Abiw 8

26 Mei 2024 09:06

Iklan

Abiw 8

26 Mei 2024 09:06

Pertanyaan

Jelaskan contoh ekspor pada masa kerajaan

Jelaskan contoh ekspor pada masa kerajaan

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

17

:

42

:

28

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Kevin L

Gold

26 Mei 2024 09:37

Jawaban terverifikasi

1. Ekspor pada masa kerajaan biasanya melibatkan perdagangan barang-barang seperti rempah-rempah, sutra, emas, dan peralatan militer. Contohnya adalah perdagangan antara Kerajaan Romawi dengan Kerajaan India. 2. Salah satu contoh ekspor pada masa kerajaan adalah perdagangan sutra dari Asia Tenggara ke Eropa melalui Jalur Sutra. Ini menciptakan hubungan perdagangan yang penting antara berbagai kerajaan dan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi dan budaya di wilayah tersebut. 3. Selain itu, negara-negara di Asia Tenggara juga melakukan ekspor rempah-rempah seperti lada dan cengkeh ke Eropa pada masa kerajaan. Ini memberikan pengaruh yang signifikan terhadap perdagangan global dan mempengaruhi sejarah perdagangan internasional. 4. Dalam konteks sejarah, contoh lainnya adalah ekspor emas dari Afrika ke Eropa pada masa kerajaan, yang menciptakan jalur perdagangan transatlantik yang penting. 5. Ekspor juga terjadi dalam bentuk peralatan militer antara kerajaan-kerajaan besar seperti Mesir Kuno dan Kekaisaran Romawi. Ini mencerminkan kebutuhan strategis untuk pertahanan dan penaklukan wilayah baru. 6. Dengan demikian, contoh-contoh ekspor pada masa kerajaan menunjukkan bagaimana perdagangan internasional membentuk hubungan politik, ekonomi, dan budaya antarwilayah serta mempengaruhi perkembangan sejarah dunia secara luas.jelaskan contoh ekspor pada masa kerajaan


Iklan

Nanda R

Community

27 Mei 2024 12:41

Jawaban terverifikasi

<p>Pada masa kerajaan di Indonesia, terutama selama periode kerajaan-kerajaan maritim seperti Sriwijaya, Majapahit, dan berbagai kerajaan Islam di pesisir, ekspor memainkan peran penting dalam ekonomi dan kekayaan kerajaan. Berikut adalah beberapa contoh komoditas ekspor dari masa kerajaan:</p><p><strong>Kerajaan Sriwijaya</strong></p><ol><li><strong>Rempah-rempah</strong>: Sriwijaya terkenal sebagai pusat perdagangan rempah-rempah, terutama lada dan cengkeh, yang diekspor ke berbagai negara di Asia dan Timur Tengah.</li><li><strong>Emas</strong>: Sriwijaya juga mengekspor emas yang ditemukan di wilayah Sumatra.</li></ol><p><strong>Kerajaan Majapahit</strong></p><ol><li><strong>Padi</strong>: Sebagai salah satu kerajaan agraris terbesar di Nusantara, Majapahit mengekspor padi ke berbagai daerah di luar Jawa.</li><li><strong>Rempah-rempah</strong>: Cengkeh, pala, dan lada dari wilayah Maluku dan Malaya juga diekspor melalui pelabuhan-pelabuhan Majapahit.</li><li><strong>Hasil hutan</strong>: Kayu cendana, gaharu, dan hasil hutan lainnya juga menjadi komoditas ekspor yang penting.</li></ol><p><strong>Kerajaan Malaka</strong></p><ol><li><strong>Rempah-rempah</strong>: Sebagai pusat perdagangan di Selat Malaka, kerajaan Malaka menjadi titik penting dalam perdagangan rempah-rempah, termasuk cengkeh, pala, lada, dan kayu manis.</li><li><strong>Timah</strong>: Timah dari Semenanjung Malaya menjadi salah satu komoditas ekspor utama.</li></ol><p><strong>Kerajaan Ternate dan Tidore</strong></p><ol><li><strong>Cengkeh</strong>: Ternate dan Tidore, yang terletak di Kepulauan Maluku, terkenal sebagai penghasil cengkeh, yang diekspor ke berbagai wilayah, termasuk India, Persia, dan bahkan Eropa.</li><li><strong>Pala</strong>: Selain cengkeh, pala dari Banda Neira juga diekspor.</li></ol><p><strong>Kerajaan Aceh</strong></p><ol><li><strong>Lada</strong>: Aceh menjadi pusat perdagangan lada, terutama lada hitam, yang diekspor ke Timur Tengah dan Eropa.</li><li><strong>Emas dan Perak</strong>: Aceh juga mengekspor logam mulia seperti emas dan perak.</li></ol><p><strong>Dampak Ekspor pada Masa Kerajaan</strong></p><ol><li><strong>Kemakmuran Ekonomi</strong>: Perdagangan ekspor memberikan kemakmuran ekonomi bagi kerajaan-kerajaan tersebut. Kekayaan dari perdagangan memungkinkan mereka untuk membangun infrastruktur, termasuk istana, kuil, dan pelabuhan.</li><li><strong>Hubungan Diplomatik</strong>: Ekspor dan perdagangan juga membuka jalur untuk hubungan diplomatik dengan kerajaan dan negara lain, termasuk China, India, dan berbagai negara di Timur Tengah.</li><li><strong>Penyebaran Budaya</strong>: Perdagangan ekspor membantu dalam penyebaran budaya, agama, dan teknologi antara Nusantara dan daerah lainnya.</li></ol>

Pada masa kerajaan di Indonesia, terutama selama periode kerajaan-kerajaan maritim seperti Sriwijaya, Majapahit, dan berbagai kerajaan Islam di pesisir, ekspor memainkan peran penting dalam ekonomi dan kekayaan kerajaan. Berikut adalah beberapa contoh komoditas ekspor dari masa kerajaan:

Kerajaan Sriwijaya

  1. Rempah-rempah: Sriwijaya terkenal sebagai pusat perdagangan rempah-rempah, terutama lada dan cengkeh, yang diekspor ke berbagai negara di Asia dan Timur Tengah.
  2. Emas: Sriwijaya juga mengekspor emas yang ditemukan di wilayah Sumatra.

Kerajaan Majapahit

  1. Padi: Sebagai salah satu kerajaan agraris terbesar di Nusantara, Majapahit mengekspor padi ke berbagai daerah di luar Jawa.
  2. Rempah-rempah: Cengkeh, pala, dan lada dari wilayah Maluku dan Malaya juga diekspor melalui pelabuhan-pelabuhan Majapahit.
  3. Hasil hutan: Kayu cendana, gaharu, dan hasil hutan lainnya juga menjadi komoditas ekspor yang penting.

Kerajaan Malaka

  1. Rempah-rempah: Sebagai pusat perdagangan di Selat Malaka, kerajaan Malaka menjadi titik penting dalam perdagangan rempah-rempah, termasuk cengkeh, pala, lada, dan kayu manis.
  2. Timah: Timah dari Semenanjung Malaya menjadi salah satu komoditas ekspor utama.

Kerajaan Ternate dan Tidore

  1. Cengkeh: Ternate dan Tidore, yang terletak di Kepulauan Maluku, terkenal sebagai penghasil cengkeh, yang diekspor ke berbagai wilayah, termasuk India, Persia, dan bahkan Eropa.
  2. Pala: Selain cengkeh, pala dari Banda Neira juga diekspor.

Kerajaan Aceh

  1. Lada: Aceh menjadi pusat perdagangan lada, terutama lada hitam, yang diekspor ke Timur Tengah dan Eropa.
  2. Emas dan Perak: Aceh juga mengekspor logam mulia seperti emas dan perak.

Dampak Ekspor pada Masa Kerajaan

  1. Kemakmuran Ekonomi: Perdagangan ekspor memberikan kemakmuran ekonomi bagi kerajaan-kerajaan tersebut. Kekayaan dari perdagangan memungkinkan mereka untuk membangun infrastruktur, termasuk istana, kuil, dan pelabuhan.
  2. Hubungan Diplomatik: Ekspor dan perdagangan juga membuka jalur untuk hubungan diplomatik dengan kerajaan dan negara lain, termasuk China, India, dan berbagai negara di Timur Tengah.
  3. Penyebaran Budaya: Perdagangan ekspor membantu dalam penyebaran budaya, agama, dan teknologi antara Nusantara dan daerah lainnya.

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

1. Jelaskan akibat keberagaman masyarakat Indonesia! 2. Jelaskan dan berilah masing-masing dua contoh akibat positif dari konflik yang terjadi dalam masyarakat! 3. Jelaskan macam-macam konflik yang terjadi akibat keberagaman masyarakat dan berilah contohnya! 4. Mengapa dalam masyarakat yang memiliki keberagaman diperlukan harmoni? 5. Indonesia merupakan negara yang kaya akan keberagaman baik dilihat dari agama, suku, ras, bahasa, dan budaya. Berdasarkan pernyataan tersebut, apa yang dapat kalian lakukan untuk menjaga keberagaman supaya terhindar dari konflik?

17

0.0

Jawaban terverifikasi

26. Ciri" masyarakat lembaga abad 21 27. 3 pilar fondasi dalam berinteraksi dan dana digital 28. Kemampuan pengangkutan barang dagangan bisa menjadi optimal dan efisien, hal ini merupakan kemajuan teknologi dalam sistem perdagangan di bidang 29. Maksud kartu kredit 30. Manfaat penggunaan teknologi informasi di bidang perdagangan bagi masyarakat 31. Keuntungan menggunakan ATM dan kartu debit dalam pembayaran 32. Prinsip" sistem pembayaran yang di terapkan oleh bank indonesia dan mencegah terjadinya kegiatan praktek monopoli dalam industri sistem perdagangan 33. Tujuan dari lembaga OJK 34. Maksud cek bank 35. Kelebihan uang elektronik sebagai alat pembayaran 36. Penyebab dari rendahnya tingkat presentase penggunaan layanan keuangan di indonesia di bandingkan dengan negara lain di ASEAN 37. Maksud dengan flash livevitate dalam tingkatan kemampuan literasi keuangan 38. Cara meningkatkan akses keuangan digital di indonesia yang masih rendah 39. Maksud dengan while literate 40. Tujuan dari adanya literasi keuangan 41. Penyebab perubahan sosial yang terkait dengan fenomena globalisasi 42. Seringkali terdapat beberapa kesalahpahaman konsep mengenal modernisasi di masyarakat, salah satunya menganggap jika modern adalah dengan 43. contoh perilaku yg bisa kita lakukan dalam kesendirian untuk ikut menjaga tradisi di kearifan lokal Nusantara 44. perubahan sosial merupakan penekanan kondisi teknologi yang menyebabkan perubahan pada aspek tertentu dalam kehidupan sosial manusia, definisi trsbt merupakan pendapat dari siapa 45. perubahan sosial yang berpengaruh kecil terhadap kehidupan manusia 46. fungsi asli uang 47. pengertian lending dlm per bank - an 48. beberapa kegiatan yang dilakukan keuangan 49. sebutkan pengertian dari : 1. asuransi 2. lesing 3.inden 4. sewa 50. peran bank dlm menyalurkan kredit ke nasabah

18

5.0

Jawaban terverifikasi