Muhammad R

08 Mei 2023 15:02

Iklan

Muhammad R

08 Mei 2023 15:02

Pertanyaan

Jelaskan mengenai konsekuensi pelaksanaan sistem politik demokrasi liberal

Jelaskan mengenai konsekuensi pelaksanaan sistem politik demokrasi liberal

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

10

:

29

:

03

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

RYO R

09 Mei 2023 11:15

Jawaban terverifikasi

<p>Konsekuensi pelaksanaan sistem politik demokrasi liberal adalah pengakuan hak asasi manusia, kebebasan berekspresi dan berpendapat, pemerintahan yang terbuka dan akuntabel, serta keberadaan oposisi yang kuat. Namun, terdapat juga risiko seperti polarisasi politik, korupsi, dan ketidakadilan sosial yang dapat mengancam stabilitas dan keberlangsungan demokrasi liberal.</p><p><strong>Sekian terima gaji ๐Ÿ‘Œ-NGABZ RYO&nbsp;</strong></p>

Konsekuensi pelaksanaan sistem politik demokrasi liberal adalah pengakuan hak asasi manusia, kebebasan berekspresi dan berpendapat, pemerintahan yang terbuka dan akuntabel, serta keberadaan oposisi yang kuat. Namun, terdapat juga risiko seperti polarisasi politik, korupsi, dan ketidakadilan sosial yang dapat mengancam stabilitas dan keberlangsungan demokrasi liberal.

Sekian terima gaji ๐Ÿ‘Œ-NGABZ RYO 


Iklan

Salsabila M

Community

31 Maret 2024 04:52

Jawaban terverifikasi

<p>Pelaksanaan sistem politik demokrasi liberal memiliki beberapa konsekuensi yang penting, di antaranya:</p><p><strong>Keadilan dan Keterwakilan</strong>: Salah satu konsekuensi utama dari demokrasi liberal adalah memberikan kesempatan kepada setiap warga negara untuk memiliki suara dan keterlibatan dalam proses politik. Ini menciptakan prinsip-prinsip keadilan dan keterwakilan di mana setiap individu dianggap setara di mata hukum dan memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan politik.</p><p><strong>Perlindungan Hak Asasi Manusia</strong>: Sistem demokrasi liberal mendorong perlindungan hak asasi manusia yang meliputi kebebasan berbicara, beragama, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat. Perlindungan ini dianggap sebagai hak dasar yang diberikan kepada individu untuk menjaga kebebasan dan martabat mereka.</p><p><strong>Pemerintahan yang Terbuka dan Akuntabel</strong>: Demokrasi liberal mempromosikan pemerintahan yang terbuka dan akuntabel, di mana keputusan politik dibuat secara transparan dan bertanggung jawab kepada masyarakat. Hal ini memungkinkan untuk adanya kontrol publik terhadap kebijakan dan tindakan pemerintah, serta meminimalkan risiko korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.</p><p><strong>Perdamaian dan Stabilitas</strong>: Demokrasi liberal sering kali dikaitkan dengan perdamaian dan stabilitas politik. Meskipun tidak menjamin ketiadaan konflik, namun sistem demokrasi yang inklusif dan terbuka dapat memberikan saluran yang aman untuk menyelesaikan konflik politik dan sosial.</p><p><strong>Inovasi dan Pembangunan</strong>: Sistem politik demokrasi liberal mendorong inovasi dan pembangunan ekonomi melalui persaingan pasar yang sehat, kebebasan berpikir, dan kegiatan kreatif yang didukung oleh kebebasan berpendapat dan kebebasan akademik.</p>

Pelaksanaan sistem politik demokrasi liberal memiliki beberapa konsekuensi yang penting, di antaranya:

Keadilan dan Keterwakilan: Salah satu konsekuensi utama dari demokrasi liberal adalah memberikan kesempatan kepada setiap warga negara untuk memiliki suara dan keterlibatan dalam proses politik. Ini menciptakan prinsip-prinsip keadilan dan keterwakilan di mana setiap individu dianggap setara di mata hukum dan memiliki hak yang sama untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan politik.

Perlindungan Hak Asasi Manusia: Sistem demokrasi liberal mendorong perlindungan hak asasi manusia yang meliputi kebebasan berbicara, beragama, berkumpul, dan mengeluarkan pendapat. Perlindungan ini dianggap sebagai hak dasar yang diberikan kepada individu untuk menjaga kebebasan dan martabat mereka.

Pemerintahan yang Terbuka dan Akuntabel: Demokrasi liberal mempromosikan pemerintahan yang terbuka dan akuntabel, di mana keputusan politik dibuat secara transparan dan bertanggung jawab kepada masyarakat. Hal ini memungkinkan untuk adanya kontrol publik terhadap kebijakan dan tindakan pemerintah, serta meminimalkan risiko korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan.

Perdamaian dan Stabilitas: Demokrasi liberal sering kali dikaitkan dengan perdamaian dan stabilitas politik. Meskipun tidak menjamin ketiadaan konflik, namun sistem demokrasi yang inklusif dan terbuka dapat memberikan saluran yang aman untuk menyelesaikan konflik politik dan sosial.

Inovasi dan Pembangunan: Sistem politik demokrasi liberal mendorong inovasi dan pembangunan ekonomi melalui persaingan pasar yang sehat, kebebasan berpikir, dan kegiatan kreatif yang didukung oleh kebebasan berpendapat dan kebebasan akademik.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

14

5.0

Jawaban terverifikasi