Reynaldi A

19 Maret 2020 07:52

Iklan

Reynaldi A

19 Maret 2020 07:52

Pertanyaan

cara membuat peta konsep cerita fiksi

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

08

:

16

:

48

Klaim

4

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

T. TA.Faizah

04 Maret 2022 16:07

Jawaban terverifikasi

Hai, Reynaldi A. Terima kasih sudah bertanya ke Roboguru. Kakak bantu jawab ya ๐Ÿ˜Š Cara membuat peta konsep cerita fiksi adalah (1) Menentukan tema cerita; (2) Menentukan plot atau alur cerita berdasarkan struktur cerita fiksi; (3) Menentukan latar atau setting cerita; (4) Menentukan sudut pandang yang akan digunakan dalam cerita; (5) Menentukan tokoh yang akan berperan dalam cerita; (6) Menentukan watak tokoh dalam cerita; dan (7) Menentukan amanat yang akan disampaikan melalui cerita. Mari kita simak pembahasan berikut ini ya. Cerita fiksi merupakan sebuah karangan yang berasal dari ide atau gagasan yang berisi kisah-kisah yang tidak sebenarnya (khayalan atau fiktif). Cerita fiksi bersifat rekaan dan merupakan hasil imajinasi penulisnya. Ciri-ciri teks cerita fiksi sebagai berikut. 1. Menceritakan kisah yang bersifat rekaan atau cerita nyata. 2. Menceritakan konflik yang dialami tokoh. 3. Memiliki alur atau rangkaian peristiwa yang diceritakan. 4. Menggunakan bahasa yang tidak terikat oleh aturan tertentu. 5. Berfungsi untuk menghibur. 6. Mengandung amanat yang disampaikan melalui cerita. Unsur-unsur cerita fiksi sebagai berikut. 1. Tema merupakan ide atau gagasan yang mendasari cerita atau dapat pula diartikan sebaga sesuatu yang menjiwai cerita. 2. Plot atau alur cerita merupakan jalan cerita yang dibuat oleh pengarang dalam menjalin kejadian secara beruntun dengan memerhatikan sebab-akibat sehingga membentuk satu kesatuan yang bulat. 3. Latar atau setting merupakan penggambaran tempat, suasana, dan waktu terjadinya peristiwa yang ada dalam cerita. 4. Sudut pandang merupakan cara pengarang menempatkan dirinya dalam cerita tersebut, baik sebagai orang pertama (pelaku), orang kedua, atau orang ketiga (pengamat cerita). 5. Tokoh merupakan pelaku yang berperan dalam cerita. 6. Penokohan atau perwatakan merupakan pengenalan watak/karakter dari tiap-tiap pelaku yang akan memudahkan pembaca dalam memahami isi cerita. 7. Amanat merupakan pesan yang terkandung dalam suatu cerita. Struktur cerita fiksi sebagai berikut. 1. Orientasi, yaitu bagian yang berisi pengenalan tokoh serta latar atau setting cerita. 2. Komplikasi, yaitu bagian yang berisi puncak masalah yang memengaruhi nasib tokoh pada cerita fiksi. 3. Evaluasi adalah bagian yang berisi pemecahan atau penyelesaian masalah dalam cerita fiksi. 4. Resolusi, yaitu bagian yang berisi solusi konflik yang berisi cara pengarang mengakhiri cerita. 5. Koda, yaitu bagian yang berisi amanat yang ingin disampaikan penulis melalui cerita. Cara membuat peta konsep cerita fiksi. 1. Menentukan tema cerita. 2. Menentukan plot atau alur cerita berdasarkan struktur cerita fiksi. 3. Menentukan latar atau setting cerita. 4. Menentukan sudut pandang yang akan digunakan dalam cerita. 5. Menentukan tokoh yang akan berperan dalam cerita. 6. Menentukan watak tokoh dalam cerita. 7. Menentukan amanat yang akan disampaikan melalui cerita. Dengan demikian, cara membuat peta konsep cerita fiksi adalah (1) Menentukan tema cerita; (2) Menentukan plot atau alur cerita berdasarkan struktur cerita fiksi; (3) Menentukan latar atau setting cerita; (4) Menentukan sudut pandang yang akan digunakan dalam cerita; (5) Menentukan tokoh yang akan berperan dalam cerita; (6) Menentukan watak tokoh dalam cerita; dan (7) Menentukan amanat yang akan disampaikan melalui cerita. Semoga membantu ๐Ÿ˜Š


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

Roboguru Plus

Dapatkan pembahasan soal ga pake lama, langsung dari Tutor!

Chat Tutor

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Apa itu teks Eksplanasi?

8

5.0

Jawaban terverifikasi