Putri R

18 November 2021 23:55

Iklan

Putri R

18 November 2021 23:55

Pertanyaan

Didi adalah seorang siswa 50 Gemilang. Dalam keluargonya Didi difenal sebagai anat pendiam atau introvert, pintar dan sopan. Didi mendapat kasih sayang yang penuh olari orang tuanya hidup di lingkungan orang yang memiliti intelectual tinggi. Didi termasuk anak dan keluarga yang berada, ayahnya adalah seorang pengusaha di bidang properti dan ibunya subagai ibu rumah tangga. Setiap hari bidi berangkat sekolah diantar ibunya. Di Sekolah Didi merupakan siswa berpresta. di bidang akademit maupun non akademik, sehinggo di lingkungan masyarakat Didi dianggap sebagai panutan para anak disekitarnya. Namun bariring berkembangnya wartu ayah Didi mengalami Devisit (kerugian) dalam usaha propertinya sehingga perusahaannya bangkrut. Hal ini mendorong ibu Didi itut bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya dan menyita waktu untuk mendidik ana Saat masuk SMP Didi merasa terguncang karena keadaan keluarga mereka berbanding terbalik dar Sebelumnya dan kurangnya mendapat kasih sayang dari ibunyo. Akhirnya Didi melampiastan kesedihannya untuk mencari kesenangan dan kenyamanan di luar rumah dengan mengikuti geng motor yang sering berbuat kerusakan di masyarakat. Didi menjadi anak yang bersifat anati, emosional dan keras. Athirnya. Didi mendapat laboling tidor terpuji oleh masyarakat. dan Dari fenomona di atas coba kalian analisis dengan teori pembentukan diri dari George Herbert Mead dan Charles Harton Cally.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

07

:

56

:

19

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

F. Riskiyah

Mahasiswa/Alumni Universitas Brawijaya

13 Desember 2021 11:58

Jawaban terverifikasi

Halo Putri, kakak bantu jawab ya! George Herbert Mead dengan teorinya mengenai konsep diri memaparkan bahwa proses pengembangan diri Didi tidak terlepas dari sosialisasi yang ia terima dari kecil hingga ia tumbuh dewasa. Sementara itu, Charles Horton Cooley menyampaikan bahwa tingkah laku seseorang seolah-olah merupakan cermin bagi imajinasi pribadi tertentu. Yuk, simak penjelasan berikut! George Herbert Mead dikenal karena teorinya mengenai “konsep diri” dalam membahas pengaruh sosialisasi terhadap pengembangan diri seseorang. Mead berpendapat bahwa “konsep diri” dikembangkan melalui tiga kegiatan, yaitu bahasa atau language, bermain atau play, dan permainan atau game. Secara garis besar, terdapat beberapa tahapan sosialisasi yang dikemukakan oleh George Herbert Mead, yaitu prepatory stage (tahap persiapan), play stage (tahap meniru), game stage (tahap siap bertindak), dan generalized other (tahap penerimaan norma kolektif). Berdasarkan pada konsep diri Mead, pembentukan atau pengembangan diri Didi dapat dilihat dari bagaimana ia mendapatkan kasih sayang penuh dari orang tuanya, mendapatkan lingkungan yang memiliki intelektual tinggi, sehingga ia pun tumbuh menjadi anak yang berprestasi karena terbiasa dengan lingkungan yang diberikan oleh orang tuanya dan akhirnya Didi menjadi sosok yang dapat dijadikan panutan oleh anak yang lain. Hal ini menunjukkan bahwa konsep diri dari seorang Didi telah terbentuk dengan baik melalui sosialisasi yang diberikan oleh orang tuanya dari ia masih kecil hingga tumbuh dewasa. Sementara itu, Charles Horton Cooley menyampaikan bahwa tingkah laku seseorang seolah-olah merupakan cermin bagi imajinasi pribadi tertentu. Istilah ini disebut sebagai “Looking Glass Self” atau jika kita coba terjemahkan artinya “Cerminan Diri”. Konsep atau teori tentang Cermin Diri itu menggambarkan suatu analogi atau perumpamaan perkembangan diri seseorang melalui sebuah cermin. Cermin bisa memantulkan apapun yang ada di depannya. Begitu pun dengan kepribadian, dengan melihat orang lain kita juga bisa melihat bagaimana diri kita sendiri. Apabila kita melihat dengan teliti pada kasus Didi, ia mengalami sebuah perubahan yang sangat drastis dalam pengembangan dirinya. Didi yang semula merupakan anak berprestasi dan sosok yang dipuji oleh orang lain, menjadi Didi yang emosional dan keras. Berdasarkan teori Cooley, hal ini dapat diartikan bahwa perubahan tingkah laku Didi merupakan cerminan dari sosialisasi yang dia terima, dari orang tuanya. Didi yang merasa terguncang akan kondisi keluarganya yang mengalami defisit keuangan dan harus kehilangan kasih sayang orang tuanya yang terlalu sibuk bekerja, menjadikan Didi kurang akan kasih sayang dan melampiaskannya dengan mengikuti pergaulan geng motor yang menyebabkan kerusakan di masyarakat. Terima kasih sudah bertanya dan gunakan Roboguru, semoga membantu ya :)


Iklan

RAFID A

19 November 2021 00:36

Pembahasan soal: Menurut George Herbert Mead kepribadian ialah tingkah laku pada manusia yang berkembang melalui perkembangan diri. Perkembangan kepribadian dalam diri seseorang telah berlangsung seumur hidup, menurutnya manusia akan berkembang dengan secara bertahap melalui interaksi dengan anggota masyarakat. Dalam perspektif ini dikenal nama sosiolog George Herbert Mead (1863–1931), Charles Horton Cooley (1846–1929), yang memusatkan perhatiannya pada interaksi antara individu dan kelompok. Mereka menemukan bahwa individu-individu tersebut berinteraksi dengan menggunakan simbol-simbol, yang di dalamnya berisi tanda-tanda, isyarat dan kata-kata. Sosiolog interaksionisme simbolik kontemporer lainnya adalah Herbert Blumer (1962) dan Erving Goffman (1959). SEMOGA MEMBANTU😉


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Identifikasikan lima dampak positif konflik sosial!

11

0.0

Jawaban terverifikasi