Dita P

11 September 2022 09:14

Iklan

Dita P

11 September 2022 09:14

Pertanyaan

jelaskan perdebatan yang terjadi menjelang penepatan dasar negara

jelaskan perdebatan yang terjadi menjelang penepatan dasar negara

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

15

:

45

:

39

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

K. KSheilaTA

11 Juli 2023 15:51

Jawaban terverifikasi

<p><strong>Jawaban: tentang pandangan Golongan Islam dan Golongan Kebangsaan mengenai konsep Dasar Negara.</strong></p><p>&nbsp;</p><p><strong>Pembahasan:</strong></p><p><strong>Proses perumusan Pancasila menjadi Dasar Negara dilakukan pada Sidang BPUPKI ke-1, Sidang Panitia 9, dan Sidang BPUPKI ke-2 yang akhirnya disahkan menjadi Dasar Negara.</strong> Proses perumusan Pancasila diawali saat <strong>Sidang BPUPKI I, pada 28 Mei - 1 Juni 1945.</strong> Setelah Soekarno menyampaikan pidatonya pada 1 Juni 1945, Sidang BPUPKI I berakhir, kemudian Ketua BPUPKI membentuk panitia kecil yang bertugas merumuskan kembali pidato Soekarno yang diberi nama Pancasila. Dalam anggota kecil itu, ada golongan penting yang berbeda pandangan. <strong>Satu golongan ingin agar Islam menjadi dasar negara. Sementara pihak lain menghendaki paham kebangsaan.</strong> Dengan perbedaan ini pun sidang panitia kecil sedikit terhambat. Perselisihan antar golongan tersebut, Panitia Kecil yang berjumlah 38 orang itu menunjuk 9 orang. <strong>Panitia itu pun dikenal dengan Panitia Sembilan. Anggota Panitia Sembilan adalah</strong> yang beranggotakan Ki Bagus Hadikusuma, Kyai Haji Wakhid Hasyim, Abdul Kahar Muzakir, Abikusno Cokrosuyoso, Moh. Hatta, H. Agus Salim, dan Soekarno sebagai Ketua Panitia 9. <strong>Pada 10 Juli 1945 yaitu Sidang II BPUPKI, Panitia Sembilan mengumumkan bahwa telah berhasil merumuskan Pancasila.</strong><br>&nbsp;</p><p><strong><u>Dengan demikian, perdebatan yang terjadi menjelang penepatan dasar negara adalah tentang pandangan Golongan Islam dan Golongan Kebangsaan mengenai konsep Dasar Negara.</u></strong></p>

Jawaban: tentang pandangan Golongan Islam dan Golongan Kebangsaan mengenai konsep Dasar Negara.

 

Pembahasan:

Proses perumusan Pancasila menjadi Dasar Negara dilakukan pada Sidang BPUPKI ke-1, Sidang Panitia 9, dan Sidang BPUPKI ke-2 yang akhirnya disahkan menjadi Dasar Negara. Proses perumusan Pancasila diawali saat Sidang BPUPKI I, pada 28 Mei - 1 Juni 1945. Setelah Soekarno menyampaikan pidatonya pada 1 Juni 1945, Sidang BPUPKI I berakhir, kemudian Ketua BPUPKI membentuk panitia kecil yang bertugas merumuskan kembali pidato Soekarno yang diberi nama Pancasila. Dalam anggota kecil itu, ada golongan penting yang berbeda pandangan. Satu golongan ingin agar Islam menjadi dasar negara. Sementara pihak lain menghendaki paham kebangsaan. Dengan perbedaan ini pun sidang panitia kecil sedikit terhambat. Perselisihan antar golongan tersebut, Panitia Kecil yang berjumlah 38 orang itu menunjuk 9 orang. Panitia itu pun dikenal dengan Panitia Sembilan. Anggota Panitia Sembilan adalah yang beranggotakan Ki Bagus Hadikusuma, Kyai Haji Wakhid Hasyim, Abdul Kahar Muzakir, Abikusno Cokrosuyoso, Moh. Hatta, H. Agus Salim, dan Soekarno sebagai Ketua Panitia 9. Pada 10 Juli 1945 yaitu Sidang II BPUPKI, Panitia Sembilan mengumumkan bahwa telah berhasil merumuskan Pancasila.
 

Dengan demikian, perdebatan yang terjadi menjelang penepatan dasar negara adalah tentang pandangan Golongan Islam dan Golongan Kebangsaan mengenai konsep Dasar Negara.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Segala sumber kekayaan yang terdapat di Indonesia berada di bawah kekuasaan ... A. negara bekas penjajah B. pejabat negara yang berpengaruh C. pemerintah untuk kepentingan seluruh rakyat D. pihak swasta E. warga negara Indonesia

11

3.5

Jawaban terverifikasi