Celine K

15 Juli 2022 14:46

Iklan

Celine K

15 Juli 2022 14:46

Pertanyaan

Jalannya penumpasan pemberontakan PRRI/Permesta tidak setegang yang dibayangkan banyak orang dalam sebuah operasi militer karena . . . . a. pemberontak memang hanya main-main b. yang dihadapi adalah teman seperjuangan c. banyak pelawak yang ikut berjuang d. pemberontakan memang bisa diselesaikan secara santai

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

12

:

21

:

22

Klaim

6

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

T. Teaching.Assistant.Shilvii

25 Januari 2023 13:35

Jawaban terverifikasi

<p>Jawaban yang paling tepat adalah b. yang dihadapi adalah teman seperjuangan.</p><p>&nbsp;</p><p>Pemberontakan PRRI/Permesta dimulai ketika terjadi reuni eks Divisi Banteng yang diprakarsai olej Jusuf Nur, Kapten Jumhur, Letnan Sutan Badar Gaffar dan Ramawi Izhar. Divisi Banteng ini merupakan divisi TNI yang pernah berjuang pada masa perang kemerdekaan Sumatera Tengah dan bertanggung jawab mempertahankan wilayah Sumatera Barat dan Riau. Dalam reuni tersebut awalnya mereka hanya membahas mengenai nasib bekas pejuang, namun kemudian menjurus ke masalah nasional. Mereka berpendapat jika perjalanan Bangsa makin menjauh dari cita-cita yang dicetuskan dalam Perang Kemerdekaan.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Untuk menyelesaikan masalah tersebut pemerintah menempuh jalur musyawarah pada 10-14 September 1957. Kemudian pada 25 November 1957 pemerintah kembali mengundang tokoh naisonal dan daerah untuk menyelenggarakan musyawarah lanjutan. Tujuan dilakannya musyawarah adalah untuk membahas dan merumuskan usaha pembangunan sesuai dengan keinginan daerah. Namun usulan tersebut tidak membuahkan hasil hingga akhirnya dilakukan proklamasi PRRI pada 15 Februari 1955 di Padang. Menjawab hal tersebut, pemerintah melakukan perasi penumpasan PRRI dan Permesta. Penumpasan berjalan cukup lancar karena banyak tokoh yang akhirnya menyerah dan dipengaruhi oleh faktor teman seperjuangan dalam memperoleh kemerdekaan.</p><p>&nbsp;</p><p>Berdasarkan penjabaran di atas, jawaban yang paling tepat adalah b. yang dihadapi adalah teman seperjuangan.</p>

Jawaban yang paling tepat adalah b. yang dihadapi adalah teman seperjuangan.

 

Pemberontakan PRRI/Permesta dimulai ketika terjadi reuni eks Divisi Banteng yang diprakarsai olej Jusuf Nur, Kapten Jumhur, Letnan Sutan Badar Gaffar dan Ramawi Izhar. Divisi Banteng ini merupakan divisi TNI yang pernah berjuang pada masa perang kemerdekaan Sumatera Tengah dan bertanggung jawab mempertahankan wilayah Sumatera Barat dan Riau. Dalam reuni tersebut awalnya mereka hanya membahas mengenai nasib bekas pejuang, namun kemudian menjurus ke masalah nasional. Mereka berpendapat jika perjalanan Bangsa makin menjauh dari cita-cita yang dicetuskan dalam Perang Kemerdekaan. 

 

Untuk menyelesaikan masalah tersebut pemerintah menempuh jalur musyawarah pada 10-14 September 1957. Kemudian pada 25 November 1957 pemerintah kembali mengundang tokoh naisonal dan daerah untuk menyelenggarakan musyawarah lanjutan. Tujuan dilakannya musyawarah adalah untuk membahas dan merumuskan usaha pembangunan sesuai dengan keinginan daerah. Namun usulan tersebut tidak membuahkan hasil hingga akhirnya dilakukan proklamasi PRRI pada 15 Februari 1955 di Padang. Menjawab hal tersebut, pemerintah melakukan perasi penumpasan PRRI dan Permesta. Penumpasan berjalan cukup lancar karena banyak tokoh yang akhirnya menyerah dan dipengaruhi oleh faktor teman seperjuangan dalam memperoleh kemerdekaan.

 

Berdasarkan penjabaran di atas, jawaban yang paling tepat adalah b. yang dihadapi adalah teman seperjuangan.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

8

5.0

Jawaban terverifikasi