Rahma A

22 Oktober 2024 06:42

Iklan

Rahma A

22 Oktober 2024 06:42

Pertanyaan

Di Indonesia, pada tahun 2021 penggunaan energi listrik mencapai 1.109 kWh per kapita pada kuartal III. Berdasarkan Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) nilai tersebut ekuivalen 92,2% dari capaian yang diterapkan pada tahun 2021. Konversikan nilai kilowatt jam menjadi megawatt jam

Di Indonesia, pada tahun 2021 penggunaan energi listrik mencapai 1.109 kWh per kapita pada kuartal III. Berdasarkan Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) nilai tersebut ekuivalen 92,2% dari capaian yang diterapkan pada tahun 2021. Konversikan nilai kilowatt jam menjadi megawatt jam

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

01

:

02

:

42

Klaim

1

0


Empty Comment

Belum ada jawaban 🤔

Ayo, jadi yang pertama menjawab pertanyaan ini!

Mau jawaban yang cepat dan pasti benar?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Temukan jawabannya dari Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Pak Dawut seorang suami dimana ia harus mencukupi kebutuhan keluarganya termasuk biaya listrik. Setiap sekering berbunyi maka tugas pak dawut mengisi (top up) listrik. Biasanya Pak Dawut mengisi dengan nominal Rp.300.000,-. Di rumah pak dawut memiliki istri dan 3 anak dengan pemakaian listrik dengan rincian sebagai berikut: a. 6 buah lampu dengan daya masing-masing 20 Watt dengan pemakaian 15 jam per hari b. Setrika dengan daya 300 Watt dengan pemakaian 2 jam per minggu c. TV dengan daya 150 watt dengan pemakaian 4 jam per hari. d. Mesin cuci 500 watt dipakai 2 jam per 2 hari e. Komputer dengan daya 250 watt dengan pemakaian 3 jam per hari f. Dari pemakaian yang dipakai keluarga Pak Dawut, dari data diatas berapakah biaya tagihan listrik yang hrs dibayar keluarga pak dawat setiap bulannya jika harga listrik 1 KWh = Rp.1500 g. Apakah keluarga Pak Dawut termasuk hemat listrik atau tidak? Jelaskan! (Jika perlu menggunakan persamaan energi dan daya listrik, mohon digunakan pada jawaban)

1

5.0

Jawaban terverifikasi

[...] Sektor pariwisata tetap menjadi andalan sumber devisa bidang ekspor jasa. Jika dibandingkan dengan ekspor jasa lainnya, pangsa devisa pariwisata merupakan yang tertinggi, yakni mencapai 54% terhadap total ekspor jasa. Pangsa tersebut juga menunjukkan tren peningkatan dari 2014 yang tercatat sebesar 44% terhadap total ekspor jasa. [Grafik (1) Sektor Penyumbangan Devisa Tertinggi berdasarkan Komoditas] Pada 2019 di tengah perlambatan pertumbuhan ekonomi global. Kunjungan wisman dan perolehan devisa tetap tumbuh positif. Selain itu, penyerapan tenaga kerja di sektor pariwisata Juga lebih baik dibanding tahun 2018 yang mencapai 10,3%. Secara sektoral, penyerapan tenaga kerja sektor pariwisata merupakan terbesar keempat. Potensi sumber pertumbuhan ekonomi baru didukung oleh daya saing pariwisata yang membaik. Potensi alam dan budaya Indonesia yang diakui dunia turut menopang perkembangan sektor pariwisata. Bali sebagai salah satu destinasi pariwisata utama Indonesia menjadi destinasi populer dunia ke-4 berdasarkan Trip Advisor Travelers Choice 2020, dan posisi ke-9 pada Agoda Top 10 City Destination 2019. Selain Bali, Indonesia masih memiliki potensi destinasi berbasis natural dan cultural yang sudah cukup dikenal di tingkat global, di antaranya Lombok, Labuan Bajo, Borabudur, Raja Ampat, dan Danau Toba. [Grafik (2) Perbandingan Komponen Daya Saing] Secara keseluruhan, peningkatan daya saing menjadi aspek penting dalam mendukung kinerja pariwisata. Capaian daya saing Indonesia pada 2019 yang berada pada peringkat ke-40 sudah lebih baik dibandingkan dengan peringkat pada 2017. Ke depan, masih terdapat ruang peningkatan agar daya saing pariwisata Indonesia dapat sejajar dengan negara peers seperti Thailand, Malaysia dan Singapura yang berada pada peringkat 25 teratas. Dari empat indikator, beberapa indikator dapat diprioritaskan untuk dikembangkan lebih baik untuk meningkatkan peringkat daya saing Indonesia. Srategi penguatan kinerja sektor pariwisata ditempuh melalui strategi 3A2P (Akses, Atraksi dan Amenitas Promosi dan Pelaku Pariwisata) dan didukung sinergi kebijakan. Pada 2019 pengembangan 3A difokuskan pada penyediaan Akses, Atraksi dan Amenitas yang berkualitas melalui (i) peningkatan kapasitas bandara di pintu masuk utama, (ii) penguatan branding dan story destinasi, serta (iii) mengembangan jaringan hotel internasional. Pada aspek pelaku, transformasi ditempuh melalui kebijakan pemerintah untuk memberikan sertifikasi yang mendukung peningkatan kualitas SDM. Transformasi pada aspek promosi ditempuh melalui promosi intensif melalui media digital, online travelagent,dan perluasan hotdeals. Sinergi antarpemangku kebijakan turut mendukung transformasi melalui koordinasi dan penyelesaian bottleneck pengembangan pariwisata. Dalam implementasinya, fokus pengembangan 3A2P tersebut dilakukan pada 5 destinasi superprioritas, yaitu Danau Toba, Borobudur-Joglosemar, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang, serta beberapa destinasi utama lainnya seperti Jakarta, Bali dan Kepulauan Riau. Implementasi strategi 3A2P tersebut diharapkan dapat mendukung perbaikan peringkat daya saing Indonesia lebih baik dari negara lainnya. (Sumber: Laporan Perekonomian Indonesia 2019, BI) Berikut adalah informasi yang bisa kita peroleh terkait perkembangan pariwisata berdasarkan Grafik (1), kecuali .... A. Kinerja sektor pariwisata yang makin meningkat berpotensi untuk memperkuat struktur ekonomi dan mendukung percepatan transformasi ekonomi. B. Penerimaan devisa pariwisata terus meningkat dengan rata-rata per tahun mencapai 14,5 miliar dolar AS. C. Sejak 5 tahun terakhir nilai devisa sektor ekspor jasa, separuhnya bersumber dari pangsa devisa pariwisata. D. Kinerja pariwisata yang membaik menempatkan nilai devisa sektor pariwisata menjadi terbesar kedua. E. Surplus neraca jasa pariwisata juga terjaga dan stabil meningkat.

2

0.0

Jawaban terverifikasi

Iklan