Najmi A

01 Maret 2024 09:37

Iklan

Najmi A

01 Maret 2024 09:37

Pertanyaan

Jelaskan materi mengenai alur dan dampak dari operasi obor di Afrika Utara secara rinci! (pada tanggal 8 November 1942 - 16 November 1942)

Jelaskan materi mengenai alur dan dampak dari operasi obor di Afrika Utara secara rinci! (pada tanggal 8 November 1942 - 16 November 1942)

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

10

:

06

:

14

Klaim

2

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Nanda R

Community

05 Maret 2024 22:38

Jawaban terverifikasi

<p>Pada tanggal 8 November 1942 hingga 16 November 1942, terjadi operasi militer yang dikenal sebagai "Operasi Torch" di Afrika Utara selama Perang Dunia II. Operasi ini dilakukan oleh Sekutu, terutama pasukan Amerika Serikat dan Inggris, untuk melawan pasukan Poros yang dipimpin oleh Jerman dan Italia. Berikut adalah alur dan dampak dari Operasi Torch secara rinci:</p><p><strong>Alur Operasi Torch:</strong></p><p><strong>Tujuan Operasi:</strong></p><ul><li>Merupakan bagian dari rencana Sekutu untuk membuka front baru di Teater Eropa dan melibatkan pasukan Amerika Serikat yang baru terlibat secara langsung dalam konflik.</li></ul><p><strong>Wilayah Sasaran:</strong></p><ul><li>Invasi dilakukan di wilayah Vichy Prancis yang saat itu berada di bawah kendali Jerman di Afrika Utara, khususnya Maroko, Aljazair, dan Tunisia.</li></ul><p><strong>Pasukan Terlibat:</strong></p><ul><li>Pasukan Amerika Serikat, Britania Raya, dan Pasukan Bebas Prancis (yang tidak tunduk kepada rezim Vichy) terlibat dalam operasi ini.</li></ul><p><strong>Landing di Berbagai Titik:</strong></p><ul><li>Pasukan Sekutu mendarat di beberapa titik di Maroko dan Aljazair, termasuk Casablanca, Oran, dan Algiers. Operasi melibatkan serangan amfibi dan pendaratan udara.</li></ul><p><strong>Perlawanan dari Pasukan Poros:</strong></p><ul><li>Pasukan Sekutu menghadapi perlawanan dari pasukan Poros, tetapi dengan cepat berhasil memenangkan beberapa pertempuran kunci, termasuk Pertempuran Casablanca dan Pertempuran Oran.</li></ul><p><strong>Koordinasi antara Pasukan Sekutu:</strong></p><ul><li>Koordinasi antara pasukan Amerika Serikat, Britania Raya, dan Pasukan Bebas Prancis merupakan kunci kesuksesan operasi ini, meskipun terdapat beberapa ketidaksepakatan awal dengan pasukan Vichy Prancis.</li></ul><p><strong>Dampak Operasi Torch:</strong></p><p><strong>Pembukaan Front Baru:</strong></p><ul><li>Operasi Torch berhasil membuka front baru di Teater Eropa, yang kemudian membantu mengurangi tekanan pada Uni Soviet di Front Timur dan meredakan perlawanan di Afrika Utara.</li></ul><p><strong>Pertempuran dan Penarikan Pasukan Poros:</strong></p><ul><li>Terjadi pertempuran-pertempuran sengit, dan pasukan Poros di Afrika Utara mengalami penarikan dan kekalahan yang signifikan. Ini membuka jalan bagi kampanye Sekutu selanjutnya di wilayah tersebut.</li></ul><p><strong>Pertemuan Pasukan Sekutu dan Pasukan Poros:</strong></p><ul><li>Pasukan Sekutu di Afrika Utara kemudian bertemu dengan pasukan Poros yang dikomandani oleh Jenderal Rommel dalam Pertempuran El Alamein.</li></ul><p><strong>Peran Pasukan Amerika Serikat:</strong></p><ul><li>Operasi Torch menandai peran besar pertama kali Pasukan Amerika Serikat secara langsung terlibat dalam pertempuran di Teater Eropa selama Perang Dunia II.</li></ul>

Pada tanggal 8 November 1942 hingga 16 November 1942, terjadi operasi militer yang dikenal sebagai "Operasi Torch" di Afrika Utara selama Perang Dunia II. Operasi ini dilakukan oleh Sekutu, terutama pasukan Amerika Serikat dan Inggris, untuk melawan pasukan Poros yang dipimpin oleh Jerman dan Italia. Berikut adalah alur dan dampak dari Operasi Torch secara rinci:

Alur Operasi Torch:

Tujuan Operasi:

  • Merupakan bagian dari rencana Sekutu untuk membuka front baru di Teater Eropa dan melibatkan pasukan Amerika Serikat yang baru terlibat secara langsung dalam konflik.

Wilayah Sasaran:

  • Invasi dilakukan di wilayah Vichy Prancis yang saat itu berada di bawah kendali Jerman di Afrika Utara, khususnya Maroko, Aljazair, dan Tunisia.

Pasukan Terlibat:

  • Pasukan Amerika Serikat, Britania Raya, dan Pasukan Bebas Prancis (yang tidak tunduk kepada rezim Vichy) terlibat dalam operasi ini.

Landing di Berbagai Titik:

  • Pasukan Sekutu mendarat di beberapa titik di Maroko dan Aljazair, termasuk Casablanca, Oran, dan Algiers. Operasi melibatkan serangan amfibi dan pendaratan udara.

Perlawanan dari Pasukan Poros:

  • Pasukan Sekutu menghadapi perlawanan dari pasukan Poros, tetapi dengan cepat berhasil memenangkan beberapa pertempuran kunci, termasuk Pertempuran Casablanca dan Pertempuran Oran.

Koordinasi antara Pasukan Sekutu:

  • Koordinasi antara pasukan Amerika Serikat, Britania Raya, dan Pasukan Bebas Prancis merupakan kunci kesuksesan operasi ini, meskipun terdapat beberapa ketidaksepakatan awal dengan pasukan Vichy Prancis.

Dampak Operasi Torch:

Pembukaan Front Baru:

  • Operasi Torch berhasil membuka front baru di Teater Eropa, yang kemudian membantu mengurangi tekanan pada Uni Soviet di Front Timur dan meredakan perlawanan di Afrika Utara.

Pertempuran dan Penarikan Pasukan Poros:

  • Terjadi pertempuran-pertempuran sengit, dan pasukan Poros di Afrika Utara mengalami penarikan dan kekalahan yang signifikan. Ini membuka jalan bagi kampanye Sekutu selanjutnya di wilayah tersebut.

Pertemuan Pasukan Sekutu dan Pasukan Poros:

  • Pasukan Sekutu di Afrika Utara kemudian bertemu dengan pasukan Poros yang dikomandani oleh Jenderal Rommel dalam Pertempuran El Alamein.

Peran Pasukan Amerika Serikat:

  • Operasi Torch menandai peran besar pertama kali Pasukan Amerika Serikat secara langsung terlibat dalam pertempuran di Teater Eropa selama Perang Dunia II.

Najmi A

05 Maret 2024 22:47

terimakasih sudah membantu ✨✨✨

Iklan

Salsabila M

Community

10 Maret 2024 01:36

Jawaban terverifikasi

<p>Operasi Obor yang dimaksud mungkin adalah Operasi Torch, yang merupakan operasi militer oleh Sekutu pada Perang Dunia II di Afrika Utara. Operasi ini berlangsung dari bulan November 1942 hingga awal 1943. Namun, tanggal yang Anda berikan (8 November 1942 - 16 November 1942) mungkin terkait dengan periode pendaratan dan fase awal operasi ini.</p><p><strong>Operasi Torch: Alur dan Dampak</strong></p><p>1. <strong>Persiapan dan Perencanaan:</strong></p><ul><li>Operasi Torch direncanakan untuk meredakan tekanan militer Sekutu setelah kekalahan mereka di Tobruk dan El Alamein.</li><li>Fase perencanaan melibatkan koordinasi antara Amerika Serikat, Britania Raya, dan Pasukan Bebas Prancis.</li></ul><p>2. <strong>Pendaratan:</strong></p><ul><li>Pada 8 November 1942, pasukan Sekutu mendarat di wilayah Maroko dan Aljazair, yang saat itu merupakan wilayah yang dikuasai oleh Vichy Prancis, rezim pro-Jerman selama Perang Dunia II.</li><li>Pendaratan dilakukan di beberapa titik, termasuk Casablanca, Oran, dan Algiers.</li></ul><p>3. <strong>Konflik dan Pertempuran:</strong></p><ul><li>Terjadi pertempuran sengit di sepanjang garis pantai. Pasukan Sekutu harus berhadapan dengan pasukan Vichy Prancis sekaligus menghadapi ancaman dari pasukan Jerman yang bergerak ke arah selatan untuk mengantisipasi pendaratan Sekutu.</li></ul><p>4. <strong>Pertempuran Medenine (6-10 Maret 1943):</strong></p><ul><li>Merupakan pertempuran signifikan setelah Operasi Torch, di mana pasukan Sekutu berhasil menghentikan serangan Jerman di Tunisia.</li></ul><p>5. <strong>Kemenangan Sekutu dan Akhir Operasi:</strong></p><ul><li>Meskipun awalnya menghadapi perlawanan, pasukan Sekutu akhirnya berhasil memenangkan pertempuran.</li><li>Operasi Torch menjadi landasan untuk kampanye Sekutu selanjutnya di Teater Afrika Utara dan Eropa Selatan.</li></ul><p>6. <strong>Dampak dan Implikasi:</strong></p><ul><li>Operasi Torch membuka front baru di Afrika Utara dan melibatkan pasukan Amerika Serikat secara langsung dalam perang di Eropa.</li><li>Munculnya front baru ini memaksa Jerman untuk membagi kekuatan dan sumber daya mereka, memberikan keuntungan strategis untuk Sekutu.</li><li>Keberhasilan operasi ini juga membantu mengarahkan perhatian Jerman ke front Timur dan memudahkan serangan Sekutu di Eropa Barat pada tahun-tahun berikutnya.</li></ul><p><strong>Catatan:</strong></p><p>Operasi Torch adalah langkah awal yang penting dalam menghadapi kekuatan Poros di Teater Afrika dan Eropa. Keberhasilannya membuka jalan bagi perjalanan Sekutu menuju kemenangan di front-barat dan mempengaruhi perjalanan selanjutnya dalam Perang Dunia II.</p>

Operasi Obor yang dimaksud mungkin adalah Operasi Torch, yang merupakan operasi militer oleh Sekutu pada Perang Dunia II di Afrika Utara. Operasi ini berlangsung dari bulan November 1942 hingga awal 1943. Namun, tanggal yang Anda berikan (8 November 1942 - 16 November 1942) mungkin terkait dengan periode pendaratan dan fase awal operasi ini.

Operasi Torch: Alur dan Dampak

1. Persiapan dan Perencanaan:

  • Operasi Torch direncanakan untuk meredakan tekanan militer Sekutu setelah kekalahan mereka di Tobruk dan El Alamein.
  • Fase perencanaan melibatkan koordinasi antara Amerika Serikat, Britania Raya, dan Pasukan Bebas Prancis.

2. Pendaratan:

  • Pada 8 November 1942, pasukan Sekutu mendarat di wilayah Maroko dan Aljazair, yang saat itu merupakan wilayah yang dikuasai oleh Vichy Prancis, rezim pro-Jerman selama Perang Dunia II.
  • Pendaratan dilakukan di beberapa titik, termasuk Casablanca, Oran, dan Algiers.

3. Konflik dan Pertempuran:

  • Terjadi pertempuran sengit di sepanjang garis pantai. Pasukan Sekutu harus berhadapan dengan pasukan Vichy Prancis sekaligus menghadapi ancaman dari pasukan Jerman yang bergerak ke arah selatan untuk mengantisipasi pendaratan Sekutu.

4. Pertempuran Medenine (6-10 Maret 1943):

  • Merupakan pertempuran signifikan setelah Operasi Torch, di mana pasukan Sekutu berhasil menghentikan serangan Jerman di Tunisia.

5. Kemenangan Sekutu dan Akhir Operasi:

  • Meskipun awalnya menghadapi perlawanan, pasukan Sekutu akhirnya berhasil memenangkan pertempuran.
  • Operasi Torch menjadi landasan untuk kampanye Sekutu selanjutnya di Teater Afrika Utara dan Eropa Selatan.

6. Dampak dan Implikasi:

  • Operasi Torch membuka front baru di Afrika Utara dan melibatkan pasukan Amerika Serikat secara langsung dalam perang di Eropa.
  • Munculnya front baru ini memaksa Jerman untuk membagi kekuatan dan sumber daya mereka, memberikan keuntungan strategis untuk Sekutu.
  • Keberhasilan operasi ini juga membantu mengarahkan perhatian Jerman ke front Timur dan memudahkan serangan Sekutu di Eropa Barat pada tahun-tahun berikutnya.

Catatan:

Operasi Torch adalah langkah awal yang penting dalam menghadapi kekuatan Poros di Teater Afrika dan Eropa. Keberhasilannya membuka jalan bagi perjalanan Sekutu menuju kemenangan di front-barat dan mempengaruhi perjalanan selanjutnya dalam Perang Dunia II.


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1. penyebab perubahan sosial budaya yang berasal dari masyarakat yang berkaitan demografi 2. penyebab perubahan sosial budaya yang terkait dengan fenomena globalisasi 3. Tanda-tanda sikap mental masyarakat yang belum siap menerima kemajuan teknologi 4. Dampak modernisasi dalam kehidupan sosial masyarakat 5. Kegiatan manusia di bidang ekonomi yang menunjukkan perubahan ke arah modernisasi 6. Contoh pengaruh modernisasi di bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan terhadap pola pikir masyarakat 7. Konsep mengenai proses modernisasi di masyarakat seringkali mengalami kesalahan pahaman, salah satunya kesalahan tersebut menganggap jika menjadi modern adalah mengikuti... 8. arti dari globalisasi 9. Bentuk kearifan lokal di wilayah Madura yang berperan dalam pengelolaan SDA dan dukungan dalam bentuk kebudayaan 10. Syarat menjaga tradisi kearifan lokal di Nusantara 11. Ciri uang kartal, giral 12. Syarat melakukan kegiatan barter 13. Arti dari durability yang merupakan syarat sebuah benda bisa dikatakan sebagai uang 14. maksud token money dalam nilai intrinsik 15. maksud dengan satuan hitung dalam fungsi uang 16. fungsi uang 17. peranan dan maksud didirikan lembaga keuangan non-Bank / bukan bank 18. maksud dengan kegiatan menghimpun dana yang dilakukan perbankan 19. tugas Bank Indonesia 20. tugas Bank Umum 21. kegiatan lembaga keuangan non-Bank 22. kelembagaan keuangan non-bank yang memiliki kegiatan yang dilakukan dengan operasi simpan pinjam 23. Lembaga keuangan non bank yang memiliki fungsi sebagai penggerak investasi dengan memperhatikan dan memasukan surat berharga 24. Nama lembaga keuangan non bank yang bertugas mengatasi para rensumen 25. Ciri" dari masyarakat ekonomi abad ke 21

31

5.0

Jawaban terverifikasi

Untuk mengendalikan inflasi, pemerintah dapat melakukan kebijakan moneter .... a. Ekspansif dengan menaikkan reserve requirement ratio b. Ekspansif dengan menurunkan reserve requirement ratio c. Kontraktif dengan menaikkan reserve requirement ratio d. Kontraktif dengan menurunkan reserve requirement ratio e. Ekspansif dengan menaikkan tingkat diskonto Bila Bank Indonesia melakukan kebijakan moneter ekspansif, ceteris paribus maka .... a. Menimbulkan inflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas b. Menimbulkan deflasi di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas c. Tingkat bunga meningkat di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas d. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) naik dari kiri bawah ke kanan atas e. Tingkat bunga turun di mana bentuk kurva jumlah uang beredar (penawaran uang) vertikal Kebijakan fiskal kontraktif dilakukan dengan cara .... a. Menurunkan pengeluaran pemerintah (G), menambah pembayaran transfer (Tr) dan meningkatkan pemungutan pajak (Tx) b. Menurunkan G, mengurangi Tr, dan meningkatkan Tx c. Menurunkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx d. Meningkatkan G, mengurangi Tr, dan menurunkan Tx e. Meningkatkan G, menambah Tr, dan menurunkan Tx Cara yang dilakukan kebijakan tingkat diskonto oleh Bank Sentral dalam melakukan kebijakan moneter adalah .... a. Mengatur jumlah pemberian kredit b. Menetapkan harga surat-surat berharga di pasar uang c. Menetapkan giro wajib minimum (reserved requirement ratio) d. Mengatur tingkat bunga tabungan e. Mengatur tingkat bunga pinjaman bank sentral kepada bank umum Perhatikan beberapa pernyataan berikut. 1). Menaikkan tarif pajak. 2). Diversifikasi pajak. 3). Menaikkan suku bunga. 4). Politik pasar terbuka. 5). Mengadakan diskriminasi harga. Yang termasuk kebijakan fiskal adalah .... a. 1) dan 2) b. 2) dan 3) c. 3) dan 4) d. 3) dan 5) e. 4) dan 5) Investasi bank lesu, daya beli melemah akan berdampak kepada apresiasi rupiah terhadap mata uang asing memburuk. Kebijakan moneter yang paling tepat dilakukan pemerintah adalah .... a. Menaikkan suku bunga bank b. Membeli surat berharga c. Memberikan subsidi kepada masyarakat d. Membatasi pengeluaran negara e. Menaikkan pajak penghasilan Akibat yang ditimbulkan dari kebijakan fiskal ekspansif bila tidak diikuti dengan kebijakan moneter yang ekspansif adalah .... a. Output bertambah, suku bunga tetap b. Output bertambah, suku bunga turun c. Output bertambah, suku bunga naik d. Output turun, suku bunga naik e. Output turun, suku bunga turun Di bawah ini yang tidak termasuk jenis kebijakan moneter berhubungan dengan pengaturan jumlah uang yang beredar di masyarakat, adalah .... a. Kebijakan moneter ekspansif (Monetary Expansive Policy) b. Operasi pasar terbuka (Open Market Operation) c. Kebijakan moneter kontraktif (Monetary Contractive Policy)/ Tight Money Policy d. Fasilitas diskonto (Discount Rate) e. Meningkatkan jumlah barang di pasar output Pada saat nilai rupiah terhadap dolar mengalami pelemahan dari Rp10.500,00 menjadi Rp11.760,00 harga barang impor mengalami kenaikan. Kebijakan moneter yang dilakukan oleh Bank Indonesia adalah .... a. Memborong dolar Amerika di pasar uang untuk membayar utang b. Meningkatkan produksi barang dan jasa bagi masyarakat c. Membeli surat berharga jangka panjang di pasar modal d. Menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan e. Menurunkan suku bunga tabungan dan pinjaman Ketika kebutuhan kedelai meningkat dan petani gagal panen karena terserang hama maka pemerintah harus mengimpor kedelai dari luar negeri yang harganya lebih mahal. Kebijakan yang harus dilakukan oleh pemerintah adalah .... a. Menentukan tarif pajak kedelai lebih rendah dari sebelumnya b. Menentukan standar harga kedelai dari yang rendah sampai mahal c. Memberikan subsidi kepada petani yang menghasilkan kedelai d. Meningkatkan produktivitas kedelai dengan mengganti tanaman padi e. Membatasi impor kedelai dan meningkatkan ekspor ke luar negeri Operasi pasar terbuka dalam pengendalian uang yang beredar dalam masyarakat dapat dilakukan dengan cara .... a. Membeli surat berharga pemerintah dan Menjual surat-surat berharga pemerintah b. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menjual surat-surat berharga pemerintah c. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah d. Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Membeli surat berharga pemerintah e. Menaikkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum dan Menurunkan tingkat bunga Bank Sentral pada bank umum Perhatikan pernyataan berikut. 1). Politik diskonto 2). Menaikkan pajak 3). Politik pasar terbuka 4). Menaikkan cash ratio 5). Meningkatkan impor 6). Meningkatkan pinjaman Dari cara yang diterapkan pemerintah tersebut, yang merupakan kebijakan moneter adalah .... a. 1), 2), dan 3) b. 1), 3), dan 4) c. 2), 4), dan 5) d. 3), 4), dan 5) e. 4), 5), dan 6) Kondisi saat pemerintah sebaiknya tidak memberlakukan kebijakan fiskal maupun kebijakan moneter adalah .... a. Ekonomi mengalami deflasi b. Perekonomian berada dibawah output potensialnya c. Tidak terjadi inflasi dan tingkat pengangguran berada dibawah target tingkat pengangguran d. Tingkat pengangguran berada diatas target tingkat pengangguran e. Ekonomi mengalami inflasi Bank sentral memasok dana ke dalam cadangan perbankan sebesar Rp10 triliun, pada saat yang sama bank sentral menetapkan rasio kebutuhan cadangan sebesar 2%. Dari proses penciptaan uang, jumlah uang yang beredar dapat bertambah sebesar .... a. Rp10,2 triliun b. Rp12 triliun c. Rp50 triliun d. Rp102 triliun e. Rp500 triliun Bank X menerima tambahan deposit Rp500 juta dan menyalurkannya sebagai kredit pada nasabah A setelah dikurangi cadangan wajib perbankan 10%. Bila A menyimpan pinjamannya pada Bank Y dan bank ini menyisihkan cadangan dengan rasio yang sama, dan menyalurkan sebagai kredit, begitu seterusnya. Jumlah uang yang beredar adalah .... a. 50 juta b. 500 juta c. 1.000 juta d. 5.000 juta e. 50.000 juta Apabila GWM atau reserve requirement bank-bank umum sebesar 5%, maka multiplier deposit adalah sebesar .... a. 5 b. 10 c. 15 d. 20 e. 25 Jika GWM dinaikkan dari 5% menjadi 10 %, maka .... a. Multiplier naik menjadi 10 kali b. Multiplier turun menjadi 10 kali c. Multiplier tetap d. Multiplier naik menjadi 50 kali e. Multiplier turun menjadi 5 kali Jika defisit riil senilai Rp100 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 7.5% dan defisit nominal senilai Rp400 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp1 Triliun b. Rp2 Triliun c. Rp3 Triliun d. Rp4 Triliun e. Rp5 Triliun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,- Untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, pemerintah dalam hal ini Bank Sentral dapat menggunakan berbagai macam kebijakan moneter. Ketika terjadi inflasi salah satu kebijakan yang dikeluarkan adalah menginstruksikan bank umum untuk menambah cadangan/persediaan kas (cash ratio policy). Dampak dari penerapan kebijakan tersebut adalah .... a. Jumlah uang yang beredar akan bertambah sehingga harga barang akan mengalami penurunan b. Harga barang akan mengalami penurunan sebagai akibat jumlah uang yang beredar berkurang c. Penambah cadangan pada bank umum menimbulkan jumlah uang semakin banyak beredar d. Jumlah barang akan semakin banyak beredar sebagai akibat dari kelangkaan jumlah uang e. Penambahan jumlah barang tidak dapat dihindari karena modal perusahaan semakin bertambah Apabila diketahui bahwa Indonesia mengalami defisit anggaran nominal (nominal deficit) sebesar Rp400 Triliun, defisit anggaran riil (real deficit) sebesar Rp360 Triliun, dan total utang Indonesia mencapai Rp2.000 Triliun, maka tingkat inflasi Indonesia mencapai .... a. 0,5% b. 1,0% c. 1,5% d. 2,0% e. 2,5% Jika defisit riil senilai Rp200 Miliar dengan tingkat inflasi sebesar 10% dan defisit nominal senilai Rp800 Miliar, maka total utang akan sebesar .... a. Rp3 Triliun b. Rp4 Triliun c. Rp5 Triliun d. Rp6 Triliun e. Rp8 Triliun Berikut ini adalah berbagai kebijakan yang dapat dilakukan oleh institusi Bank Indonesia sebagai bank sentral, kecuali .... a. Operasi pasar terbuka b. Menetapkan giro wajib minimum c. Menjual saham d. Kebijakan tingkat diskonto e. Pengawasan kredit secara selektif Apabila tingkat inflasi pada 2020 adalah 10 % dan kemudian pada 2021 menjadi 7 %, manakah dari pernyataan berikut yang paling tepat? a. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga turun b. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga naik c. Tingkat inflasi turun dan tingkat harga tetap d. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga naik e. Tingkat inflasi meningkat dan tingkat harga turun Misalkan sistem perbankan memiliki Rp100.000.000,- dalam bentuk simpanan dan Rp35.000.000,- dalam bentuk cadangan, sedangkan giro wajib minimum (GWM) adalah 20% dan masyarakat diasumsikan tidak menyimpan uang dalam bentuk kas, nilai maksimum yang dapat ditambahkan oleh bank ke dalam penawaran uang adalah sebesar .... a. Rp15.000.000,- b. Rp75.000.000,- c. Rp175.000.000,- d. Rp500.000.000,- e. Rp675.000.000,-

15

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan