Rahmat S

06 Juni 2022 04:34

Iklan

Rahmat S

06 Juni 2022 04:34

Pertanyaan

Dibawah pimpinan .... keraajan demak mampu menyerang Malaka

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

22

:

39

:

15

Klaim

5

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

J. Jaenab

08 Juni 2022 05:52

Jawaban terverifikasi

Jawaban yang benar adalah Adipati Unus memimpin Kesultanan Demak melawan Portugis di Malaka, tetapi perlawanannya tidak berhasil dan memutuskan menarik pasukannya kembali ke Pulau Jawa. Malaka menjadi salah satu perdagangan utama, terutama rempah-rempah, pada abad ke-15. Di Malaka, terdapat banyak pedagang dari berbagai latar belakang dan golongan, seperti Arab, India, Tiongkok, dan Indonesia. Namun, pada tahun 1511, Malaka berhasil dikuasai oleh Portugis. Kemudian, Portugis melakukan monopoli perdagangan dan melarang aktivitas perdagangan untuk golongan tertentu, terutama pedagang muslim. Akibatnya, Kesultanan Demak yang sudah lama menjalin hubungan perdagangan dengan Kesultanan Malaka turut dirugikan. Oleh karena itu, Kesultanan Demak memutuskan untuk melakukan penyerangan ke Portugis. Dalam penyerangan ke Portugis, pasukan Kesultanan Demak dipimpin oleh Adipati Unus (Pangeran Sabrang Lor). Penyerangan ini terjadi pada tahun 1512 menggunakan armada 100 Kapal Jung, 5000 orang prajurit, dan persenjataan meriam. Pasukan Adipati Unus tidak langsung melakukan penyerangan ke Portugis, melainkan singgah terlebih dulu ke Palembang untuk memperkuat pasukannya. Kemudian, pasukan Adipati Unus menyerang Portugis di Malaka. Namun, penyerangan yang dilakukan pasukan Kesultanan Demak ini tidak berhasil karena Portugis memiliki persenjataan meriam yang lebih canggih. Dikarenakan kalah persenjataan, Adipati Unus memutuskan untuk menarik kembali pasukannya dan kembali ke Pulau Jawa. Selanjutnya, Portugis menjalin kerjasama perdagangan dengan kerajaan-kerajaan di Indonesia, salah satunya adalah Kerajaan Pajajaran. Karena hal ini, Kesultanan Demak menganggap bahwa Portugis sedang berusaha memperluas kekuasaannya di Pulau Jawa. Selanjutnya, Kesultanan Demak memutuskan untuk menyerang Portugis di Sunda Kelapa dan dipimpin oleh Fatahillah (Syarif Hidayatullah/ Sunan Gunung Jati). Berdasarkan uraian di atas, jawaban yang tepat adalah Adipati Unus memimpin Kesultanan Demak melawan Portugis di Malaka, tetapi perlawanannya tidak berhasil dan memutuskan menarik pasukannya kembali ke Pulau Jawa.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

. Puncak kemarahan diponegoro terjadi dan hingga meletuslah perang setelah...

13

5.0

Jawaban terverifikasi