Yoga B

20 Januari 2020 12:57

Iklan

Yoga B

20 Januari 2020 12:57

Pertanyaan

Cara menyusun teks negosiasi dalam bentuk lisan

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

10

:

26

:

39

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

N. Faizah

Mahasiswa/Alumni Universitas Muhammadiyah Surakarta

24 Desember 2021 15:27

Jawaban terverifikasi

Hai, Yoga B. Terima kasih sudah bertanya ke Roboguru. Kakak bantu jawab ya ☺️ Cara menyusun teks negosiasi dalam bentuk lisan adalah (1) Memilih tema negosiasi; (2) Menentukan pihak-pihak yang melakukan negosiasi; (3) Menentukan objek yang dinegosiasikan; (4) Menyiapkan argumen pendukung kegiatan negosiasi; (5) Merancang kegiatan tawar menawar untuk mencapai kesepakatan; (6) Menentukan penutup berupa ungkapan terima kasih dan salam; (7) Menyusun kerangka sesuai dengan struktur teks negosiasi; dan (8) Mengembangkan kerangka menjadi teks berbentuk dialog. Mari kita simak pembahasan berikut ini ya. Negosiasi adalah proses yang ditimbulkan oleh adanya unsur dua pihak, perbedaan, dan keinginan untuk berunding. Negosiasi dapat diartikan pula kegiatan yang ditimbulkan oleh keinginan untuk memenangkan kemauan atau kepentingan pribadi karena terhambat oleh kepentingan pihak lain atau adanya pemikiran yang bertolak belakang. Pihak satu merasa konsep, gagasan, program, atau sesuatu yang diinginkan dianggap sudah benar, sementara pihak lain berpikiran sebaliknya. Pemikiran tersebut menyebabkan perbedaan prinsip di antara kedua pihak, tetapi berada dalam kepentingan yang sama. Teks negosiasi merupakan sebuah teks yang memuat interaksi antara dua pihak yang memiliki kepentingan yang berbeda dalam rangka mencapai sebuah kesepakatan. Ciri-ciri negosiasi sebagai berikut. a. Adanya partisipan yang memiliki kepentingan masing-masing. b. Adanya perbedaan kepentingan dari kedua pihak. Kedua kepentingan dari partisipan dalam negosiasi saling bertolak belakang. Keadaan tersebut menyebabkan perbedaan kedua pihak, tetapi dalam kepentingan yang sama. c. Adanya pengajuan dan penawaran. Pengajuan dan penawaran dilakukan dengan menyampaikan argumen yang kuat. Pihak yang mempunyai argumen lebih kuat dalam proses negosiasi akan lebih besar kesempatannya memenangkan suatu negosiasi. d. Adanya kesepakatan sebagai hasil negosiasi. Cara menyusun teks negosiasi dalam bentuk lisan sebagai berikut. 1. Memilih tema negosiasi. 2. Menentukan pihak-pihak yang melakukan negosiasi. 3. Menentukan objek yang dinegosiasikan. 4. Menyiapkan argumen pendukung kegiatan negosiasi. 5. Merancang kegiatan tawar menawar untuk mencapai kesepakatan. 6. Menentukan penutup berupa ungkapan terima kasih dan salam. 7. Menyusun kerangka sesuai dengan struktur teks negosiasi. 8. Mengembangkan kerangka menjadi teks berbentuk dialog. Dengan demikian, cara menyusun teks negosiasi dalam bentuk lisan adalah (1) Memilih tema negosiasi; (2) Menentukan pihak-pihak yang melakukan negosiasi; (3) Menentukan objek yang dinegosiasikan; (4) Menyiapkan argumen pendukung kegiatan negosiasi; (5) Merancang kegiatan tawar menawar untuk mencapai kesepakatan; (6) Menentukan penutup berupa ungkapan terima kasih dan salam; (7) Menyusun kerangka sesuai dengan struktur teks negosiasi; dan (8) Mengembangkan kerangka menjadi teks berbentuk dialog. Semoga membantu ☺️


Iklan

Marcella M

21 Januari 2020 12:37

A.Pembuka B.Negosiasi C.Penutup


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

apa saja kaidah kebahasaan teks anekdot?

2

5.0

Jawaban terverifikasi