Zil Z

21 Februari 2024 13:28

Iklan

Iklan

Zil Z

21 Februari 2024 13:28

Pertanyaan

Halo, tolong bantu jawab yaa. Saya tunggu dan terima kasih

Halo, tolong bantu jawab yaa. Saya tunggu dan terima kasih

alt

6

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Iklan

Nanda R

Gold

22 Februari 2024 00:05

Jawaban terverifikasi

<p>Kenaikan indeks harga konsumen, terutama di sektor pangan, dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Beberapa penyebab utama meliputi:</p><p><strong>Permintaan Tinggi:</strong> Jika permintaan atas produk pangan meningkat secara signifikan, terutama melebihi pasokan yang tersedia, maka harga dapat naik sebagai respons terhadap keseimbangan antara permintaan dan pasokan.</p><p><strong>Ketersediaan dan Produksi:</strong> Gangguan dalam produksi pangan atau masalah terkait ketersediaan, seperti cuaca buruk, bencana alam, atau masalah pertanian, dapat mengurangi pasokan dan menyebabkan kenaikan harga.</p><p><strong>Biaya Produksi Meningkat:</strong> Kenaikan biaya produksi, seperti harga pupuk, bahan bakar, atau tenaga kerja, dapat mendorong produsen pangan untuk menaikkan harga guna menjaga profitabilitas.</p><p><strong>Fluktuasi Mata Uang:</strong> Perubahan nilai mata uang dapat mempengaruhi harga impor dan ekspor pangan. Depresiasi mata uang dapat meningkatkan biaya impor dan menaikkan harga produk pangan yang diimpor.</p><p><strong>Kenaikan Harga Energi:</strong> Harga energi yang tinggi dapat meningkatkan biaya transportasi dan produksi, yang pada gilirannya dapat menciptakan tekanan harga di sektor pangan.</p><p><strong>Kenaikan Harga Bahan Baku:</strong> Kenaikan harga bahan baku yang digunakan dalam produksi pangan, seperti gandum, jagung, atau minyak kelapa sawit, dapat mempengaruhi harga akhir produk pangan.</p><p><strong>Ketidakstabilan Pasar Global:</strong> Peristiwa-peristiwa global, seperti krisis ekonomi atau ketidakstabilan politik di negara-negara produsen atau eksportir utama, dapat menciptakan fluktuasi harga di pasar global dan memengaruhi harga pangan di berbagai negara.</p>

Kenaikan indeks harga konsumen, terutama di sektor pangan, dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor. Beberapa penyebab utama meliputi:

Permintaan Tinggi: Jika permintaan atas produk pangan meningkat secara signifikan, terutama melebihi pasokan yang tersedia, maka harga dapat naik sebagai respons terhadap keseimbangan antara permintaan dan pasokan.

Ketersediaan dan Produksi: Gangguan dalam produksi pangan atau masalah terkait ketersediaan, seperti cuaca buruk, bencana alam, atau masalah pertanian, dapat mengurangi pasokan dan menyebabkan kenaikan harga.

Biaya Produksi Meningkat: Kenaikan biaya produksi, seperti harga pupuk, bahan bakar, atau tenaga kerja, dapat mendorong produsen pangan untuk menaikkan harga guna menjaga profitabilitas.

Fluktuasi Mata Uang: Perubahan nilai mata uang dapat mempengaruhi harga impor dan ekspor pangan. Depresiasi mata uang dapat meningkatkan biaya impor dan menaikkan harga produk pangan yang diimpor.

Kenaikan Harga Energi: Harga energi yang tinggi dapat meningkatkan biaya transportasi dan produksi, yang pada gilirannya dapat menciptakan tekanan harga di sektor pangan.

Kenaikan Harga Bahan Baku: Kenaikan harga bahan baku yang digunakan dalam produksi pangan, seperti gandum, jagung, atau minyak kelapa sawit, dapat mempengaruhi harga akhir produk pangan.

Ketidakstabilan Pasar Global: Peristiwa-peristiwa global, seperti krisis ekonomi atau ketidakstabilan politik di negara-negara produsen atau eksportir utama, dapat menciptakan fluktuasi harga di pasar global dan memengaruhi harga pangan di berbagai negara.


Iklan

Iklan

lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke Forum

Biar Robosquad lain yang jawab soal kamu

Tanya ke Forum

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Bank dan Lembaga Keuangan Non- Bank berbeda. Perbedaannya adalah a. bank di bawah bidang Kementerian Keuangan, Lembaga Keuangan Non-Bank di bawah binaan Bank Indonesia b. bank merupakan lembaga keuang- an yang resmi, Lembaga Keuang- an Non-Bank merupakan lem- baga keuangan yang tidak resmi C. bank merupakan lembaga peme- rintah, Lembaga Keuangan Non-Bank merupakan lembaga swasta d. bank merupakan lembaga keuang- an pokok, Lembaga Keuangan Non-Bank merupakan lembaga keuangan penunjang e. bank berada di bawah tanggung jawab Bank Indonesia, Lembaga Keuangan Non-Bank di bawah Kementerian Keuangan

0

0.0

Jawaban terverifikasi