Meyla A

07 Januari 2024 13:36

Iklan

Meyla A

07 Januari 2024 13:36

Pertanyaan

Dinda memiliki biro jasa perjalanan memiliki harta tetap berupa lemari arsip dengan harga perolehan sebesar Rp12.000.000,00. Harta tetap tersebut dibelinya 2 tahun yang lalu dan di akhir periode dicatat dengan nilai penyusutan menggunakan metode garis lurus. Akhir tahun ini Dinda akan melakukan laporan keuangan dan saat melakukan pencatatan penyusutan, Dinda harus menggunakan metode penyusutan yang sama dengan sebelumnya. Hal ini sesuai

Dinda memiliki biro jasa perjalanan memiliki harta tetap berupa lemari arsip dengan harga perolehan sebesar Rp12.000.000,00. Harta tetap tersebut dibelinya 2 tahun yang lalu dan di akhir periode dicatat dengan nilai penyusutan menggunakan metode garis lurus. Akhir tahun ini Dinda akan melakukan laporan keuangan dan saat melakukan pencatatan penyusutan, Dinda harus menggunakan metode penyusutan yang sama dengan sebelumnya. Hal ini sesuai 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

21

:

39

:

56

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

Kevin L

Gold

07 Januari 2024 14:35

Jawaban terverifikasi

Dari pertanyaan yang diberikan, topik yang sedang dibahas adalah tentang penyusutan aset tetap menggunakan metode garis lurus dalam konteks akuntansi. Metode garis lurus adalah metode penyusutan yang paling sederhana dan paling sering digunakan. Dalam metode ini, biaya penyusutan dianggap sama untuk setiap periode selama umur ekonomis aset. Penjelasan: 1. Pertama, kita perlu mengetahui formula untuk menghitung penyusutan menggunakan metode garis lurus. Formula tersebut adalah: Penyusutan = (Harga Perolehan - Nilai Residu) / Umur Ekonomis. 2. Dalam kasus ini, kita tidak diberikan informasi tentang nilai residu dan umur ekonomis lemari arsip tersebut. Namun, kita tahu bahwa lemari arsip tersebut dibeli 2 tahun yang lalu dengan harga perolehan Rp12.000.000,00. 3. Karena Dinda harus menggunakan metode penyusutan yang sama dengan sebelumnya, maka kita bisa asumsikan bahwa nilai residu dan umur ekonomis lemari arsip tersebut sama dengan sebelumnya. 4. Namun, tanpa informasi tersebut, kita tidak bisa menghitung nilai penyusutan lemari arsip tersebut. Kesimpulan: Tanpa informasi tentang nilai residu dan umur ekonomis lemari arsip tersebut, kita tidak bisa menghitung nilai penyusutan lemari arsip tersebut menggunakan metode garis lurus. Namun, Dinda harus menggunakan metode penyusutan yang sama dengan sebelumnya, yang sesuai dengan prinsip konsistensi dalam akuntansi. Prinsip ini mengharuskan perusahaan untuk menggunakan metode yang sama dari periode ke periode untuk memudahkan perbandingan dan analisis. Semoga penjelasan ini membantu Anda 🙂


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Salah satu faktor penghambat perdagangan internasional adalah ....

35

5.0

Jawaban terverifikasi