Thasya N

14 November 2022 03:53

Iklan

Thasya N

14 November 2022 03:53

Pertanyaan

berikut yang merupakan faktor penyebab konflik adalah

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

23

:

06

:

25

Klaim

1

2

Jawaban terverifikasi

Iklan

Erwin A

Community

14 November 2022 04:28

Jawaban terverifikasi

<p>faktor penyebab konflik</p><p>1. <strong>Faktor Individu&nbsp;</strong></p><p>&nbsp; konflik terjadi karena satu sama lain tidak dapat mengendalikan ego masing masing&nbsp;</p><p>2.<strong>Perbedaan Antar Kebudayaan</strong></p><p>Karakter seseorang dibentuk dalam lingkungan keluarga dan masyarakat. Sementara, tidak semua masyarakat memiliki kebiasaan, nilai-nilai dan norma-norma sosial yang sama. Perbedaan kebiasaan, nilai dan norma sosial yang dianut oleh individu atau kelompok dapat menjadi pemicu konflik jika masing-masing pihak tidak mencoba memahami nilai dan norma satu sama lain.</p><p>3.<strong>Perbedaan Kepentingan</strong></p><p>Berbedanya tingkat kebutuhan hidup dapat menyebabkan perbedaan kepentingan antarindividu dan kelompok. Perbedaan ini dapat berupa perbedaan kepentingan ekonomi, politik, sosial, dan budaya.&nbsp;</p><p>Contohnya, konflik yang muncul ketika pemerintah menetapkan upah minimum regional (UMR). Pegawai merasa berhak atas kenaikan upah yang lebih tinggi, sementara pemerintah merasa kenaikan upah yang ada telah sesuai.</p><p>4.<strong>Perbedaan Etnis</strong></p><p>Perbedaan sistem nilai dan norma sosial antara etnis yang satu dengan etnis yang lain dalam masyarakat multikultural dapat memicu konflik. Misalnya, memprioritaskan etnis tertentu dalam perekrutan meski masih ada etnis lain di daerah tersebut.</p><p>5.<strong>Perbedaan Ras</strong></p><p><strong>&nbsp; Konflik rasial cenderung didasari oleh paham rasialisme atau diskriminasi ras. Konflik dapat terjadi akibat adanya kecemburuan sosial terhadap ras tertentu yang menjadi minoritas, tetapi memiliki kekuatan atau kelebihan yang jauh lebih besar dibandingkan ras mayoritas.</strong></p><p><strong>6.Perbedaan Agama</strong></p><p>Agama cenderung bukan pencetus utama terjadinya suatu konflik sosial. Namun dalam banyak kasus yang terjadi, konflik akibat perbedaan agama cenderung merupakan hasil negatif dari rentetan konflik yang terjadi sebelumnya.&nbsp;</p><p>&nbsp;</p>

faktor penyebab konflik

1. Faktor Individu 

  konflik terjadi karena satu sama lain tidak dapat mengendalikan ego masing masing 

2.Perbedaan Antar Kebudayaan

Karakter seseorang dibentuk dalam lingkungan keluarga dan masyarakat. Sementara, tidak semua masyarakat memiliki kebiasaan, nilai-nilai dan norma-norma sosial yang sama. Perbedaan kebiasaan, nilai dan norma sosial yang dianut oleh individu atau kelompok dapat menjadi pemicu konflik jika masing-masing pihak tidak mencoba memahami nilai dan norma satu sama lain.

3.Perbedaan Kepentingan

Berbedanya tingkat kebutuhan hidup dapat menyebabkan perbedaan kepentingan antarindividu dan kelompok. Perbedaan ini dapat berupa perbedaan kepentingan ekonomi, politik, sosial, dan budaya. 

Contohnya, konflik yang muncul ketika pemerintah menetapkan upah minimum regional (UMR). Pegawai merasa berhak atas kenaikan upah yang lebih tinggi, sementara pemerintah merasa kenaikan upah yang ada telah sesuai.

4.Perbedaan Etnis

Perbedaan sistem nilai dan norma sosial antara etnis yang satu dengan etnis yang lain dalam masyarakat multikultural dapat memicu konflik. Misalnya, memprioritaskan etnis tertentu dalam perekrutan meski masih ada etnis lain di daerah tersebut.

5.Perbedaan Ras

  Konflik rasial cenderung didasari oleh paham rasialisme atau diskriminasi ras. Konflik dapat terjadi akibat adanya kecemburuan sosial terhadap ras tertentu yang menjadi minoritas, tetapi memiliki kekuatan atau kelebihan yang jauh lebih besar dibandingkan ras mayoritas.

6.Perbedaan Agama

Agama cenderung bukan pencetus utama terjadinya suatu konflik sosial. Namun dalam banyak kasus yang terjadi, konflik akibat perbedaan agama cenderung merupakan hasil negatif dari rentetan konflik yang terjadi sebelumnya. 

 


Iklan

Salsabila M

Community

05 Mei 2024 12:58

Jawaban terverifikasi

<p>Terdapat berbagai faktor yang dapat menyebabkan konflik, baik di tingkat individual, antar-grup, maupun antar-negara. Beberapa faktor utama yang sering menjadi penyebab konflik antara lain:</p><p><strong>Perbedaan Ideologi dan Nilai:</strong> Konflik sering terjadi ketika terdapat perbedaan dalam keyakinan, ideologi, atau nilai-nilai antara individu, kelompok, atau negara. Perbedaan pandangan politik, agama, atau budaya dapat memicu konflik antara mereka yang memiliki perspektif yang berbeda.</p><p><strong>Ketidaksetaraan Sosial dan Ekonomi:</strong> Ketidaksetaraan dalam distribusi kekayaan, pendapatan, atau kesempatan seringkali menjadi pemicu konflik. Ketidakpuasan atas ketidakadilan sosial dan ekonomi dapat memicu protes, pemberontakan, atau konflik antara kelompok-kelompok yang berbeda.</p><p><strong>Persaingan atas Sumber Daya:</strong> Persaingan atas sumber daya alam seperti air, tanah, dan energi sering menjadi pemicu konflik antara negara-negara, kelompok etnis, atau komunitas lokal. Persaingan atas sumber daya tersebut dapat memicu konflik bersenjata, konflik lahan, atau konflik lingkungan.</p><p><strong>Ketegangan Politik:</strong> Ketegangan politik, baik di tingkat nasional maupun internasional, sering menjadi pemicu konflik. Persaingan kekuasaan, ketidakstabilan politik, atau perbedaan pandangan politik antar-negara dapat memicu konflik diplomatik atau bahkan konflik bersenjata.</p><p><strong>Ketidakpuasan Terhadap Pemerintah atau Otoritas:</strong> Ketidakpuasan terhadap pemerintah atau otoritas yang berkuasa, baik karena ketidakpuasan terhadap kebijakan publik, pelanggaran hak asasi manusia, atau ketidakmampuan dalam menyelesaikan masalah sosial, sering menjadi pemicu protes, pemberontakan, atau konflik sosial.</p><p><strong>Ketegangan Etnis atau Agama:</strong> Ketegangan antar-grup etnis atau agama, seringkali dipicu oleh perasaan ketidakamanan, diskriminasi, atau persaingan atas kekuasaan. Konflik etnis atau agama dapat meningkat menjadi kekerasan antar-grup yang merusak kedamaian dan stabilitas sosial.</p><p><br>&nbsp;</p>

Terdapat berbagai faktor yang dapat menyebabkan konflik, baik di tingkat individual, antar-grup, maupun antar-negara. Beberapa faktor utama yang sering menjadi penyebab konflik antara lain:

Perbedaan Ideologi dan Nilai: Konflik sering terjadi ketika terdapat perbedaan dalam keyakinan, ideologi, atau nilai-nilai antara individu, kelompok, atau negara. Perbedaan pandangan politik, agama, atau budaya dapat memicu konflik antara mereka yang memiliki perspektif yang berbeda.

Ketidaksetaraan Sosial dan Ekonomi: Ketidaksetaraan dalam distribusi kekayaan, pendapatan, atau kesempatan seringkali menjadi pemicu konflik. Ketidakpuasan atas ketidakadilan sosial dan ekonomi dapat memicu protes, pemberontakan, atau konflik antara kelompok-kelompok yang berbeda.

Persaingan atas Sumber Daya: Persaingan atas sumber daya alam seperti air, tanah, dan energi sering menjadi pemicu konflik antara negara-negara, kelompok etnis, atau komunitas lokal. Persaingan atas sumber daya tersebut dapat memicu konflik bersenjata, konflik lahan, atau konflik lingkungan.

Ketegangan Politik: Ketegangan politik, baik di tingkat nasional maupun internasional, sering menjadi pemicu konflik. Persaingan kekuasaan, ketidakstabilan politik, atau perbedaan pandangan politik antar-negara dapat memicu konflik diplomatik atau bahkan konflik bersenjata.

Ketidakpuasan Terhadap Pemerintah atau Otoritas: Ketidakpuasan terhadap pemerintah atau otoritas yang berkuasa, baik karena ketidakpuasan terhadap kebijakan publik, pelanggaran hak asasi manusia, atau ketidakmampuan dalam menyelesaikan masalah sosial, sering menjadi pemicu protes, pemberontakan, atau konflik sosial.

Ketegangan Etnis atau Agama: Ketegangan antar-grup etnis atau agama, seringkali dipicu oleh perasaan ketidakamanan, diskriminasi, atau persaingan atas kekuasaan. Konflik etnis atau agama dapat meningkat menjadi kekerasan antar-grup yang merusak kedamaian dan stabilitas sosial.


 


Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

LATIHAN SOAL GRATIS!

Drill Soal

Latihan soal sesuai topik yang kamu mau untuk persiapan ujian

Cobain Drill Soal

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

Pertandingan sepak bola antara dua kesebelasan menunjukkan bentuk hubungan sosial …. a. Kelompok dengan kelompok b. Individu dengan kelompok c. Individu dengan Individu d. Kelompok dengan individu

4

2.3

Jawaban terverifikasi