandiri menjadi fokus, seringkali mereka mengeksplorasi nilai-nilai dan tujuan hidup mereka.</li><li>Perkembangan kognitif mencapai tingkat yang lebih tinggi, kemampuan berpikir abstrak dan kritis semakin berkembang.</li><li>Hubungan sosial semakin penting, dan mereka membentuk ikatan yang lebih erat dengan teman sebaya serta mulai mengeksplorasi hubungan romantis.</li></ul><p>5. Dewasa Muda (18-40 tahun):</p><ul><li>Pada fase ini, orang mencapai kematangan fisik dan kognitif. Mereka memasuki dunia kerja, membangun karier, dan mencari stabilitas finansial.</li><li>Banyak orang dalam fase ini memilih untuk menikah dan membentuk keluarga.</li><li>Pengambilan keputusan berfokus pada tanggung jawab dan kestabilan.</li><li>Individu juga terus mengalami perkembangan dalam karier, hubungan, dan kehidupan pribadi.</li></ul><p>6. Dewasa Tengah (41-65 tahun):</p><ul><li>Pada tahap ini, orang menghadapi tantangan baru seperti menopause pada wanita atau andropause pada pria.</li><li>Fokus perhatian sering berpindah dari keluarga menjadi pemenuhan kebutuhan pribadi dan pengembangan diri.</li><li>Pengalaman dan pengetahuan yang didapatkan selama hidup menjadi nilai tambah.</li><li>Biasanya, orang pada tahap ini mengevaluasi tujuan hidup mereka dan mungkin melakukan perubahan besar dalam karier atau kehidupan pribadi.</li></ul><p>7. Lansia (di atas 65 tahun):</p><ul><li>Fisik dan kognitif mulai mengalami penurunan yang lebih nyata pada tahap ini.</li><li>Peran sosial dan identitas mungkin mengalami perubahan karena pensiun dari pekerjaan dan peran sebagai orangtua.</li><li>Meskipun tantangan fisik dan sosial ada, banyak orang di tahap ini masih dapat mencari kebahagiaan dan kualitas hidup yang tinggi.</li><li>Dukungan keluarga, teman, dan komunitas menjadi sangat penting untuk kesejahteraan mereka.</li></ul><p>Perkembangan manusia adalah proses yang kompleks dan beragam, setiap individu dapat mengalami perubahan dan tahapan ini dengan cara yang berbeda. Namun, pemahaman tentang tahap-tahap ini dapat membantu dalam menyediakan lingkungan yang mendukung bagi perkembangan dan kesejahteraan individu dari bayi hingga dewasa.</p>

Perkembangan manusia dari bayi sampai dewasa merupakan proses yang kompleks dan melibatkan banyak tahap penting dalam kehidupan individu. Berikut adalah tahapan perkembangan manusia yang umum terjadi:

1. Bayi (0-2 tahun):

  • Bayi baru lahir mengalami periode neonatal. Mereka sangat bergantung pada orang dewasa untuk perawatan dan pemenuhan kebutuhan dasar seperti makan, tidur, dan perawatan fisik.
  • Pada usia ini, bayi mulai mengembangkan kemampuan motorik seperti meraih benda dan belajar mengendalikan gerakan tubuhnya.
  • Perkembangan bahasa dimulai dengan meniru suara dan kemudian berkembang menjadi bicara sederhana seperti "mama" atau "papa".
  • Interaksi sosial juga dimulai, terutama dengan orang tua dan anggota keluarga lainnya.

2. Balita (2-5 tahun):

  • Pada tahap ini, perkembangan motorik semakin meningkat, balita dapat berjalan, berlari, dan menggunakan tangannya dengan lebih terampil.
  • Kemampuan bahasa berkembang pesat, mereka mulai mengungkapkan perasaan dan keinginan mereka secara verbal.
  • Proses sosialisasi intensif berlangsung saat mereka berinteraksi dengan teman sebaya dan mulai bermain bersama.
  • Kreativitas dan imajinasi berkembang, dan mereka mulai mengenal dunia sekitarnya melalui permainan dan imitasi.

3. Anak-anak (6-11 tahun):

  • Periode ini sering disebut masa sekolah dasar. Anak-anak mengalami pertumbuhan fisik yang cepat dan perkembangan kognitif yang signifikan.
  • Kemampuan berbicara dan berbahasa semakin kompleks, mereka mulai belajar membaca dan menulis dengan baik.
  • Anak-anak mulai mengembangkan minat dan bakat khusus dalam berbagai bidang seperti olahraga, seni, atau ilmu pengetahuan.
  • Interaksi sosial semakin kompleks, mereka belajar berkolaborasi dan berkomunikasi dengan orang lain dalam kelompok.

4. Remaja (12-18 tahun):

  • Remaja mengalami pertumbuhan pubertas yang signifikan, termasuk perkembangan fisik dan hormonal yang menyebabkan perubahan pada tubuh dan emosi.
  • Identitas pribadi dan keinginan untuk mandiri menjadi fokus, seringkali mereka mengeksplorasi nilai-nilai dan tujuan hidup mereka.
  • Perkembangan kognitif mencapai tingkat yang lebih tinggi, kemampuan berpikir abstrak dan kritis semakin berkembang.
  • Hubungan sosial semakin penting, dan mereka membentuk ikatan yang lebih erat dengan teman sebaya serta mulai mengeksplorasi hubungan romantis.

5. Dewasa Muda (18-40 tahun):

  • Pada fase ini, orang mencapai kematangan fisik dan kognitif. Mereka memasuki dunia kerja, membangun karier, dan mencari stabilitas finansial.
  • Banyak orang dalam fase ini memilih untuk menikah dan membentuk keluarga.
  • Pengambilan keputusan berfokus pada tanggung jawab dan kestabilan.
  • Individu juga terus mengalami perkembangan dalam karier, hubungan, dan kehidupan pribadi.

6. Dewasa Tengah (41-65 tahun):

  • Pada tahap ini, orang menghadapi tantangan baru seperti menopause pada wanita atau andropause pada pria.
  • Fokus perhatian sering berpindah dari keluarga menjadi pemenuhan kebutuhan pribadi dan pengembangan diri.
  • Pengalaman dan pengetahuan yang didapatkan selama hidup menjadi nilai tambah.
  • Biasanya, orang pada tahap ini mengevaluasi tujuan hidup mereka dan mungkin melakukan perubahan besar dalam karier atau kehidupan pribadi.

7. Lansia (di atas 65 tahun):

  • Fisik dan kognitif mulai mengalami penurunan yang lebih nyata pada tahap ini.
  • Peran sosial dan identitas mungkin mengalami perubahan karena pensiun dari pekerjaan dan peran sebagai orangtua.
  • Meskipun tantangan fisik dan sosial ada, banyak orang di tahap ini masih dapat mencari kebahagiaan dan kualitas hidup yang tinggi.
  • Dukungan keluarga, teman, dan komunitas menjadi sangat penting untuk kesejahteraan mereka.

Perkembangan manusia adalah proses yang kompleks dan beragam, setiap individu dapat mengalami perubahan dan tahapan ini dengan cara yang berbeda. Namun, pemahaman tentang tahap-tahap ini dapat membantu dalam menyediakan lingkungan yang mendukung bagi perkembangan dan kesejahteraan individu dari bayi hingga dewasa.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Jodohkan gambar dengan pola interaksi yang sesuai! 10. Beruang dengan ikan Pola interaksi a. Netralisme b. Predasi c. Simbiosis mutualisme d. Simbiosis komensalisme e. Simbiosis parasitisme f. Antibiosis

16

3.5

Jawaban terverifikasi