Juliawan J

06 Oktober 2020 00:12

Iklan

Iklan

Juliawan J

06 Oktober 2020 00:12

Pertanyaan

Jelaskan perbedaan antara Kebijakan Kependudukan Pronatalis yang dianut oleh pemerintah pada zaman orde lama dan kebijakan kependudukan Antinatalis yang dianut oleh pemerintah pada zaman orde baru.


5

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

P. Dewi

Mahasiswa/Alumni Universitas Lampung

30 Januari 2022 05:30

Jawaban terverifikasi

Halo Juliawan J, kakak bantu jawab ya. Kebijakan Orde Lama, yaitu kebijakan pro-natalis, yang artinya bahwa pertumbuhan penduduk dianggap sebagai generasi pengganti akibat dari tingkat kematian yang terlalu tinggi. Sedangkan kebijakan orde baru yaitu kebijakan antinatalis Program kependudukan dan keluarga berencana bertujuan turut serta menciptakan kesejahteraan ekonomi dan sosial bagi seluruh masyarakat melalui usaha-usaha perencanaan dan pengendalian penduduk. Untuk lebih jelasnya yuk pahami penjelasan berikut: Kebijakan kependudukan dibedakan ke dalam dua tujuan. Pertama, kebijakan yang bertujuan untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk. Kedua, kebijakan yang bertujuan pada perbaikan tingkat sosial dan ekonomi, seperti pengaturan migrasi, kebijakan pelayanan terhadap penduduk usia lanjut, serta kebijakan-kebijakan berkualitas yang berkaitan dengan peningkatan pelayanan kesehatan reproduksi. Kebijakan kependudukan yang berorientasi secara umum sifatnya dapat dibedakan menjadi dua, yaitu kebijakan kependudukan yang pronatalis dan kebijakan kependudukan yang antinatalis. Kebijakan kependudukan yang dianut pada masa awal kemerdekaan atau Orde Lama, yaitu paham pro-natalis, yang artinya bahwa pertumbuhan penduduk dianggap sebagai generasi pengganti akibat dari tingkat kematian yang terlalu tinggi. Hal ini juga berkaitan dengan obsesi bangsa Indonesia untuk menjadi bangsa yang besar, tetapi parameternya adalah jumlah penduduk yang besar. Kebijakan antinatalis. Kebijakan ini mempunyai tujuan untuk menurunkan angka kelahiran. Negara-negara yang menjalankan program KB termasuk ke dalam kelompok negara yang antinatalis. Pada masa orde baru menganut kebijakan antinatalis dengan mencangkan program keluarga berencana (KB). Program kependudukan dan keluarga berencana bertujuan turut serta menciptakan kesejahteraan ekonomi dan sosial bagi seluruh masyarakat melalui usaha-usaha perencanaan dan pengendalian penduduk. Dengan demikian diharapkan tercapai keseimbangan yang baik antara jumlah dan kecepatan pertambahan penduduk dengan perkembangan produksi dan jasa Semoga membantu yaa…


Iklan

Iklan

lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis

Dapatkan akses pembahasan sepuasnya
tanpa batas dan bebas iklan!

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

Roboguru Plus

Dapatkan pembahasan soal ga pake lama, langsung dari Tutor!

Chat Tutor

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Proses sejarah menurut frenand braudel?

2

0.0

Jawaban terverifikasi