Nur A

13 Januari 2020 02:33

Iklan

Nur A

13 Januari 2020 02:33

Pertanyaan

jelaskan cara burung bernafas disaat hinggap dan saat terbang.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

07

:

58

:

25

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

D. Anggita

28 Desember 2021 05:56

Jawaban terverifikasi

Halo Nur, kakak bantu jawab ya! Ketika burung hinggap burung akan menggunakan paru-parunya untuk melakukan proses pernapasan, sedangkan pada saat terbang pernapasan burung dibantu oleh kantong-kantong udara dikarenakan gerakan otot sayap menekan paru-paru, sehingga menghambat masuknya udara. Paru-paru burung berjumlah sepasang dan letaknya di dalam rongga dada yang dilindungi oleh tulang rusuk. Paru-paru burung juga diselimuti oleh selaput bernama pleura dan berhubungan dengan kantong-kantong udara yang berjumlah 9 (Dua kantong udara terletak di leher, satu di antartulang selangka, dua di rongga dada bagian depan, dua di rongga dada bagian belakang dan dua di perut). Mekanisme pernapasan pada burung dibagi menjadi dua, yaitu saat sedang beristirahat (hinggap) dan saat terbang. Pada waktu istirahat, fase inspirasi terjadi ketika tulang rusuk bergerak ke bawah. Akibatnya, rongga dada membesar dan paru-paru mengembang. Paru-paru yang mengembang menyebabkan udara masuk. Kemudian, udara yang kaya oksigen sebagian diserap oleh paru-paru dan terjadi pertukaran gas. Sementara itu, sebagian lagi dialirkan menuju kantong udara bagian belakang. Nah, udara yang sudah ada di kantong udara bagian belakang mengalir lagi ke paru-paru dan menuju kantong udara bagian depan. Di sana, udara sudah tidak banyak mengandung oksigen. Fase ekspirasi terjadi ketika tulang rusuk kembali ke posisi semula, rongga dada mengecil, dan paru-paru mengempis. Akibatnya, udara dari kantong udara masuk ke paru-paru. Di sana, juga berlangsung proses pertukaran gas O2 dengan CO2 secara difusi. Udara yang mengandung CO2 akan dikeluarkan melalui paru-paru, menuju trakea, dan berakhir melewati hidung. Pada waktu terbang, pernapasan burung dibantu oleh kantong-kantong udara. Hal ini karena saat mengepakkan sayap, gerakan otot sayap menekan paru-paru, sehingga menghambat masuknya udara. Ketika sayap diangkat ke atas, terjadilah fase inspirasi. Kantong udara bagian ketiak mengembang, sedangkan kantong udara di antartulang korakoid terjepit. Udara luar masuk ke kantong udara di ketiak dan mengalir masuk ke kantong udara di perut. Sebagian kecil udara akan dialirkan ke paru-paru dan kantong udara yang lain. Selanjutnya, kantong-kantong udara tersebut kemudian mengempis dan udara akan masuk ke paru-paru untuk proses difusi. Ketika sayap diturunkan, dimulailah fase ekspirasi. Kantong udara bagian ketiak terjepit, sedangkan kantong udara di antartulang korakoid mengembang. Oleh karena kantong udara di ketiak terjepit, maka udara yang sebelumnya ada di sana mengalir ke paru-paru. Di sana terjadi proses pertukaran gas. Udara dari paru-paru kemudian mengisi kantong udara bagian dada, sehingga kantong udara di dada mengembang. Selanjutnya, udara kotor dialirkan keluar melalui bronkus, trakea, lalu ke hidung. Semoga jawabannya membantu ya!


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

jelaskan mekanisme pernapasan perut

2

5.0

Jawaban terverifikasi