Nurul A

11 Februari 2020 09:16

Iklan

Nurul A

11 Februari 2020 09:16

Pertanyaan

Emosi,rasa sakit,ketakutan mempengaruhi kecepatan bernafas jelaskan

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

01

:

45

:

29

Klaim

5

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

A. Ertando

Mahasiswa/Alumni Universitas Sebelas Maret

10 Januari 2022 06:09

Jawaban terverifikasi

Halo Nurul A, kakak coba bantu jawab ya :) Emosi, rasa sakit, dan ketakutan membuat frekuensi pernapasan menjadi lebih tinggi. Ketika seseorang dihadapkan dengan ketiga kondisi tadi, bagian amigdala otak akan mengaktifkan sistem saraf dan mengirimkan sinyal ke area otak lain untuk memulai respon 𝘧π˜ͺ𝘨𝘩𝘡-𝘰𝘳-𝘧𝘭π˜ͺ𝘨𝘩𝘡. Respon ini juga membuat beberapa organ seperti paru-paru bekerja lebih cepat sehigga membuat frekuensi pernapasan menjadi lebih tinggi. Respon 𝘧π˜ͺ𝘨𝘩𝘡-𝘰𝘳-𝘧𝘭π˜ͺ𝘨𝘩𝘡 merupakan respon tubuh saat menghadapi bahaya yang membuat seseorang memilih antara melawan (𝘧π˜ͺ𝘨𝘩𝘡) atau berlari (𝘧𝘭π˜ͺ𝘨𝘩𝘡) dengan membuat perubahan hormon dan fisiologis tubuh. Semoga jawabannya membantu ya!


Iklan

Rizkikazahra R

16 Februari 2020 09:26

emosi, rasa sakit, dan ketakutan mempengaruhi kecepatan bernafas karena menyebabkan terjadinya impuls yang merangsang pusat pernafasan sehingga penghirupan udara semakin kuat


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

jelaskan mekanisme pernapasan perut

3

5.0

Jawaban terverifikasi