Danu B

27 Mei 2022 05:20

Iklan

Danu B

27 Mei 2022 05:20

Pertanyaan

Berikut ini adalah ringkasan data mengenai transaksi pembelian barang dagang yang dilakukan oleh pt. lara bersaudara sepanjang tahun 2019 : tanggal keterangan kwantitas (unit) harga perolehan per unit total harga perolehan 1 jan persediaan awal 200 rp 90.000 rp 18.000.000 5 mar pembelian 300 rp 100.000 rp 30.000.000 18 agust pembelian 400 rp 110.000 rp 44.000.000 26 des pembelian 100 rp 120.000 rp 12.000.000 tersedia untuk dijual 1.000 rp 104.000.000 berdasarkan perhitungan fisik yang dilakukan pada tanggal 31 desember 2019 menunjukkan bahwa besarnya barang dagang yang belum terjual adalah 300 unit. diminta apabila metode pencatatan adalah metode periodic, Hitunglah besarnya persediaan akhir dan harga pokok penjualan dengan menggunakan metode penilaian persediaan FIFO

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

01

:

06

:

27

Klaim

1

1

Jawaban terverifikasi

Iklan

A. Selvi

Mahasiswa/Alumni Politeknik Negeri Ujung Pandang

27 Mei 2022 23:35

Jawaban terverifikasi

Jawabannya harga pokok penjualan sebesar Rp70.000.000,00 dan persediaan akhir sebesar Rp34.000.000,00. Pembahasan: Diketahui: 1 Jan persediaan awal 200 @ Rp90.000,00 = Rp18.000.000,00 5 Mar pembelian 300 @ Rp100.000,00 = Rp30.000.000,00 18 Agust pembelian 400 @ Rp110.000,00 = Rp44.000.000,00 26 Des pembelian 100 @ Rp120.000,00 = Rp12.000.000,00 Tersedia untuk dijual 1.000 = Rp104.000.000,00 Barang dagang yang belum terjual adalah 300 unit. Ditanyakan: Besarnya persediaan akhir dan harga pokok penjualan dengan metode FIFO. Jawab: Barang yang terjual = 1.000 unit - 300 unit = 700 unit Pada metode FIFO, barang yang pertama kali masuk akan dijual pertama kali, sehingga barang yang terjual sebanyak 700 unit terdiri dari: 1 Jan persediaan awal 200 @ Rp90.000,00 = Rp18.000.000,00 5 Mar pembelian 300 @ Rp100.000,00 = Rp30.000.000,00 18 Agust pembelian 200 @ Rp110.000,00 = Rp22.000.000,00 Harga pokok penjualan = Rp18.000.000,00 + Rp30.000.000,00 + Rp22.000.000,00 = Rp70.000.000,00 Persediaan akhir sebanyak 300 unit, yang terdiri dari: 18 Agust pembelian 200 @ Rp110.000,00 = Rp22.000.000,00 26 Des pembelian 100 @ Rp120.000,00 = Rp12.000.000,00 Nilai persediaan akhir = Rp22.000.000,00 + Rp12.000.000,00 = Rp34.000.000,00 Jadi, jawabannya adalah harga pokok penjualan sebesar Rp70.000.000,00 dan persediaan akhir sebesar Rp34.000.000,00.


Iklan

Mau pemahaman lebih dalam untuk soal ini?

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!

Chat AiRIS

Roboguru Plus

Dapatkan pembahasan soal ga pake lama, langsung dari Tutor!

Chat Tutor

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

Pertanyaan serupa

jelaskan perbedaan ekonomi primer dan ekonomi sekunder

3

5.0

Jawaban terverifikasi