Nomatter N
30 April 2023 05:03
Iklan
Nomatter N
30 April 2023 05:03
Pertanyaan
Deskripisikan kasus sengketa wilayah indonesia
(Materi kelas 8 semester 1 "Interaksi antar negara2 ASEAN")

1
2
Iklan
Nonisalsaf N
02 Mei 2023 14:46
1.Sengketa Indonesia-Malaysia atas pulau sipadan dan Ligitan
Sengketa atas Pulau Sipadan dan Ligitan antara Indonesia dan Malaysia terjadi sejak 1967. Hingga akhirnya pada tahun 2002, Mahkamah Internasional memutuskan bahwa kepemilikan Pulau Sipadan dan Ligitan jatuh pada Malaysia.
Keputusan ini didasarkan pada bukti-bukti sejarah yang diterima Mahkamah Internasional dari Malaysia.
2.Sengketa di pulau sebatik
Sengketa perbatasan dengan Malaysia di Pulau Sebatik, Kalimantan Utara, juga masih menjadi perhatian serius pemerintah.
Untuk diketahui, wilayah Pulau Sebatik di bagian utara merupakan wilayah negara Malaysia. Sedangkan wilayah bagian selatan, masuk teritorial Indonesia.
3.Sengketa di perbatasan Timor Leste
Indonesia juga memiliki persoalan lintas batas dengan Timor Leste. Di Timor Leste, terdapat distrik Oecusse yang merupakan enklave, yakni bagian dari suatu wilayah negara yang dikelilingi wilayah negara lain.
Letaknya yang dikelilingi wilayah Indonesia, tepatnya di Provinsi Nusa Tenggara Timur, membuat warga Oecusse yang ingin menuju Timor Leste atau negara induknya harus melewati wilayah Indonesia.
Penyelesaian masalah ini juga masih dilakukan pemerintah hingga sekarang.
4.Sengketa di perairan Natuna
Berada di kawasan dengan sumber daya alam melimpah dan berbatasan langsung dengan laut bebas membuat perairan Natuna menjadi incaran banyak negara tetangga.
Klaim atas wilayah perairan Natuna pernah dilakukan oleh China dan Malaysia. Terbaru, akhir tahun 2021, China menuntut Indonesia Untuk menghentikan kegiatan pengeboran minyak dan gas alam di perairan Natuna karena diklaim miliknya.
5.Sengketan di blok ambalat
Sengketa perbatasan berkepanjangan antara Indonesia-Malaysia juga terjadi di Blok Ambalat.
Ambalat adalah blok laut seluas 15.235 kilometer persegi yang terletak di Selat Makassar di dekat perpanjangan perbatasan darat antara Sabah, Malaysia, dan Kalimantan Timur, Indonesia.
Tak hanya soal kepemilikan wilayah, sengketa atas Blok Ambalat juga terjadi karena potensi sumber daya alam yang besar di perairan tersebut, sama seperti Natuna.
· 0.0 (0)
Iklan
Nanda R

Community
05 Mei 2024 06:56
Indonesia memiliki sejumlah kasus sengketa wilayah yang melibatkan berbagai pihak, baik di tingkat nasional maupun internasional. Berikut adalah beberapa kasus sengketa wilayah yang menjadi perhatian di Indonesia:
1. Sengketa Laut China Selatan: Indonesia memiliki kepentingan strategis di Laut China Selatan, terutama terkait dengan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) di sekitar Kepulauan Natuna. Sengketa wilayah ini terjadi antara beberapa negara di kawasan, seperti Tiongkok, Vietnam, Filipina, dan Malaysia, yang berperebutan klaim atas hak-hak ekonomi dan kedaulatan di Laut China Selatan.
2. Sengketa Laut Natuna Utara: Wilayah Natuna Utara juga menjadi fokus sengketa antara Indonesia dengan Tiongkok terkait klaim maritim Tiongkok yang meluas ke wilayah tersebut. Indonesia telah menegaskan kedaulatan dan hak-haknya di wilayah Natuna melalui kehadiran militer dan patroli maritim.
3. Sengketa Perbatasan Timor Leste: Setelah Timor Leste memperoleh kemerdekaannya dari Indonesia pada tahun 2002, kedua negara mengalami sengketa perbatasan terkait dengan wilayah perairan di sekitar Timor Leste. Proses perundingan dan mediasi terus dilakukan untuk menyelesaikan sengketa ini secara damai.
4. Sengketa Perbatasan dengan Malaysia: Indonesia memiliki sejumlah sengketa perbatasan dengan Malaysia, terutama terkait dengan wilayah perbatasan di Kalimantan dan Papua. Beberapa sengketa ini melibatkan klaim kedaulatan dan kepemilikan atas wilayah tertentu, serta masalah-masalah terkait pemanfaatan sumber daya alam.
5. Sengketa Tanah Adat dan Sumber Daya Alam: Di tingkat lokal, Indonesia juga menghadapi sengketa wilayah antara masyarakat adat, pemerintah daerah, dan perusahaan-perusahaan yang mengklaim hak atas tanah dan sumber daya alam di wilayah-wilayah tertentu. Sengketa ini seringkali berkaitan dengan konflik agraria, hak asasi manusia, dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Sengketa wilayah merupakan masalah yang kompleks dan sensitif yang membutuhkan pendekatan diplomasi, hukum, dan keamanan yang hati-hati untuk mencapai solusi yang adil dan berkelanjutan. Penyelesaian sengketa ini sering melibatkan negosiasi, mediasi, arbitrase internasional, atau putusan pengadilan.
· 0.0 (0)
Tanya ke AiRIS
Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

LATIHAN SOAL GRATIS!
Drill Soal
Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian


Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!