Bintang M

16 Oktober 2022 05:41

Iklan

Bintang M

16 Oktober 2022 05:41

Pertanyaan

dampak positif dan negatif globalisasi bidang budaya

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

12

:

49

:

21

Klaim

1

2


Iklan

Devina F

16 Oktober 2022 12:40

lunturnya nilai budaya dampak negatif globalisasi di bidang sosial budaya 1 lunturnya nilai budaya asli arus globalisasi yang sangat pesat dapat menerus nilai-nilai budaya asli contohnya Semakin lunturnya Semakin gotong royong , solidaritas ,kepedulian dan ,ketidak kawanan sosial


Iklan

Nanda R

Community

07 April 2024 14:38

<p>Globalisasi dalam bidang budaya memiliki dampak yang kompleks, termasuk dampak positif dan negatif. Berikut adalah beberapa dampaknya:</p><p><strong>Dampak Positif:</strong></p><p><strong>Pertukaran Budaya:</strong> Globalisasi memungkinkan pertukaran budaya yang lebih luas antara masyarakat di seluruh dunia. Hal ini dapat menghasilkan peningkatan pemahaman dan penghargaan terhadap keanekaragaman budaya, serta mendorong toleransi dan kerjasama antarbudaya.</p><p><strong>Akses ke Budaya Beragam:</strong> Melalui globalisasi, masyarakat memiliki akses yang lebih besar ke berbagai bentuk seni, musik, film, dan sastra dari seluruh dunia. Ini dapat memperkaya pengalaman budaya individu dan mempromosikan keberagaman dalam ekspresi budaya.</p><p><strong>Inovasi dan Kreativitas:</strong> Pertukaran ide dan pengaruh budaya dari berbagai belahan dunia dapat merangsang inovasi dan kreativitas dalam bidang seni, desain, dan teknologi. Globalisasi budaya dapat memicu kolaborasi lintas-budaya yang menghasilkan karya-karya baru yang menarik dan berpengaruh.</p><p><strong>Dampak Negatif:</strong></p><p><strong>Homogenisasi Budaya:</strong> Salah satu kritik terhadap globalisasi adalah bahwa hal itu dapat menyebabkan homogenisasi budaya, di mana nilai-nilai, gaya hidup, dan preferensi budaya menjadi seragam di seluruh dunia. Hal ini dapat mengancam keberagaman budaya dan identitas lokal.</p><p><strong>Dominasi Budaya:</strong> Globalisasi juga dapat menghasilkan dominasi budaya dari negara-negara yang lebih kuat secara ekonomi atau politik. Media, hiburan, dan merek global sering kali mendominasi pasar global, yang dapat menggusur budaya lokal dan memengaruhi cara pandang dan perilaku masyarakat di seluruh dunia.</p><p><strong>Kesenjangan Budaya:</strong> Dalam konteks globalisasi, budaya dari negara-negara yang kuat secara ekonomi cenderung mendapatkan lebih banyak perhatian dan pengaruh dibandingkan dengan budaya dari negara-negara yang kurang berkembang. Hal ini dapat meningkatkan kesenjangan budaya antara negara-negara dan merugikan ekspresi budaya yang kurang diwakili.</p><p><strong>Penggusuran Tradisi Lokal:</strong> Globalisasi dapat menyebabkan penggusuran tradisi lokal dan kehilangan nilai-nilai budaya tradisional. Perubahan dalam gaya hidup, pola konsumsi, dan preferensi budaya dapat mengancam keberlangsungan praktik-praktik tradisional yang kurang relevan dalam konteks global.</p>

Globalisasi dalam bidang budaya memiliki dampak yang kompleks, termasuk dampak positif dan negatif. Berikut adalah beberapa dampaknya:

Dampak Positif:

Pertukaran Budaya: Globalisasi memungkinkan pertukaran budaya yang lebih luas antara masyarakat di seluruh dunia. Hal ini dapat menghasilkan peningkatan pemahaman dan penghargaan terhadap keanekaragaman budaya, serta mendorong toleransi dan kerjasama antarbudaya.

Akses ke Budaya Beragam: Melalui globalisasi, masyarakat memiliki akses yang lebih besar ke berbagai bentuk seni, musik, film, dan sastra dari seluruh dunia. Ini dapat memperkaya pengalaman budaya individu dan mempromosikan keberagaman dalam ekspresi budaya.

Inovasi dan Kreativitas: Pertukaran ide dan pengaruh budaya dari berbagai belahan dunia dapat merangsang inovasi dan kreativitas dalam bidang seni, desain, dan teknologi. Globalisasi budaya dapat memicu kolaborasi lintas-budaya yang menghasilkan karya-karya baru yang menarik dan berpengaruh.

Dampak Negatif:

Homogenisasi Budaya: Salah satu kritik terhadap globalisasi adalah bahwa hal itu dapat menyebabkan homogenisasi budaya, di mana nilai-nilai, gaya hidup, dan preferensi budaya menjadi seragam di seluruh dunia. Hal ini dapat mengancam keberagaman budaya dan identitas lokal.

Dominasi Budaya: Globalisasi juga dapat menghasilkan dominasi budaya dari negara-negara yang lebih kuat secara ekonomi atau politik. Media, hiburan, dan merek global sering kali mendominasi pasar global, yang dapat menggusur budaya lokal dan memengaruhi cara pandang dan perilaku masyarakat di seluruh dunia.

Kesenjangan Budaya: Dalam konteks globalisasi, budaya dari negara-negara yang kuat secara ekonomi cenderung mendapatkan lebih banyak perhatian dan pengaruh dibandingkan dengan budaya dari negara-negara yang kurang berkembang. Hal ini dapat meningkatkan kesenjangan budaya antara negara-negara dan merugikan ekspresi budaya yang kurang diwakili.

Penggusuran Tradisi Lokal: Globalisasi dapat menyebabkan penggusuran tradisi lokal dan kehilangan nilai-nilai budaya tradisional. Perubahan dalam gaya hidup, pola konsumsi, dan preferensi budaya dapat mengancam keberlangsungan praktik-praktik tradisional yang kurang relevan dalam konteks global.


Mau jawaban yang terverifikasi?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

jenis tanah humus adalah jenis tanah organosol. tanah ini cocok untuk budidaya tanaman padi, nanas dan kelapa. hal ini disebabkan tingginya kandungan a. silikat b. hara c. mineral d. air

9

5.0

Jawaban terverifikasi