Ay M

20 April 2020 11:57

Iklan

Iklan

Ay M

20 April 2020 11:57

Pertanyaan

Jelaskan pengguna tentang huruf kapital yang benar


1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

N. Faizah

Mahasiswa/Alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta

25 Januari 2022 07:43

Jawaban terverifikasi

Hai, Ay M. Terima kasih sudah bertanya ke Roboguru. Kakak bantu jawab ya 😊 Penggunaan huruf kapital yang benar adalah (1) Sebagai huruf pertama awal kalimat; (2) Sebagai huruf pertama unsur nama orang, termasuk julukan; (3) sebagai huruf awal pada awal kalimat dalam petikan langsung; (4) Sebagai huruf pertama setiap kata nama agama, kitab suci, dan Tuhan, termasuk sebutan dan kata ganti untuk Tuhan; (5) Sebagai huruf pertama unsur nama gelar kehormatan, keturunan, keagamaan, atau akademik yang diikuti nama orang, termasuk gelar akademik yang mengikuti nama orang; (6) Sebagai huruf pertama unsur nama gelar kehormatan, keturunan, keagamaan, profesi, serta nama jabatan dan kepangkatan yang dipakai sebagai sapaan; (7) Sebagai huruf pertama unsur nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu, nama instansi, atau nama tempat; (8) Sebagai huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa; (9) Sebagai huruf pertama nama tahun, bulan, hari, dan hari besar atau hari raya; (10) Sebagai huruf pertama unsur nama peristiwa sejarah; (11) Sebagai huruf pertama nama geografi; (12) Sebagai huruf pertama semua kata (termasuk semua unsur bentuk ulang sempurna) dalam nama negara, lembaga, badan, organisasi, atau dokumen, kecuali kata tugas, seperti di, ke, dari, dan, yang, dan untuk; (13) Sebagai huruf pertama setiap kata (termasuk unsur kata ulang sempurna) di dalam judul buku, karangan, artikel, dan makalah serta nama majalah dan surat kabar, kecuali kata tugas, seperti di, ke, dari, dan, yang, dan untuk, yang tidak terletak pada posisi awal; (14) Sebagai huruf pertama unsur singkatan nama gelar, pangkat, atau sapaan; dan (15) Sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan, seperti bapak, ibu, kakak, adik, dan paman, serta kata atau ungkapan lain yang dipakai dalam penyapaan atau pengacuan. Mari kita simak pembahasa berikut ini ya. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), huruf kapital ialah huruf yang berukuran dan berbentuk khusus (lebih besar daripada huruf biasa), biasanya digunakan sebagai huruf pertama dari kata pertama dalam kalimat, huruf pertama nama dir, dan sebagainya. Berdasarkan PUEBI, penggunaan huruf kapital sebagai berikut. 1. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama awal kalimat. Contoh: Dia membaca buku. 2. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama orang, termasuk julukan. Contoh: Ani Retnowati. 3. Huruf kapital dipakai pada awal kalimat dalam petikan langsung. Contoh: Adik bertanya, "Kapan kita pulang?" 4. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama setiap kata nama agama, kitab suci, dan Tuhan, termasuk sebutan dan kata ganti untuk Tuhan. Contoh: Islam, Alquran, Kristen, Kitab, Hindu, Buddha, Tuhan. 5. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama gelar kehormatan, keturunan, keagamaan, atau akademik yang diikuti nama orang, termasuk gelar akademik yang mengikuti nama orang. Contoh: Sultan Hasanuddin 6. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama gelar kehormatan, keturunan, keagamaan, profesi, serta nama jabatan dan kepangkatan yang dipakai sebagai sapaan. Contoh: Selamat datang, Yang Mulia. 7. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu, nama instansi, atau nama tempat. Contoh: Wakil Presiden Adam Malik 8. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa. Contoh: bangsa Indonesia. 9. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama tahun, bulan, hari, dan hari besar atau hari raya. Contoh: tahun Hijriah, hari Senin. 10. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur nama peristiwa sejarah. Contoh: Konferensi Asia Afrika 11. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama nama geografi. Contoh: Jakarta, Sungai Bengawan Solo, Desa Suka Maju. 12. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama semua kata (termasuk semua unsur bentuk ulang sempurna) dalam nama negara, lembaga, badan, organisasi, atau dokumen, kecuali kata tugas, seperti di, ke, dari, dan, yang, dan untuk. Contoh: Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia. 13. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama setiap kata (termasuk unsur kata ulang sempurna) di dalam judul buku, karangan, artikel, dan makalah serta nama majalah dan surat kabar, kecuali kata tugas, seperti di, ke, dari, dan, yang, dan untuk, yang tidak terletak pada posisi awal. Contoh: Saya telah membaca buku Dari Ave Maria ke Jalan Lain ke Roma. 14. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama unsur singkatan nama gelar, pangkat, atau sapaan. Contoh: S.H. = sarjana hukum 15. Huruf kapital dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan, seperti bapak, ibu, kakak, adik, dan paman, serta kata atau ungkapan lain yang dipakai dalam penyapaan atau pengacuan. Contoh: "Kapan Bapak berangkat?" tanya Hasan. Dendi bertanya, "Itu apa, Bu?" Dengan demikian, penggunaan huruf kapital yang benar adalah (1) Sebagai huruf pertama awal kalimat; (2) Sebagai huruf pertama unsur nama orang, termasuk julukan; (3) sebagai huruf awal pada awal kalimat dalam petikan langsung; (4) Sebagai huruf pertama setiap kata nama agama, kitab suci, dan Tuhan, termasuk sebutan dan kata ganti untuk Tuhan; (5) Sebagai huruf pertama unsur nama gelar kehormatan, keturunan, keagamaan, atau akademik yang diikuti nama orang, termasuk gelar akademik yang mengikuti nama orang; (6) Sebagai huruf pertama unsur nama gelar kehormatan, keturunan, keagamaan, profesi, serta nama jabatan dan kepangkatan yang dipakai sebagai sapaan; (7) Sebagai huruf pertama unsur nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang tertentu, nama instansi, atau nama tempat; (8) Sebagai huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa; (9) Sebagai huruf pertama nama tahun, bulan, hari, dan hari besar atau hari raya; (10) Sebagai huruf pertama unsur nama peristiwa sejarah; (11) Sebagai huruf pertama nama geografi; (12) Sebagai huruf pertama semua kata (termasuk semua unsur bentuk ulang sempurna) dalam nama negara, lembaga, badan, organisasi, atau dokumen, kecuali kata tugas, seperti di, ke, dari, dan, yang, dan untuk; (13) Sebagai huruf pertama setiap kata (termasuk unsur kata ulang sempurna) di dalam judul buku, karangan, artikel, dan makalah serta nama majalah dan surat kabar, kecuali kata tugas, seperti di, ke, dari, dan, yang, dan untuk, yang tidak terletak pada posisi awal; (14) Sebagai huruf pertama unsur singkatan nama gelar, pangkat, atau sapaan; dan (15) Sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan, seperti bapak, ibu, kakak, adik, dan paman, serta kata atau ungkapan lain yang dipakai dalam penyapaan atau pengacuan. Semoga membantu 😊


Iklan

Iklan

lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

apa pengertian gurundam syair dan pantun serta ciri ciri nya

10

5.0

Lihat jawaban (1)