Salma N

20 Maret 2023 12:40

Iklan

Salma N

20 Maret 2023 12:40

Pertanyaan

Jelaskan menurut pendapat Anda tentang praktek perdagangan bebas dalam konteks kekinian, apakah menguntungkan atau merugikan bagi pemerintah Indonesia, kemudian apa alasannya?

Jelaskan menurut pendapat Anda tentang praktek perdagangan bebas dalam konteks kekinian, apakah menguntungkan atau merugikan bagi pemerintah Indonesia, kemudian apa alasannya?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

18

:

19

:

06

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Septiana P

22 Maret 2023 04:37

Jawaban terverifikasi

Hai Jawabannya Ada menguntungkan dan merugikan bagi pemerintah Indonesia Menguntungkan Hal ini menguntungkan bagi pemerintah Indonesia karena ketika ada praktek peradangan bebas dalam konteks kekinian akan meningkatkan devisa atau pendapatan dalam negara sehingga negara Indonesia akan terhindar dari kemiskinan, kemiskinan adalah suatu keadaan di mana masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok namun kebutuhan lain nya sulit di dapatkan sehingga mereka hidup Tidak memenuhi standar kelayakan hidup. Merugikan Di dalam praktek perdagangan bebas dalam konteks kekinian juga ada kerugian yang menghampiri pemerintah Indonesia seperti produk dalam negri tidak akan berkembang karena ada nya perdagangan bebas yang mengakibatkan pemerintahan Indonesia cenderung memakai barang dari luar negeri .sehingga barang Indonesia cenderung tidak laku di pasaran.


Iklan

Salsabila M

Community

05 Mei 2024 02:22

Jawaban terverifikasi

<p>Praktek perdagangan bebas dalam konteks kekinian memiliki potensi untuk memberikan manfaat dan juga risiko bagi pemerintah Indonesia, tergantung pada berbagai faktor termasuk kebijakan perdagangan yang diimplementasikan, kondisi ekonomi global, serta kapasitas dan strategi ekonomi nasional. Berikut adalah beberapa pertimbangan terkait manfaat dan risiko dari praktek perdagangan bebas bagi pemerintah Indonesia:</p><p>Manfaat:</p><p>Akses ke Pasar Luar Negeri: Praktek perdagangan bebas dapat membuka akses ke pasar luar negeri bagi produk-produk Indonesia, meningkatkan ekspor, dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Hal ini dapat membantu diversifikasi perekonomian dan mengurangi ketergantungan pada pasar domestik.</p><p>Penyediaan Barang Konsumen yang Terjangkau: Dengan perdagangan bebas, barang-barang impor dari luar negeri dapat masuk ke Indonesia dengan harga yang lebih murah, sehingga meningkatkan ketersediaan barang konsumen dan mengurangi inflasi.</p><p>Penyediaan Teknologi dan Investasi Asing: Pembukaan pasar dapat menarik investasi asing langsung dan transfer teknologi dari perusahaan asing, yang dapat meningkatkan produktivitas, inovasi, dan daya saing industri Indonesia.</p><p>Risiko:</p><p>Kerentanan terhadap Fluktuasi Pasar: Keterbukaan pasar dapat membuat ekonomi Indonesia menjadi lebih rentan terhadap fluktuasi pasar global, termasuk perubahan harga komoditas, fluktuasi nilai tukar, dan krisis ekonomi di negara mitra perdagangan.</p><p>Persaingan yang Ketat: Dalam konteks perdagangan bebas, perusahaan lokal harus bersaing dengan produsen asing yang memiliki skala produksi besar dan efisiensi yang tinggi. Hal ini dapat mengancam eksistensi dan daya saing industri dalam negeri, terutama bagi sektor-sektor yang kurang berkembang.</p><p>Kerugian Kedaulatan Ekonomi: Ketergantungan pada impor untuk memenuhi kebutuhan dasar dapat mengancam kedaulatan ekonomi Indonesia, terutama jika terjadi gangguan pasokan atau krisis global yang menghambat akses terhadap barang-barang penting.</p><p><br>&nbsp;</p>

Praktek perdagangan bebas dalam konteks kekinian memiliki potensi untuk memberikan manfaat dan juga risiko bagi pemerintah Indonesia, tergantung pada berbagai faktor termasuk kebijakan perdagangan yang diimplementasikan, kondisi ekonomi global, serta kapasitas dan strategi ekonomi nasional. Berikut adalah beberapa pertimbangan terkait manfaat dan risiko dari praktek perdagangan bebas bagi pemerintah Indonesia:

Manfaat:

Akses ke Pasar Luar Negeri: Praktek perdagangan bebas dapat membuka akses ke pasar luar negeri bagi produk-produk Indonesia, meningkatkan ekspor, dan mendorong pertumbuhan ekonomi. Hal ini dapat membantu diversifikasi perekonomian dan mengurangi ketergantungan pada pasar domestik.

Penyediaan Barang Konsumen yang Terjangkau: Dengan perdagangan bebas, barang-barang impor dari luar negeri dapat masuk ke Indonesia dengan harga yang lebih murah, sehingga meningkatkan ketersediaan barang konsumen dan mengurangi inflasi.

Penyediaan Teknologi dan Investasi Asing: Pembukaan pasar dapat menarik investasi asing langsung dan transfer teknologi dari perusahaan asing, yang dapat meningkatkan produktivitas, inovasi, dan daya saing industri Indonesia.

Risiko:

Kerentanan terhadap Fluktuasi Pasar: Keterbukaan pasar dapat membuat ekonomi Indonesia menjadi lebih rentan terhadap fluktuasi pasar global, termasuk perubahan harga komoditas, fluktuasi nilai tukar, dan krisis ekonomi di negara mitra perdagangan.

Persaingan yang Ketat: Dalam konteks perdagangan bebas, perusahaan lokal harus bersaing dengan produsen asing yang memiliki skala produksi besar dan efisiensi yang tinggi. Hal ini dapat mengancam eksistensi dan daya saing industri dalam negeri, terutama bagi sektor-sektor yang kurang berkembang.

Kerugian Kedaulatan Ekonomi: Ketergantungan pada impor untuk memenuhi kebutuhan dasar dapat mengancam kedaulatan ekonomi Indonesia, terutama jika terjadi gangguan pasokan atau krisis global yang menghambat akses terhadap barang-barang penting.


 


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Identifikasikan lima dampak positif konflik sosial!

11

5.0

Jawaban terverifikasi