Syifa A

24 Juli 2022 11:10

Iklan

Syifa A

24 Juli 2022 11:10

Pertanyaan

jelaskan jenis fauna asia berdasarkan teori wallace

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

03

:

48

:

39

Klaim

1

2


Iklan

Mochammad R

26 November 2022 07:34

Hewan-hewan yang berada di Oriental dan Australis memiliki batas pertemuan yang berada di Indonesia. Misal saja, di wilayah Indonesia bagian barat, yaitu daerah dangkalan Sunda, fauna Asiatis yang ada di wilayah ini antara lain adalah gajah India, badak bercula satu, orangutan, dan beberapa reptil serta jenis burung. Sedangkan fauna yang berada pada wilayah Indonesia bagian tengah merupakan fauna endemik, misal saja anoa dan komodo. Pada wilayah Indonesia bagian timur, yaitu dangkalan Sahul, terdapat mamalia berkantung seperti halnya mamalia yang ada di Australia, seperti halnya walabi, landak irian, kuskus, kanguru pohon, dan kasuari. Dari keanekaragaman ini, dapat diketahui bahwa dahulunya wilayah Indonesia bagian barat merupakan bagian dari daratan Asia dan wilayah Indonesia bagian timur pernah menjadi satu bagian dengan Australia. Pada Jurasic Akhir (150 juta tahun lalu), Blok Sunda yang sebelumnya bergabung dengan Gondwana terpisah dan terus berkembang hingga terbawa ke wilayah tenggara Asia. Pada wilayah Indonesia bagian timur, sekitar 45 juta tahun yang lalu (Miosen Tengah), Australia dan Papua mulai bergerak dengan cepat menjauhi Antartika. Terbentuk cekungan di sekitar daerah Sulawesi dan Filipina serta jalur subduksi yang mengarah ke selatan pada area Laut Cina Selatan. Pada 15 juta tahun yang lalu (Miosen Tengah), bagian kerak samudra pada Blok Banda yang berumur lebih tua dari 120 juta tahun yang lalu mencapai jalur subduksi pada selatan Jawa. Palung berkembang ke arah timur sepanjang batas lempeng sampai bagian selatan dari Sula Spur. Australia dan Papua mendekat ke posisi sekarang ini dan lengan-lengan dari Sulawesi mulai bergabung. Pada 5 juta tahun yang lalu jalur-jalur subduksi dan gunung berapi berkembang hampir mendekati keadaan saat ini. Australia dan Papua terus bergerak ke utara. Wilayah Indonesia bagian tengah seperti halnya Sulawesi adalah wilayah peralihan. Sulawesi secara tektonik merupakan wilayah yang disusun oleh benturan dua massa kerak benua yaitu Sundaland, yang menyusun Sulawesi Barat dan Australoid, yang menyusun sebagian Sulawesi sebelah timur (Banggai‐Sula) dan tenggara (Buton). Terjepit di tengahnya adalah kerak oseanik yang kini menjadi ofiolit. Pola‐pola tektonik benturan, distribusi daratan, dan lautan akibat proses amalgamasi Sulawesi ini akan memengaruhi penghunian Sulawesi oleh fauna asal Asia dan Australia. Oleh karenanya di Sulawesi telah ditemukan perbenturan antara dua massa kerak bumi antara Sundaland dan Australoid, juga perbenturan dua dunia fauna antara fauna Asiatik dan fauna Australian TERIMA KASIH


Iklan

Salsabila M

Community

27 April 2024 06:14

<p>Teori Wallace, yang dikemukakan oleh naturalis Inggris Alfred Russel Wallace pada abad ke-19, menyatakan bahwa terdapat garis pemisah biogeografis di antara Asia dan Australia, yang kemudian dikenal sebagai Garis Wallace. Wallace menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam jenis fauna di kedua sisi garis ini. Berdasarkan teori ini, jenis fauna di Asia dapat dibagi menjadi dua kategori utama:</p><p><strong>Fauna Oriental atau Orientalis</strong>: Merupakan jenis fauna yang dominan di wilayah Asia, terutama di bagian utara dan tengah. Fauna Oriental memiliki karakteristik yang mirip dengan fauna Eropa dan Afrika, seperti harimau, badak, gajah, rusa, beruang, kera, dan berbagai jenis burung pemangsa seperti elang dan burung hantu. Wallace menyimpulkan bahwa hewan-hewan ini menyebar ke Asia melalui daratan Asia Tengah dan dapat ditemui di sebagian besar wilayah Asia daratan.</p><p><strong>Fauna Australis atau Australisasi</strong>: Merupakan jenis fauna yang dominan di wilayah timur Asia, terutama di kepulauan Nusantara (termasuk Indonesia, Papua Nugini, dan Australia). Fauna ini memiliki karakteristik yang unik dan khas, seperti kanguru, koala, kasuari, buaya air asin, dan berbagai jenis burung paruh bengkok seperti kakatua dan burung beo. Wallace menyimpulkan bahwa hewan-hewan ini berkembang di wilayah Asia Tenggara dan kemudian menyebar ke Australia melalui jembatan darat yang kini tenggelam.</p><p>Dengan demikian, berdasarkan teori Wallace, jenis fauna di Asia dapat dibedakan antara fauna Oriental yang menyebar di daratan utama Asia dan fauna Australis yang menyebar di wilayah kepulauan Asia Tenggara dan Australia.</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p><br>&nbsp;</p>

Teori Wallace, yang dikemukakan oleh naturalis Inggris Alfred Russel Wallace pada abad ke-19, menyatakan bahwa terdapat garis pemisah biogeografis di antara Asia dan Australia, yang kemudian dikenal sebagai Garis Wallace. Wallace menyimpulkan bahwa terdapat perbedaan signifikan dalam jenis fauna di kedua sisi garis ini. Berdasarkan teori ini, jenis fauna di Asia dapat dibagi menjadi dua kategori utama:

Fauna Oriental atau Orientalis: Merupakan jenis fauna yang dominan di wilayah Asia, terutama di bagian utara dan tengah. Fauna Oriental memiliki karakteristik yang mirip dengan fauna Eropa dan Afrika, seperti harimau, badak, gajah, rusa, beruang, kera, dan berbagai jenis burung pemangsa seperti elang dan burung hantu. Wallace menyimpulkan bahwa hewan-hewan ini menyebar ke Asia melalui daratan Asia Tengah dan dapat ditemui di sebagian besar wilayah Asia daratan.

Fauna Australis atau Australisasi: Merupakan jenis fauna yang dominan di wilayah timur Asia, terutama di kepulauan Nusantara (termasuk Indonesia, Papua Nugini, dan Australia). Fauna ini memiliki karakteristik yang unik dan khas, seperti kanguru, koala, kasuari, buaya air asin, dan berbagai jenis burung paruh bengkok seperti kakatua dan burung beo. Wallace menyimpulkan bahwa hewan-hewan ini berkembang di wilayah Asia Tenggara dan kemudian menyebar ke Australia melalui jembatan darat yang kini tenggelam.

Dengan demikian, berdasarkan teori Wallace, jenis fauna di Asia dapat dibedakan antara fauna Oriental yang menyebar di daratan utama Asia dan fauna Australis yang menyebar di wilayah kepulauan Asia Tenggara dan Australia.

 

 

 


 


Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

jenis tanah humus adalah jenis tanah organosol. tanah ini cocok untuk budidaya tanaman padi, nanas dan kelapa. hal ini disebabkan tingginya kandungan a. silikat b. hara c. mineral d. air

9

5.0

Jawaban terverifikasi