M. K

12 Februari 2022 13:02

Iklan

M. K

12 Februari 2022 13:02

Pertanyaan

jelaskan bagaimana perkembangan ekonomi selama masa demokrasi parlementer dari mulai a. gunting Syarifuddin sampai e. RPLTI

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

17

:

07

:

17

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

D. Susyanti

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang

09 Maret 2022 14:49

Jawaban terverifikasi

Hai Faris, Kaka bantu jawab yaa. Indonesia masa demokrasi parlementer mengalami banyak kendala yang dilatarbelakangi ketidakstabilan politik. Kebijakan dari beberapa tokoh Indonesia berhasil menstabilkan perekonomian Indonesia mulai dari menguatnya mata uang Indonesia, hingga bantuan keuangan kepada masyarakat bawah. Beberapa kebijakan juga tidak berjalan lancar karena masalah politik yang ruyam. Untuk lebih jelasnya, yukk pahami penjelasan berikut ini. Perekonomian Indonesia selama masa demokrasi liberal mengalami kendala yang cukup berat sebagai negara yang baru merdeka. Pemerintah mengupayakan beragam kebijakan untuk memperbaiki kondisi ekonomi Indonesia dengan: 1) Kebijakan Gerakan Benteng yang diterapkan mulai bulan April 1950. Kebijakan ini memberikan ban9uan kepada penguasa pribumi agar ikut berpartisipasi dalam pembangunan nasional. Ditinjau dari pengendalian nasional, program ini berjalan cukup berhasil, tahun 1955 sekitar 70% perdagangan impor dilakukan oleh penguasaha pribumi. 2)Kebijakan Gunting Syafruddin dan Serifika Devisa oleh Syafruddin Prawiranegara. Gunting Syafruddin yakni memotong nilai uang untuk menanggulangi defisit anggaran negara, Sedangkan, sertifikat devisa ditunjukkan kepada importir yang wajib membeli Sertifikat Devisa dengan nilai sesuai harga barang yang akan diimpor ke Indonesia. Kebijakan ini mampu menguatkan mata uang negara dengan cepat dan menekan kenaikan harga barang kebutuhan pokok. 3) Nasionalisasi perusahaan asing, kebijakan ini diawali dengan nasionalisasi De Javasche Bank yang diumumkan pada 15 Desember 1951. Kebijakan membuat Indonesia memiliki Bank Sentral dan memberikan bantuan kepada lapisan masyarakat bawah untuk mendapatkan pinjaman modal. 4) Sistem ekonomi Ali-Baba, bertujuan menciptakan kerja sama antara penguasa Cina (Baba) dengan penguasa lokal (Ali) dengan memberikan pelatihan dari penguasa Baba kepada penguasah Ali. Sayangnya, kebijakan ini tidak berjalan seperti yang diharapkan karena banyaknya penguasaha loka yang mengalihkan usahanya kepada penguasaha asing. 5) RPLT atau Rencana Pembangunan Lima Tahun yang bertujuan untuk pembangunan nasional. Namun, kebijakan ini tidak berjalan lancar karena depresi ekonomi Amerika dan Eropa menyebabkan merosotnya ekspor Indonesia. Selain itu, adanya ketegangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang merasa pembangunan tidak merata. Semoga membantu!


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

5

5.0

Jawaban terverifikasi