Raa R

25 Agustus 2021 23:22

Iklan

Raa R

25 Agustus 2021 23:22

Pertanyaan

jelaskan dan uraikan proses terjadinya penyaluran energi listrik dari pembangkit hingga sampai ke rumah

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

03

:

47

:

16

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

K. Dalilah

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

16 Februari 2022 08:57

Jawaban terverifikasi

Hallo, kakak bantu jawab yaa :) Proses penyaluran energi listrik dimulai dari pembentukan energi listrik menggunakan generator raksasa pada pembangkit listrik. Kemudian dihasilkan energi listrik dengan tegangan 6-24 kV(kiloVolt), kemudian menggunakan trafo step-up tegangan listrik akan dinaikkan menjadi 70 kV sampai dengan 500 kV untuk tegangan ekstra tinggi. Tegangan listrik ini dinaikkan dengan alasan untuk menurunkan arus listrik. Selanjutnya, tegangan 150 kV akan disalurkan ke pabrik/industri skala besar. Tegangan listrik kemudian diturunkan menjadi 20 kV untuk untuk disalurkan melalui kabel jaringan listrik bertegangan tinggi ke gardu gardu penerima. Tegangan ini dapat digunakan langsung untuk industri skala menengah. Selanjutnya tegangan listrik kemudian diturunkan kembali menjadi 220 V atau 380 V. Dari gardu penerima, listrik dialirkan menuju rumah penduduk dan disalurkan melalui kabel kabel di dalam rumah Silahkan dipahami penjelasannya, semoga membantu. Tetap semangat 👍👍


Iklan

Arya A

26 Agustus 2021 00:58

Energi listrik yang sudah dihasilkan akan dinaikkan tegangannya dari 6.000 V menjadi 500.000 V oleh transformator. Tegangan itu akan disalurkan melalui saluran listrik udara (SUTET, Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi) untuk diteruskan menuju berbagai gardu induk. Tegangan akan diturunkan dari 500.000 V menjadi 150.000 V sebelum disalurkan melalui SUTT (Saluran Udara Tegangan Tinggi) menuju gardu induk distribusi. Tegangan 150.000 V umumnya digunakan di pabrik dalam rangka menyalakan mesin berukuran besar. Tegangan 150.000 V akan diturunkan menggunakan transformator step down menjadi 20.000 V. Tegangan tersebut lalu disalurkan melalui JTM (Jaringan Tegangan Menengah) untuk didistribusikan menuju gardu-gardu induk distribusi. Tegangan 20.000 V digunakan untuk menyalakan mesin-mesin pabrik menengah. Setelah itu, tegangan akan kembali diturunkan menjadi 220 V (standar) atau 380 V. Tegangan 220 V akan disalurkan ke rumah dan perkantoran menggunakan JTR (Jaringan Tegangan Rendah).


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

Roboguru Plus

Dapatkan pembahasan soal ga pake lama, langsung dari Tutor!

Chat Tutor

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

ketika mencuci piring ibu selalu tidak lupa mematikan keran air yang mengalir sikap yang dicontohkan ibu menunjukkan bahwa menjaga ketersediaan energi merupakan suatu

9

5.0

Jawaban terverifikasi