Rahmat S

13 Juni 2022 14:43

Iklan

Rahmat S

13 Juni 2022 14:43

Pertanyaan

Jelaskan apa yang akan anda lakukan jika hidup pada masa perjuangan pangeran diponegoro dan tuanku iman bongol !

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

11

:

53

:

34

Klaim

2

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

P. SRI

Mahasiswa/Alumni Universitas Jambi

14 Juni 2022 13:01

Jawaban terverifikasi

Jawabannya adalah ikut berjuang mempertahankan wilayah nusantara dari ancaman campur tangan bangsa asing yang berniat untuk menguras kekayaan negeri. Pangeran Diponegoro merupakan pemimpin Perang Diponegoro. Sedangkan Tuanku Imam Bonjol merupakan pemimpin Perang Paderi. Kedua pemimpin tersebut berjuang pada wilayah yang berbeda, akan tetapi berlangsung pada waktu yang bersamaan. Hubungan antara Perang Paderi (1821 - 1838) dan Perang Diponegoro (1825 - 1830) adalah sebagai berikut. Daerah Sumatera Barat merupakan salah satu pusat pergerakan kebangkitan Islam di Indonesia. Gerakan Kebangkitan Islam itu dibawa oleh para tokoh ulama yang kembali dari Mekkah. Kelompok ini dikenal dengan Kaum Paderi. Mereka menginginkan terjadinya kebangkitan Islam di Indonesia. Akan tetapi keinginan mereka tidak sejalan dengan Kaum Adat atau kaum Penghulu. Dan Belanda pun mempergunakan keadaan untuk mengadu domba kedua kaum tersebut. Belanda memihak kepada kaum Adat dan melakukan perlawanan melawan Kaum Paderi. Perlawanan antara Kaum Paderi dengan Belanda tersebut terjadi pada tahun 1821. Kaum Paderi dipimpin oleh Tuanku Imam Bonjol. Pada awalnya perlawanan tersebut mampu membuat Belanda terjepit. Karena pada saat yang bersamaan, Belanda sedang menghadapi perlawanan dari Pangeran Diponegoro (1825 - 1830). Sehingga akhirnya Belanda mengajak Kaum Paderi untuk berdamai pada tanggal 15 November 1825. Setelah perdamaian dengan kaum Paderi, Belanda kembali berkonsentrasi melawan Pangeran Diponegoro. Dan setelah berhasil menangkap dan mengucilkan Pangeran Diponegoro, Belanda kembali melakukan penyerangan terhadap kaum Paderi. Yang pada saat itu didukung oleh Kaum Adat dan pasukan dari Aceh. Meskipun lawan yang dihadapi Belanda sangat kuat, pada akhirnya Belanda lah yang memenangkan pertempuran dengan menerapkan sistem pertahanan Benteng Stelsel. Perilaku Pangeran Diponegoro dan Tuanku Imam Bonjol yang dapat dicontoh juga sikap rela berkorbannya dan lebih mementingkan kepentingan umum. Perjuanganya melawan kolonial sama sekali tidak gampang. Namun, mereka rela berkorban turun langsung dalam perang untuk mengusir Belanda. Sehingga jika kita berada pada masa tersebut tentu sebaiknya kita ikut berjuang bersama mereka melawan penjajah yang mengancam dan merusak bangsa. Jadi yang akan saya lakukan jika hidup pada masa perjuangan Pangeran Diponegoro dan Tuanku Imam Bonjol yaitu ikut berjuang mempertahankan wilayah nusantara dari ancaman campur tangan bangsa asing yang berniat untuk menguras kekayaan negeri.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

16

5.0

Jawaban terverifikasi