Adrian B

29 Mei 2024 11:05

Iklan

Iklan

Adrian B

29 Mei 2024 11:05

Pertanyaan

indonesia di anggap sebagai negara tertinggi yang mengalami kasus difleri yang di sebabkan oleh

indonesia di anggap sebagai negara tertinggi yang mengalami kasus difleri yang di sebabkan oleh


5

2


Iklan

Iklan

Navniaaa N

30 Mei 2024 05:12

<p>secara singkat Indonesia menjadi salah satu negara yang tingkat penyakit difteri tinggi saat ini hal itu ditandai oleh kurangnya pengawasan pemerintah terhadap kesehatan rakyat Indonesia dan vaksin maupun imunisasi sejak dini...</p><p>Difteri adalah infeksi menular yang disebabkan oleh corynebacterium diptheria yang ditandai dengan sakit tenggorokan, demam, dan pembentukan lapisan amandel dan tenggorokan. Dalam kasus yang parah, infeksi dapat menyebar ke organ lain seperti jantung dan sistem saraf. Difteri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, mulai dari negara maju hingga negara berkembang, akibat globalisasi yang memungkinkan terjadinya perpindahan penduduk dari satu tempat ke tempat lain. Penyakit ini menyerang usia 0 hingga 60 tahun.</p><p>&nbsp;</p><p>Untuk mencegah penyakit tersebut, Indonesia telah melaksanakan Program Perluasan Imunisasi (EPI) sejak tahun 1976 dan telah melakukan vaksinasi Difteri Pertusis Tetanus (DPT) tiga dosis pada bayi dengan cakupan tinggi. Dengan kata lain, program imunisasi telah dilakukan sejak lebih dari 5 dekade. Vaksin untuk imunisasi difteri ada tiga jenis, yaitu vaksin Difteri Pertusis Tetanus-Hepatitis B- Hemophilus Influenza tipe B (DPT-HB-Hib), Difteri Tetanus (DT), dan Tetanus difteri (Td) yang diberikan pada usia berbeda. .&nbsp;</p><p>&nbsp;</p><p>Dari laporan ini, kami berasumsi bahwa terjadinya wabah difteri mungkin berhubungan dengan kesenjangan imunitas, yang didefinisikan sebagai defisiensi imunitas pada populasi di suatu wilayah. Kekurangan ini sebenarnya disebabkan oleh penumpukan kelompok rentan terhadap penyakit difteri, karena kelompok tersebut belum mendapatkan vaksinasi atau imunisasi yang tidak lengkap. Namun cakupan imunisasi yang tidak memadai menyebabkan penyakit difteri meningkat. Selain itu, di beberapa daerah di Indonesia terdapat resistensi terhadap imunisasi yang dapat menyebabkan peningkatan kasus. Agama menjadi salah satu keberatan yang mempengaruhi pengambilan keputusan mengenai vaksinasi..</p><p>&nbsp;</p><p>Menyikapi hal tersebut, seharusnya Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melaksanakan Outbreak Response Immunization (ORI) untuk mencegah penularan penyakit difteri yang dilaksanakan pada anak usia 1 hingga 19 tahun pada bulan Desember 2017 hingga Januari 2018 di sekolah, puskesmas, dan fasilitas kesehatan lainnya; dan kemudian pemeriksaan lanjutan dilakukan enam bulan kemudian,, begitu seterusnya.</p>

secara singkat Indonesia menjadi salah satu negara yang tingkat penyakit difteri tinggi saat ini hal itu ditandai oleh kurangnya pengawasan pemerintah terhadap kesehatan rakyat Indonesia dan vaksin maupun imunisasi sejak dini...

Difteri adalah infeksi menular yang disebabkan oleh corynebacterium diptheria yang ditandai dengan sakit tenggorokan, demam, dan pembentukan lapisan amandel dan tenggorokan. Dalam kasus yang parah, infeksi dapat menyebar ke organ lain seperti jantung dan sistem saraf. Difteri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, mulai dari negara maju hingga negara berkembang, akibat globalisasi yang memungkinkan terjadinya perpindahan penduduk dari satu tempat ke tempat lain. Penyakit ini menyerang usia 0 hingga 60 tahun.

 

Untuk mencegah penyakit tersebut, Indonesia telah melaksanakan Program Perluasan Imunisasi (EPI) sejak tahun 1976 dan telah melakukan vaksinasi Difteri Pertusis Tetanus (DPT) tiga dosis pada bayi dengan cakupan tinggi. Dengan kata lain, program imunisasi telah dilakukan sejak lebih dari 5 dekade. Vaksin untuk imunisasi difteri ada tiga jenis, yaitu vaksin Difteri Pertusis Tetanus-Hepatitis B- Hemophilus Influenza tipe B (DPT-HB-Hib), Difteri Tetanus (DT), dan Tetanus difteri (Td) yang diberikan pada usia berbeda. . 

 

Dari laporan ini, kami berasumsi bahwa terjadinya wabah difteri mungkin berhubungan dengan kesenjangan imunitas, yang didefinisikan sebagai defisiensi imunitas pada populasi di suatu wilayah. Kekurangan ini sebenarnya disebabkan oleh penumpukan kelompok rentan terhadap penyakit difteri, karena kelompok tersebut belum mendapatkan vaksinasi atau imunisasi yang tidak lengkap. Namun cakupan imunisasi yang tidak memadai menyebabkan penyakit difteri meningkat. Selain itu, di beberapa daerah di Indonesia terdapat resistensi terhadap imunisasi yang dapat menyebabkan peningkatan kasus. Agama menjadi salah satu keberatan yang mempengaruhi pengambilan keputusan mengenai vaksinasi..

 

Menyikapi hal tersebut, seharusnya Kementerian Kesehatan Republik Indonesia melaksanakan Outbreak Response Immunization (ORI) untuk mencegah penularan penyakit difteri yang dilaksanakan pada anak usia 1 hingga 19 tahun pada bulan Desember 2017 hingga Januari 2018 di sekolah, puskesmas, dan fasilitas kesehatan lainnya; dan kemudian pemeriksaan lanjutan dilakukan enam bulan kemudian,, begitu seterusnya.


Iklan

Iklan

Nanda R

Gold

30 Mei 2024 13:07

<p>Difteri adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae. Meskipun Indonesia telah mengalami kasus difteri dalam beberapa tahun terakhir, menyebabkan kekhawatiran kesehatan masyarakat, Indonesia tidak dianggap sebagai negara tertinggi dalam hal kasus difteri. Kasus difteri telah terjadi di banyak negara di seluruh dunia, terutama di mana vaksinasi tidak seefektif yang dibutuhkan atau akses terhadap perawatan kesehatan terbatas.</p><p>Penting untuk dicatat bahwa upaya vaksinasi dan pencegahan penyakit ini sangat penting dalam menangani penyebaran difteri. Di Indonesia, seperti di banyak negara lain, pemerintah dan organisasi kesehatan bekerja untuk meningkatkan cakupan vaksinasi dan menyediakan perawatan yang tepat bagi mereka yang terkena penyakit ini.</p>

Difteri adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh bakteri Corynebacterium diphtheriae. Meskipun Indonesia telah mengalami kasus difteri dalam beberapa tahun terakhir, menyebabkan kekhawatiran kesehatan masyarakat, Indonesia tidak dianggap sebagai negara tertinggi dalam hal kasus difteri. Kasus difteri telah terjadi di banyak negara di seluruh dunia, terutama di mana vaksinasi tidak seefektif yang dibutuhkan atau akses terhadap perawatan kesehatan terbatas.

Penting untuk dicatat bahwa upaya vaksinasi dan pencegahan penyakit ini sangat penting dalam menangani penyebaran difteri. Di Indonesia, seperti di banyak negara lain, pemerintah dan organisasi kesehatan bekerja untuk meningkatkan cakupan vaksinasi dan menyediakan perawatan yang tepat bagi mereka yang terkena penyakit ini.


Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

apakah yang dimaksud perubahan dalam kebijakan luar negeri di Indonesia? bagaimana langkah-langkah yang dapat diambil untuk memperkuat hubungan diplomatik dan kerja sama internasional?

5

0.0

Jawaban terverifikasi